- Klarifikasi Video Beredar, Agus Munada Minta Publik Tak Terburu-buru Menghakimi
- Cegah Kejahatan Keuangan Digital, Pemkab Pesawaran Perkuat Literasi Keuangan Masyarakat
- Semarakkan HUT ke-81 RI, Pemkab Gelar Lomba Senam Lampung Timur Makmur
- Bupati Ela Siti Nuryamah Tinjau Saluran Irigasi di Desa Tegal Ombo
- SLB Insan Madani Metro Lepas Sembilan Peserta Didik, Dorong Lulusan Mandiri dan Berdaya
- Disporapar dan Ekraf Kota Metro Dorong Kalender Event 2027 untuk Dongkrak PAD
- Pemkab Lamteng Perkuat Pemahaman Hukum Camat dan Kepala Kampung
- Pemkab Lamteng Perkuat Penanganan Anak Tidak Sekolah melalui FGD Wajar 13 Tahun
- Semarak HUT ke-81 RI, Pemkab Pesisir Barat Perkuat Semangat Konservasi
- Evaluasi Pokbinwil TP-PKK Tanggamus, Siti Mahmudah Tekankan Sinergi dan Inovasi Kader
Bupati Nanda Indira Dorong Kesadaran Pajak untuk Perkuat Pembangunan Daerah

PESAWARAN, MFH,-- Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B.,
S.E., M.M. mendorong peningkatan kesadaran masyarakat dalam membayar Pajak Bumi
dan Bangunan (PBB) sebagai salah satu kunci utama penguatan pembangunan daerah.
Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan
Penyerahan Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang Pajak Bumi dan Bangunan
Perdesaan dan Perkotaan (SPPT PBB-P2) Tahun Anggaran 2026 di Kecamatan Negeri
Katon, Senin (20/4/2026).
Kegiatan ini turut dihadiri Inspektur, Kepala
Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Kasi Datun) Kejaksaan Negeri Pesawaran,
para pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesawaran, para
camat, kepala desa, serta kolektor desa.
Baca Lainnya :
- Pemkab Pesawaran Perkuat Sinkronisasi Perencanaan dan Penganggaran Daerah0
- Pemkab Pesawaran Gelar Rakor dan Halal Bihalal Kepala Desa0
- Bupati dan Wakil Dampingi Gubernur Tinjau Pelebaran Jalan Wisata Pesisir0
- BPS Pesawaran Koordinasi dengan Kominfotiksan Dalam Rangka Penilaian EPSS0
- BPS Kabupaten Pesawaran Canangkan Desa Cantik 2026 Dan Kukuhkan Agen Statistik Desa0
Dalam sambutannya, Bupati Nanda Indira
menyampaikan bahwa pajak bukan sekadar kewajiban, melainkan bentuk kontribusi
nyata masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.
Pajak yang dibayarkan masyarakat akan kembali
dalam bentuk program pembangunan yang dirasakan langsung, mulai dari perbaikan
infrastruktur jalan, jaminan pelayanan bagi masyarakat kurang mampu, hingga
berbagai program pengentasan kemiskinan.
Bupati juga mengimbau seluruh pihak, khususnya
aparatur kecamatan dan desa, untuk aktif memberikan edukasi kepada masyarakat
terkait pentingnya membayar pajak tepat waktu. Menurutnya, peran camat dan
kepala desa sangat strategis sebagai ujung tombak pemerintah di lapangan.
“Saya minta camat dan seluruh kepala desa dapat
mengambil peran maksimal dalam mendorong optimalisasi penerimaan PBB di wilayah
masing-masing,” tegasnya.
Selain itu, Bupati membuka ruang bagi masyarakat
untuk menyampaikan kendala terkait data maupun ketetapan PBB agar dapat segera
ditindaklanjuti oleh pihak berwenang.
Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah
(Bapenda) Kabupaten Pesawaran, Evans Sagita, dalam laporannya menyampaikan
apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta partisipasi masyarakat
dalam memenuhi kewajiban pajak.
Ia mengungkapkan bahwa ketetapan PBB-P2
Kabupaten Pesawaran Tahun 2026 mencapai lebih dari Rp12 miliar. Target
tersebut, menurutnya, memerlukan dukungan sinergi seluruh pihak, baik
pemerintah maupun masyarakat.
“Peningkatan kesadaran dan ketaatan masyarakat
dalam membayar pajak menjadi faktor penting dalam mendukung pembangunan daerah,
namun hal ini masih perlu terus ditingkatkan,” ujarnya.
Untuk mendukung optimalisasi penerimaan pajak,
lanjutnya, diperlukan peningkatan kapasitas sumber daya manusia aparatur desa
serta percepatan digitalisasi sistem pengelolaan pajak di Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan diakhiri dengan penyerahan SPPT PBB-P2
secara simbolis oleh Bupati Pesawaran kepada perwakilan kepala desa.
[MFH/Dikominfo Pesawaran]











3.jpg)