- Ketika Siang Hari Menjadi Malam: Gema Letusan Krakatau yang Membekukan Dunia
- Polres Tanggamus Kerahkan 30 Personel Amankan Pemulangan Jamaah Haji Kloter 19 JKG
- Bunda PAUD Provinsi Lampung Ajak IGTKI-PGRI Perkuat Sinergi Wujudkan Generasi Emas Lampung
- Gubernur Mirza Dorong Guru TK Perkuat Komunikasi Bangun Mental Anak
- Pemprov Lampung Perkuat Transparansi Pengadaan Melalui Digitalisasi dan E-Katalog
- Kerja Sama Internasional, Peluang Investasi Untuk Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
- Bupati Hadiri Paripurna Penyampaian Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD
- Bupati Pringsewu Dampingi Tim Kemendagri RI Tinjau Sentra Mocaf
- Peletakan Batu Pertama Jembatan Armco, Harapan Baru Masyarakat Trimurjo dan Bumiratu Nuban
- Plt. Bupati Laksanakan Persembahyangan Hari Raya Galungan di Pura Puseh Rama Dewa
Bupati Minta SPPG Jaga Sanitasi Kebersihan Lingkungan

LAMPUNG BARAT, MFH,-- Bupati
Lampung Barat, Parosil Mabsus menekankan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)
Makan Bergizi Gratis (MBG) agar menjaga sanitasi kebersihan lingkungan supaya
tidak menimbulkan keresahan masyarakat.
Permintaan itu disampaikan Parosil
Mabsus ketika mengumpulkan seluruh kepala SPPG se-Kabupaten Lampung Barat di
Aula Kagungan Setdakab, Senin 23 Februari 2026.
Dalam arahannya, selain menekankan
terkait bagaimana penanganan sampah atau sisa makanan, Bupati Lampung Barat
dengan tegas meminta menu MBG di Bulan Suci Ramadhan harus terjamin kesehatan,
higenis dan ketepatan waktu dalam penyaluran.
Baca Lainnya :
- Sekda Lampung Barat Pantau Harga Bapokting di Pasar Liwa 0
- Bupati Harap Agita Nazara Perwakilan Lampung Puteri Indonesia 2026 jadi Penggerak Pariwisata 0
- Bupati Parosil: Pembangunan Butuh Proses Tidak Instant0
- Bupati Minta Jaga Stok LPG Jelang Ramadhan dan Idul Fitri 0
- Pemkab Lampung Barat Gelar Aksi Bersih-Bersih Dalam Gerakan ASRI0
“Selain menu yang harus
betul-betul terjamin kesehatannya, waktu pendistribusian yang tepat waktu.
Tidak kalah pentingnya SPPG harus dapat mengelola sampah dengan baik agar tidak
mencemarkan lingkungan sehingga meresahkan warga,” ungkap Parosil Mabsus.
Dikatakannya, jika memang pihak
SPPG tidak memiliki solusi terkait penanganan dan pengolahan sampah, maka ke
depan mungkin perlu adanya kersajasam dengan dinas lingkungan hidup.
“Jika memang SPPG tidak bisa
menanganinya, mungkin ke depan akan ada MOU dengan dinas lingkungan hidup,”
paparnya.
“Tetapi kalau memang SPPG memiliki
solusi terkait penanganan sampahnya, agar bisa bermanfaat justru memang itu
yang saya harapkan. Yang terpenting tidak mencemarkan lingkungan sehingga
mmebuat keresahan bagi warga,” tutup Parosil Mabsus. [MFH/Diskominfo Lambar]











3.jpg)