- Kadis Kominfotiksan Ajak Masyarakat Bijak Bermedia Digital untuk Cegah Judol dan Konten Negatif
- Bupati Pringsewu Ajak GOW Ikut Andil Wujudkan Penguatan Ekonomi Keluarga
- Audiensi dengan Kanwil DJPB Lampung, Bupati Dorong Hilirisasi Kopi dan Peningkatan DAU-DAK
- Perkuat Sinergi Pemerintah dan Masyarakat, Sekda Terima Audiensi Forum Silaturahmi
- Bupati Dedi Irawan Mulai Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih
- Pemprov Lampung Tekankan Profesionalisme dan Keteladanan bagi Pejabat Administrator
- Hujan Bantu Padamkan Karhutla di Way Kambas, Pemprov Lanjutkan Pemantauan
- Gubernur Mirza Dorong Mulang Maya jadi Desa Wisata Budaya Unggulan Lampung
- Bupati Tanggamus Tinjau SDN 3 Kedaloman, Puskesmas Talang Padang dan SPPG Pariaman
- Razia Gabungan Operasi Patuh 2026 di Jalinbar Way Lalaan
Bupati Tanggamus Tinjau SDN 3 Kedaloman, Puskesmas Talang Padang dan SPPG Pariaman


TANGGAMUS, MFH,-- Bupati Tanggamus Drs. H. Moh.
Saleh Asnawi, M.A., M.H., meninjau SDN 3 Kedaloman, Puskesmas Talang Padang,
dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pariaman di Kecamatan Gunung Alip,
Rabu (28/10/2026). Kunjungan ini dilakukan untuk melihat langsung kondisi
siswa, pelayanan kesehatan, serta proses penyediaan makanan dalam program Makan
Bergizi Gratis (MBG), menyusul dugaan keracunan makanan yang dialami sejumlah
siswa SDN 3 Kedaloman.
Dalam kunjungan ke SDN 3 Kedaloman, Bupati
meninjau kondisi sekolah dan berinteraksi dengan para siswa serta pihak
sekolah. Selanjutnya, Bupati mengunjungi Puskesmas Talang Padang untuk melihat
pelayanan kesehatan dan memperoleh informasi terkait penanganan siswa yang
mengalami gangguan kesehatan.
Baca Lainnya :
- Razia Gabungan Operasi Patuh 2026 di Jalinbar Way Lalaan0
- Polres Tanggamus Sosialisasikan Bahaya Narkoba dan Dampak Judi Online di Pekon Payung0
- Operasi Patuh Krakatau 2026, Propam Periksa Kelengkapan Berkendara Anggota0
- Launching WARUNG RIMBUN, Pemkab Dorong Perencanaan Pembangunan Kolaboratif0
- Polres Tanggamus Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98 0
Peninjauan kemudian dilanjutkan ke SPPG
Pariaman guna melihat proses penyediaan makanan sekaligus mengevaluasi aspek
keamanan pangan dalam pelaksanaan program MBG.
Bupati menegaskan bahwa keamanan dan kualitas
makanan bagi anak-anak sekolah harus menjadi perhatian utama seluruh pihak yang
terlibat, mulai dari proses pengolahan hingga makanan diterima dan dikonsumsi
siswa.
“Anak-anak sekolah ini merupakan masa depan
kita. Karena itu, keamanan dan kualitas makanan yang diberikan harus
benar-benar diperhatikan. Jika ditemukan masalah, perlu dilakukan pemeriksaan
dan evaluasi agar penyebabnya diketahui dan kejadian serupa tidak terulang,”
ujar Bupati.
Bupati juga menekankan pentingnya setiap
komponen yang terlibat dalam operasional SPPG memahami tugas dan tanggung jawab
masing-masing, terutama dalam mengelola dan menyediakan makanan yang sehat,
bergizi, serta memenuhi standar keamanan pangan.
“Seluruh komponen yang ada di SPPG harus
memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing. Pengelolaan makanan sehat dan
bergizi tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Setiap tahapan, mulai dari
pengolahan, pengemasan, penyimpanan hingga pendistribusian, harus diperhatikan
dengan baik agar makanan yang diberikan kepada anak-anak benar-benar aman dan
layak dikonsumsi,” tegasnya.
Selain keamanan makanan, Bupati juga menyoroti
pentingnya pengelolaan limbah dan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di
lingkungan SPPG. Pengelolaan limbah harus dilakukan sesuai ketentuan agar tidak
mencemari lingkungan dan merugikan masyarakat sekitar, terutama jika berdampak
pada sumber mata air yang digunakan warga.
Bupati mengingatkan agar limbah tidak
menyebabkan air masyarakat berubah warna, berbau, atau mengalami penurunan
kualitas sehingga tidak dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Ia juga meminta Kepala Puskesmas melakukan pengawasan terhadap aspek kesehatan
lingkungan tersebut serta berkoordinasi dengan instansi terkait apabila
ditemukan potensi pencemaran.
Menurutnya, evaluasi menyeluruh diperlukan
untuk memastikan setiap tahapan penyediaan makanan dan pengelolaan limbah
berjalan sesuai ketentuan. Koordinasi antara pengelola SPPG, pihak sekolah,
tenaga kesehatan, dan perangkat daerah terkait juga diperlukan untuk memperkuat
pengawasan serta mencegah timbulnya dampak terhadap kesehatan masyarakat dan
lingkungan.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati didampingi
Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan; Kepala Dinas
Pendidikan dan Kebudayaan Viktor Libradi; Kepala Dinas Kesehatan Herry
Novrizal; Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Hendra
Wijaya Mega; Kepala Dinas Lingkungan Hidup; Kepala Dinas Perikanan; serta
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura.
Turut hadir Ketua Satgas SPPG Kabupaten
Tanggamus, Camat Gunung Alip, Kepala Puskesmas Gunung Alip, serta Kepala Bagian
Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setdakab Tanggamus Hendra Ferry.
Peninjauan ini menjadi bagian dari koordinasi
dan evaluasi lintas sektor untuk memastikan pelayanan kesehatan berjalan baik,
penyediaan makanan bagi peserta didik memenuhi standar keamanan pangan, serta
pengelolaan limbah tidak menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan dan
masyarakat. Pemeriksaan lebih lanjut diharapkan dapat memberikan kejelasan
mengenai penyebab kejadian sekaligus menjadi dasar perbaikan dalam pelaksanaan
program MBG di Kabupaten Tanggamus. [MFH/Din/rils]










