- Bupati Tanggamus Raih National Governance Awards 2026
- Pemprov Lampung Perkuat Layanan Kesehatan untuk Tekan TBC
- Polres Tanggamus Gelar Patroli Gabungan di Perairan Teluk Semaka
- Tanggamus Genjot Capaian UCJ 2026, Ribuan Pekerja Rentan sudah Terlindungi
- Diskominfotiksan Pesawaran Audiensi dengan Telkomsel
- Pemkab Pringsewu Salurkan Bantuan bagi Lansia Penyandang Disabilitas
- Musrenbang Inklusif Disabilitas, Ruang Aspirasi Pembangunan yang Lebih Setara
- Wabup Azwar Hadi Lepas 770 Jamaah Haji Lampung Timur
- Ni Ketut Dewi Nadi Dikukuhkan sebagai Ketua Umum PDBI Lampung Tengah 2026–2030
- Pemerintah Kabupaten Lampung Utara Sosialisasikan Penerimaan Siswa Baru
Desa Suak Raih Juara Favorit Desa Wisata Nusantara 2025 Tingkat Nasional

KALIANDA, MFH,-- Desa Suak,
Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan, mencatat prestasi membanggakan
di tingkat nasional setelah berhasil meraih Juara Favorit Lomba Desa Wisata
Nusantara Tahun 2025 Tematik Ramah Lingkungan Kategori II: Desa Maju/Mandiri.
Capaian tersebut dinilai sebagai
buah dari arahan, pembinaan, dan dukungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung
Selatan di bawah kepemimpinan Bupati Radityo Egi Pratama bersama Wakil Bupati
M. Syaiful Anwar.
Penghargaan itu diterima langsung
oleh Kepala Desa Suak, Juli Wahyudin, didampingi Wakil Bupati Lampung Selatan
M. Syaiful Anwar serta Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat M.
Darmawan, pada puncak peringatan Hari Desa Nasional 2026 yang dipusatkan di
Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (15/1/2026).
Baca Lainnya :
- Lamsel jadi Tuan Rumah Muktamad RMI NU, Bupati Egi Nyatakan Dukungan Penuh0
- Lampung Selatan Pelopor Penerapan Pidana Kerja Sosial dalam Implementasi KUHP Nasional0
- PC Fatayat NU Lamsel Inisiasi Kegiatan Ziarah Makam Wali Lampung0
- Pesan Bupati Egi untuk Pejabat Baru: Jabatan Boleh Tinggi, Pelayanan Harus Rendah Hati0
- Hadiri Isra Mikraj di Candipuro, Wabup Syaiful Tekankan Kekuatan Iman di Tengah Tantangan Zaman0
Dalam ajang bergengsi tersebut,
Desa Suak mewakili Provinsi Lampung dan bersaing di Regional I dengan desa-desa
wisata unggulan dari berbagai daerah di Sumatra. Persaingan ketat tidak
menyurutkan langkah Desa Suak untuk tampil menonjol melalui konsep pengelolaan
desa wisata berbasis ramah lingkungan dan partisipasi masyarakat.
Keberhasilan ini menjadi bukti
nyata kualitas tata kelola pemerintahan desa di Kabupaten Lampung Selatan yang
terus diperkuat melalui kebijakan pembangunan daerah.
Di bawah kepemimpinan Bupati
Radityo Egi Pratama dan Wakil Bupati M. Syaiful Anwar, pembinaan desa diarahkan
tidak hanya pada pembangunan fisik, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat
dan pengelolaan potensi lokal secara berkelanjutan.
Prestasi Desa Suak juga
mencerminkan efektivitas pengelolaan sektor pariwisata desa yang mengedepankan
prinsip keberlanjutan. Desa wisata diposisikan bukan semata sebagai destinasi,
melainkan sebagai ruang hidup masyarakat yang tumbuh seiring dengan kesadaran
kolektif untuk menjaga lingkungan dan kearifan lokal.
Penerapan konsep ramah lingkungan
dilakukan secara konsisten, mulai dari pelestarian alam, penataan kawasan
wisata berbasis budaya lokal, hingga pelibatan aktif masyarakat sebagai pelaku
utama pariwisata.
Inovasi tersebut menjadi salah satu
aspek penting dalam penilaian dewan juri, sehingga mengantarkan Desa Suak
meraih predikat Juara Favorit di tingkat nasional.
Kepala Desa Suak, Juli Wahyudin,
mengatakan penghargaan tersebut merupakan buah dari kebersamaan dan konsistensi
seluruh warga desa dalam menerapkan konsep ABRI melalui program Asri, Bersih, Rapi,
dan Indah. Program ini dijalankan secara berkelanjutan sebagai upaya
membangun lingkungan desa yang tertata dan berdaya saing.
Program ABRI bertujuan menciptakan
lingkungan yang nyaman, bersih, dan tertib, baik di kawasan perkantoran desa
maupun ruang publik. Implementasinya juga terintegrasi dengan program BKW (Bersih, Kering,
dan Wangi) pada fasilitas toilet umum sebagai bagian dari peningkatan
standar pelayanan publik.
Juli menjelaskan, program yang
digaungkan oleh Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, tersebut menjadi
wujud komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan pelayanan publik yang prima,
membangun budaya kerja yang baik, sekaligus mendorong pengembangan sektor
pariwisata melalui kebersihan dan keindahan lingkungan.
Upaya tersebut dijalankan dengan
melibatkan partisipasi aktif masyarakat serta dukungan lintas perangkat daerah.
Menurutnya, pengembangan desa
wisata tidak akan berjalan optimal tanpa peran serta masyarakat dan sinergi
yang kuat dengan perangkat daerah, khususnya dalam menjaga kelestarian
lingkungan dan mengembangkan potensi lokal secara berkelanjutan.
“Penghargaan ini bukan hanya milik
pemerintah desa, tetapi milik seluruh masyarakat Desa Suak. Ini menjadi
motivasi bagi kami untuk terus berinovasi dan menjaga keberlanjutan desa wisata
yang ramah lingkungan,” ujar Juli.
Sementara itu, Kepala Dinas
Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Lampung Selatan, Erdiyansyah,
menambahkan bahwa keberhasilan Desa Suak meraih Juara Desa Wisata Nusantara
2025 bukanlah suatu kebetulan.
Menurutnya, capaian tersebut
merupakan hasil keselarasan antara kebijakan desa dengan Program ABRI BKW yang
diterapkan secara konsisten.
Ia menyebutkan, sejak awal
kepemimpinan Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, seluruh perangkat
daerah hingga tingkat desa selalu didorong untuk menjadikan kebersihan dan keindahan
lingkungan sebagai pintu masuk penguatan sektor pariwisata.
“Hal tersebut akhirnya membuahkan
hasil dan mendapat pengakuan di tingkat nasional. Desa wisata yang ramah
lingkungan ini sejalan dengan tagline impactful dan sustainable,
terutama dalam aspek keberlanjutan lingkungan,” ujar Erdiyansyah.
Pemkab Lampung Selatan berharap
prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk terus
berinovasi, memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan
akuntabel, serta mendorong pembangunan berbasis potensi lokal yang
berkelanjutan. [MFH/Diskominfo Lamsel]











3.jpg)