- Anggaran 389 Juta Pakaian Dinas Harian dan Sipil Sekretariat DPRD Lamsel Tuai Sorotan
- Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Pemprov Lampung Tegaskan Semangat Kebhinekaan
- Dukung Penguatan Ketahanan Pangan, GNTI Gelar Panen Raya Jagung di Pesawaran
- Bupati Pringsewu Hadiri Sosialisasi Pembangunan SPAM IKK Way Sepagasan
- Bupati Ela Rotasi Pejabat Eselon II, Tekankan Kolaborasi dan Pelayanan Terbaik
- Pemkab Lambar Kembali Raih Opini WTP 16 Kali Berturut-turut
- Sejumlah Kebijakan dan Agenda Dihasilkan dalam Rapat Syuriah PCNU bersama Syuriah MWC se-Lamsel
- Bank Lampung Perkuat Dukungan Modal melalui Program KUR
- Ingin Jual Mobil Warga Palas Ketipu Teman Sendiri Mobil dan Surat di Bawa Kabur
- Jejak Batuwara: Gunung yang Hilang dan Luka yang Melahirkan Selat Sunda
Ingin Jual Mobil Warga Palas Ketipu Teman Sendiri Mobil dan Surat di Bawa Kabur

PALAS, LAMPUNG SELATAN,MFH,-- Niat hati ingin
menjual kendaraan bermotor miliknya, justru membawa nasib buruk bagi Ahmad
Sohibun, warga Desa Bumidaya Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan.
Ia harus menelan pil pahit dan mengalami
kerugian mencapai Rp 93 juta rupiah, setelah ditipu dan dirugikan oleh rekan
sendiri yang berinisial RD. Mobil beserta seluruh dokumen kelengkapannya dibawa
kabur dan tak pernah kembali lagi.
Peristiwa bermula pada tanggal 25 Mei lalu,
ketika Sohibun berencana menjual mobil jenis Avanza miliknya. Mendengar rencana
tersebut, RD yang mengaku memiliki calon pembeli di daerah Lampung Selatan
datang menemui korban di Bekasi dan meminta kendaraan beserta seluruh surat-surat
kepemilikan diserahkan kepadanya untuk diproses penjualan di tempat tujuan.
Baca Lainnya :
- Ketua DPD PDI Perjuangan Lampung Winarti Serahkan Bibit Padi MSP ke Petani Palas0
- Panen Raya Ikan dan Jagung DPP dan DPD PDI Perjuangan Lampung Komitmen Perkuat Pangan 0
- Majelis Istiqosah Al Istiqomah Terima Bantuan Sapi Qurban dari Zulhas 0
- Momen Haru Penjemputan Kakek Mujiran di LP Kalianda: Resmi Bebas Sementara0
- Jamnas ke- XIV di Lamsel, PPAJI dan WLC Gaungkan Spirit of Krakatoa ke Kancah Dunia0
Karena sudah lama saling kenal dan percaya
sepenuhnya, korban pun tak berpikir panjang dan langsung menyerahkan mobil
serta berkas-berkas penting itu ke tangan pelaku.
Namun hari berganti minggu, uang hasil
penjualan yang dijanjikan tak kunjung diterima, dan yang lebih mengkhawatirkan,
RD justru tiba-tiba menghilang tanpa kabar dan tak bisa lagi dihubungi lewat
telepon maupun pesan singkat.
Merasa mulai curiga dan khawatir, korban segera
bergegas mendatangi tempat tinggal pelaku, namun yang ditemukan hanyalah rumah
kosong dan keluarga RD yang menyatakan pasrah jika perkara ini dibawa ke jalur
hukum, karena mereka juga tak mengetahui keberadaan dan alasan kepergian
pelaku.
Merasa haknya dirampas dan telah mengalami
kerugian besar, korban akhirnya tak punya pilihan lain selain melaporkan
peristiwa ini ke Polres Lampung Selatan agar segera ditindaklanjuti.
Dalam keterangannya, Ahmad Sohibun selaku
korban hanya bisa berharap agar aparat kepolisian segera bergerak cepat dan
berhasil menangkap pelaku yang kini buron, sehingga mobil atau nilai uang yang
menjadi haknya bisa kembali diperoleh.
“Harapan saya cuma satu, semoga polisi bisa
segera menangkap dia, biar mobil saya atau uangnya bisa kembali lagi ke tangan
saya. Saya sama sekali tidak menyangka kalau teman sendiri bisa berbuat seperti
ini,” ujar Sohibun dengan nada kecewa, Sabtu (30/5/2026)
Hingga berita ini disiarkan, aparat kepolisian
masih terus melakukan penelusuran dan penyelidikan untuk menemukan keberadaan
pelaku sekaligus barang bukti yang dibawa lari, guna memastikan keadilan dapat
ditegakkan dan hak korban kembali pulih. [MFH/Sriw]











3.jpg)