- Pemkab Pesibar Perkuat Pengelolaan Fiskal Melalui Rapat Tindak Lanjut Asistensi Kemendagri
- Teguhkan Komitmen, Berikan Yang Terbaik untuk Kabupaten Lampung Utara
- Bupati Cup Dorong Peningkatan Prestasi Petenis Lampung Utara
- Parade Mighul dan Pawai Budaya, Perkenalkan Kebudayaan Kabupaten Lampung Utara
- Bupati Ela Siti Nuryamah jadi Responden Perdana Sensus Ekonomi 2026
- Ratusan Anak Lamtim Tampilkan Karya, Bupati Ela: Mereka Adalah Masa Depan Daerah
- RSUD Pringsewu Canangkan Zona Integritas
- Sekda Pringsewu Ajak ASN Patuh Membayar Pajak Kendaraan Bermotor
- Wabup Agus Hadiri Gerakan Lampung Menanam dan Temu Kader Golkar di Tanggamus
- Respon Cepat Polsek Wonosobo Identifikasi Laporan Beruang Masuk Perkebunan Warga
Bupati Egi Gandeng BPKP Perkuat Strategi Peningkatan PAD Lamsel

KALIANDA, MFH - Bupati Lampung
Selatan, Radityo Egi Pratama, menegaskan komitmennya untuk meningkatkan
Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara lebih terukur, akurat, dan berbasis data.
Hal tersebut disampaikan saat
menerima audiensi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan
Provinsi Lampung di ruang kerjanya, Selasa (23/12/2025).
Dalam pertemuan yang turut dihadiri
Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, Bupati Egi menilai
capaian PAD Lampung Selatan saat ini masih belum optimal. Menurutnya,
dibutuhkan strategi yang tepat, pengelolaan yang baik, serta dukungan
pengawasan agar potensi pendapatan daerah dapat digarap secara maksimal.
Baca Lainnya :
- 106 Pasangan Resmi Peroleh Kepastian Hukum Lewat Sidang Isbat Nikah Gratis 0
- Jelang Nataru, Kendaraan dan Penumpang Berangsur Padati Penyeberangan Jawa Sumatera0
- Muscablub Pramuka Lamsel Tak Ada Kepastian0
- Koramil 421-03/Penengahan Turut Berperan Aktif dalam Percepatan Pembangunan Gedung KDKMP 0
- H-5 Nataru, Trafik Sepeda Motor Via Ciwandan Alami Peningkatan0
“Saya ingin mendapatkan masukan
dari BPKP terkait strategi peningkatan PAD yang benar-benar efektif. Selama ini
peningkatannya belum signifikan, sehingga perlu kita lihat secara menyeluruh,
mulai dari kualitas data, metode perhitungan, hingga peluang sektor-sektor yang
bisa dioptimalkan,” ujar Bupati Egi.
Ia menekankan, peningkatan PAD
tidak semata-mata mengejar target angka, tetapi harus dibangun melalui tata
kelola yang baik dan perhitungan yang akurat. Dengan demikian, kebijakan yang
diambil pemerintah daerah dapat tepat sasaran dan berkelanjutan.
Bupati Egi juga menyoroti
pentingnya optimalisasi potensi daerah, khususnya di sektor pariwisata dan
jasa, yang dinilai memiliki kontribusi besar namun belum sepenuhnya tergarap
maksimal terhadap pendapatan daerah.
Menanggapi hal tersebut, Kepala
Perwakilan BPKP Provinsi Lampung, Agus Setiawan, menyampaikan bahwa langkah
awal peningkatan PAD harus dimulai dari penguatan tata kelola serta penyusunan
standar operasional prosedur (SOP) yang jelas untuk setiap objek pendapatan.
Menurutnya, ketersediaan data awal
yang akurat menjadi fondasi utama dalam menyusun proyeksi pendapatan yang
realistis dan dapat direalisasikan. Tanpa basis data yang kuat, target PAD
berpotensi tidak mencerminkan kondisi riil di lapangan.
Ia juga menekankan pentingnya
optimalisasi Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) melalui pengamatan langsung
terhadap objek pajak. Proses ini, lanjutnya, memerlukan ketelitian, kesabaran,
serta keterlibatan aktif perangkat daerah terkait, khususnya BPPRD.
“Metode peningkatan PAD harus
diawali dengan identifikasi dan inventarisasi data, termasuk ukuran dan
karakteristik usaha, baik di sektor perdagangan, jasa, hingga pertanian.
Setelah itu dilakukan kalibrasi dengan metode yang lebih detail agar angka yang
dihasilkan mendekati kondisi riil,” jelas Agus.
Audiensi tersebut
diharapkan menjadi langkah awal sinergi antara Pemerintah Kabupaten Lampung
Selatan dan BPKP dalam memperkuat tata kelola keuangan daerah, sekaligus
mendorong peningkatan PAD yang lebih terukur, transparan, dan berkelanjutan.
[MFH/Diskominfo Lamsel]











3.jpg)