BBWS Lampung Bersama BPBD Lamsel Tancap Gas Bersihkan Gulma di Sungai Way Gayau

By redaksi 31 Des 2025, 10:21:59 WIB Saburai
BBWS Lampung Bersama BPBD Lamsel Tancap Gas Bersihkan Gulma di Sungai Way Gayau

PALAS, MFH,-- Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Lampung, Langsung tancap gas melakukan pembersihan dan pengerukan di aliran sungai way Gayau,

Hal tersebut di lakukan untuk menjawab keluhan para petani di kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, yang setip musim penghujan aliran sungai tidak lancar akibat tanaman Enceng Gondok dan kangkung yang lebat.

BBWS Lampung baru menurunkan satu unit excavator long arm untuk melakukan pengerukan material sedimentasi di dasar sungai. Kegiatan ini merupakan upaya preventif bersama Tim BPBD Kabupaten Lampung Selatan.

Baca Lainnya :

"Satu unit excavator dari BBWS Lampung sudah turun dan langsung bekerja melakukan pengerukan material sedimentasi di dasar sungai,  membersihan gulma serta tumbuhan liar di sepanjang bantaran dan badan Sungai Way Gayau," ucap Camat Palas, Rosalina, Selasa, (30/12/2025).

Menurut Camat upaya tersebut untuk mengantisipasi dan memitigasi ancaman banjir serta genangan di area persawahan yang sangat krusial di tujuh Desa

dari ancaman banjir dan genangan air ke sawah, terutama saat intensitas hujan tinggi.

"Area pesawahan meliputi Desa Bali Agung, Desa Bumi Restu, Desa Pulau Jaya, Desa Bumi Asri, Desa Tanjung Jaya, Desa Mekar Mulia, dan Desa Bumi Harap (Badang Hurip)."Jelas Rosalina

Dirinya juga Mengucapkan Trima Kasih kepada Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, BBWS Lampung yang mendengarkan keluhan petani di Palas, yang juga langsung menurunkan alat berat.

Pengerjaan tersebut juga langsung di awasi oleh pihak BPBD Lampung Selatan,

Plt. Kabid Kedaruratan & Logistik BPBD Lampung Selatan, Nurma Suri, SE., langsung turun ke lokasi

Dirinya didampingi oleh Kabid Pencegahan & Kesiapsiagaan, Erwan Fatriansyah, S.E., M.M., serta tiga personel Tim Tanggap Reaksi Cepat (TRC) BPBD Lampung Selatan.

" kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari laporan dan koordinasi dengan masyarakat serta pemerintah desa setempat, Kami fokus pada tindakan preventif, dengan membersihkan sungai dari sedimentasi dan tanaman liar yang menghambat aliran," ucap dia. [MFH/Sriw]




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment