- Anggaran 389 Juta Pakaian Dinas Harian dan Sipil Sekretariat DPRD Lamsel Tuai Sorotan
- Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Pemprov Lampung Tegaskan Semangat Kebhinekaan
- Dukung Penguatan Ketahanan Pangan, GNTI Gelar Panen Raya Jagung di Pesawaran
- Bupati Pringsewu Hadiri Sosialisasi Pembangunan SPAM IKK Way Sepagasan
- Bupati Ela Rotasi Pejabat Eselon II, Tekankan Kolaborasi dan Pelayanan Terbaik
- Pemkab Lambar Kembali Raih Opini WTP 16 Kali Berturut-turut
- Sejumlah Kebijakan dan Agenda Dihasilkan dalam Rapat Syuriah PCNU bersama Syuriah MWC se-Lamsel
- Bank Lampung Perkuat Dukungan Modal melalui Program KUR
- Ingin Jual Mobil Warga Palas Ketipu Teman Sendiri Mobil dan Surat di Bawa Kabur
- Jejak Batuwara: Gunung yang Hilang dan Luka yang Melahirkan Selat Sunda
Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Pemprov Lampung Tegaskan Semangat Kebhinekaan

BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Pemerintah Provinsi Lampung
menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Lapangan
Korpri, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Senin (01/06/2026).
Momentum ini menjadi penegasan komitmen Pemprov
Lampung dalam memperkuat nilai persatuan, menjaga harmonisasi masyarakat, serta
menghadirkan kebijakan yang berpihak pada kepentingan rakyat.
Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini mengusung
tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”. Upacara dihadiri
jajaran Forkopimda, pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator serta
Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.
Baca Lainnya :
- Bank Lampung Perkuat Dukungan Modal melalui Program KUR0
- Jejak Batuwara: Gunung yang Hilang dan Luka yang Melahirkan Selat Sunda0
- Respon Keluhan Warga, Dishub Bandar Lampung Gerak Cepat Perbaiki Puluhan PJU 0
- Permintaan Kurban Meningkat, Penjualan Sapi Lampung Naik 40 Persen dan Domba 121 Persen0
- Pemprov Lampung Matangkan Strategi Antisipasi El Nino untuk Jaga Produktivitas Pertanian0
Bertindak sebagai inspektur upacara, Panglima Komando
Daerah Militer (Pangdam) XXI/Radin Intan, Kristomei Sianturi, membacakan
sambutan tertulis Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik
Indonesia.
Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa Hari Lahir
Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi nasional
agar nilai-nilai Pancasila terus hidup dan menjadi pedoman dalam kehidupan
berbangsa dan bernegara.
“Hari ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan
momen refleksi untuk memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa
setiap insan Indonesia,” ujar Kristomei saat membacakan sambutan Kepala BPIP.
Pemerintah Provinsi Lampung menilai, nilai luhur
Pancasila sangat relevan dalam menjaga persatuan bangsa di tengah keberagaman
suku, budaya, dan agama, sekaligus menjadi fondasi penting menghadapi tantangan
global dan dinamika geopolitik dunia.
Melalui momentum ini, Pemprov Lampung juga menegaskan
dukungannya terhadap penguatan ideologi Pancasila melalui pembangunan yang
berkeadilan, pelayanan publik yang inklusif, serta penguatan karakter
kebangsaan di tengah masyarakat.
Dalam amanat Kepala BPIP juga ditegaskan bahwa
Indonesia memiliki peran penting dalam menciptakan perdamaian dunia sebagaimana
amanat konstitusi, di antaranya melalui keterlibatan aktif dalam pasukan
perdamaian PBB dan mediasi berbagai konflik regional sebagai implementasi nilai
kemanusiaan yang adil dan beradab.
Selain itu, generasi muda diajak untuk menjadikan
Pancasila sebagai living ideology atau ideologi yang hidup dalam perilaku
sehari-hari, bukan sekadar simbol atau teks sejarah semata.
Kepala BPIP juga menitipkan pesan khusus kepada seluruh
kepala daerah agar memastikan setiap kebijakan publik yang dilahirkan
berlandaskan nilai keadilan sosial, melindungi hak masyarakat kecil, serta
tegas melawan intoleransi dan radikalisme.
Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026
ini, Pemerintah Provinsi Lampung bersama seluruh elemen masyarakat kembali
meneguhkan komitmen kebangsaan untuk terus merawat persatuan, menjunjung tinggi
religiusitas, serta memperkuat semangat gotong royong demi mewujudkan Indonesia
yang maju, damai, dan berkeadilan. [MFH/Dinas Kominfotik Provinsi Lampung]










3.jpg)