- Polsek Pulau Panggung Tangkap Pencuri Kopi di Jemuran Ulu Belu
- 50 Perahu Hias Meriahkan Launching Seafood Muara Indah
- Klarifikasi Video Beredar, Agus Munada Minta Publik Tak Terburu-buru Menghakimi
- Cegah Kejahatan Keuangan Digital, Pemkab Pesawaran Perkuat Literasi Keuangan Masyarakat
- Semarakkan HUT ke-81 RI, Pemkab Gelar Lomba Senam Lampung Timur Makmur
- Bupati Ela Siti Nuryamah Tinjau Saluran Irigasi di Desa Tegal Ombo
- SLB Insan Madani Metro Lepas Sembilan Peserta Didik, Dorong Lulusan Mandiri dan Berdaya
- Disporapar dan Ekraf Kota Metro Dorong Kalender Event 2027 untuk Dongkrak PAD
- Pemkab Lamteng Perkuat Pemahaman Hukum Camat dan Kepala Kampung
- Pemkab Lamteng Perkuat Penanganan Anak Tidak Sekolah melalui FGD Wajar 13 Tahun
Asisten II Zukri Amin Buka Kegiatan HLM dan Capacity Building TPID Sambut Nataru

PESISIR BARAT, MFH,-- Asisten II
Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Pemerintah Kabupaten (Pemkab)
Pesisir Barat (Pesibar), Drs. Zukri Amin, M.P., menghadiri sekaligus membuka
kegiatan High Level Meeting (HLM) dan Capacity Building Tim Pengendalian Inflasi
Daerah (TPID) dalam rangka menghadapi Hari Natal dan Tahun Baru (Nataru), di
ruang Batu Gukhi Lantai 1 Gedung Marga Sai Batin Komplek Pemkab Pesibar, Selasa
(16/12/2025).
Kegiatan tersebut dihadiri
forkopimda, para kepala dan perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD)
terkait.
Bupati Pesibar, Dedi Irawan melalui
Asisten II, Zukri Amin dalam sambutannya mengatakan bahwa, menjelang hari besar
keagamaan nasional Natal Tahun 2025 dan Tahun Baru 2026, merupakan sebuah
situasi yang membutuhkan perhatian dan kesiapsiagaan yang tinggi.
"Momentum ini tidak hanya berkaitan dengan meningkatnya aktivitas
masyarakat, tetapi juga menyangkut stabilitas perekonomian, keamanan dan
ketertiban, serta kelancaran lalu lintas dan transportasi," kata Asisten
II, Zukri Amin.
Asisten II, Zukri Amin menerangkan, menjelang perayaan nataru, permintaan
terhadap kebutuhan pokok cenderung meningkat. Kondisi tersebut berpotensi
mendorong kenaikan harga barang, diperparah dengan padatnya jalur distribusi
dan tingginya mobilitas masyarakat. "Situasi tersebut dapat berdampak pada
kelancaran arus lalu lintas, aksesibilitas wilayah, serta meningkatnya risiko
gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat," ujar Asisten II, Zukri Amin.
Karenanya, dari kegiatan tersebut sebagai wadah koordinasi dan sinergi lintas
sektor, guna mengantisipasi, memitigasi, serta merumuskan langkah-langkah
strategis dalam menghadapi berbagai potensi risiko. "Baik di bidang
ekonomi, keamanan, maupun ketertiban sosial," lanjut Asisten II, Zukri
Amin.
Terlebih, kata Asisten II, Zukri Amin, Pesibar merupakan daerah tujuan wisata
dan dilalui jalur lintas barat (Jalinbar) yang strategis. "Dengan
karakteristik tersebut, menjadi kewajiban kita bersama untuk memastikan bahwa
perayaan nataru kali ini dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan
kondusif," tegas Asisten II, Zukri Amin.
Baca Lainnya :
- Asisten I Armand Achyuni Hadiri Kegiatan Running Program MBG 0
- Wakil Bupati Irawan Topani Hadiri Kagama Regional Leaders Forum 20250
- Bupati Tandatangani PKS Dengan Kejari Penyelesaian Perkara Berdasarkan Restorative Justice0
- Pemkab Pesibar Gelar Rakor Percepatan Pembangunan Gerai KDKMP0
- Bupati Dedi Irawan Buka Kick Off Blud UPTD Puskesmas se-Pesibar0
Dalam kesempatan tersebut Asisten
II, Zukri Amin juga memaparkan poin-poin yang perlu menjadi perhatian semua
pihak. Pertama, dalam keamanan dan ketertiban masyarakat, memerlukan sinergi
yang kuat antara TNI, Polri, dan Satpol-PP dan Damkar dalam menjaga stabilitas
keamanan selama berlangsungnya nataru. "Pengamanan perlu difokuskan pada
objek-objek vital dan pusat keramaian, seperti rumah ibadah, kawasan wisata,
pasar, serta lokasi-lokasi strategis dan rawan. Selain itu, masyarakat juga
perlu terus diimbau agar meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi
gangguan keamanan," tegas Asisten II, Zukri Amin.
Kedua, dalam hal kelancaran lalu
lintas dan transportasi. Menurut Asisten II, Zukri Amin, Dinas Perhubungan
(Dishub) diminta agar melakukan pengaturan lalu lintas secara optimal,
memastikan kelancaran distribusi bahan pokok, serta mendirikan posko-posko
pelayanan terpadu di titik-titik strategis. "Pemantauan terhadap daerah
rawan kecelakaan dan bencana juga perlu ditingkatkan, dengan dukungan
koordinasi lintas instansi agar tercipta sistem pengamanan dan pelayanan yang
terpadu," pinta Asisten II, Zukri Amin.
Ketiga, tentang ketersediaan dan stabilitas harga kebutuhan pokok serta barang
strategis.Asisten II, Zukri Amin, meminta Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan
(DiskopUKMdag) bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) untuk terus
memantau ketersediaan stok serta stabilitas harga bahan pokok. Bersama Satgas
Pangan, perlu dilakukan langkah tegas apabila ditemukan praktik-praktik yang
merugikan masyarakat, seperti penimbunan atau permainan harga.
"Saya berharap dari kegiatan ini dapat menghasilkan rumusan kebijakan yang
konkret, terukur, dan aplikatif, sekaligus memperkuat sinergi serta koordinasi
antarinstansi. Jadikan momentum ini sebagai upaya bersama untuk menjaga
stabilitas inflasi daerah, memperkuat ketahanan pangan, serta memastikan
masyarakat dapat merayakan natal dan tahun baru dengan aman, nyaman, dan penuh
sukacita," tukas Asisten II, Zukri Amin. [MFH/Diskominfotiksan]











3.jpg)