- Dilantik di Tengah Pasar, Bupati Egi Ingatkan Pejabat soal Realitas Pengabdian
- Siswa SMK PGRI 1 Semaka Tampilkan Tari Kreasi Adat Lampung di Musrenbang
- BPRS Diminta Tingkatkan Inovasi Program
- Laksanakan Musrenbang Hybrid, Bupati Tegaskan Akses Menuju Lokasi Pendidikan jadi Skala Perioritas
- Pemprov Lampung Tegaskan Jembatan Way Bungur akan Dibangun Ulang
- Hadiri Rakornas 2026, Bupati–Wakil Bupati Lambar Tegaskan Siap Jalankan Arahan Presiden
- Sekda Lampung Barat Tegaskan SPPG Harus Sajikan Makanan Layak Konsumsi
- Pemkab Lamteng Evaluasi Belanja Produk Dalam Negeri Tahun 2025
- Pemkab Bahas Kesepakatan PBJT Tenaga Listrik dengan PT PLN (Persero)
- Bupati dan Wakil Bupati Tanggamus Hadiri Rapat Koordinasi Nasional di Bogor
Dilantik di Tengah Pasar, Bupati Egi Ingatkan Pejabat soal Realitas Pengabdian

KALIANDA, MFH,-- Pelantikan pejabat
struktural Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan kali ini berlangsung
tak biasa.
Bukan di ruang rapat berpendingin
udara atau gedung mewah, melainkan di Terminal Pasar Inpres Kalianda, ruang
publik yang menjadi denyut kehidupan masyarakat.
Di tengah aktivitas pasar dan
disaksikan langsung para pedagang, sebanyak 22 pejabat administrator dan 7
pejabat pengawas dilantik dan diambil sumpahnya oleh Bupati Lampung Selatan,
Radityo Egi Pratama, Rabu (4/2/2026).
Baca Lainnya :
- Puluhan Tahun Tak Tersentuh Pemerintah, Warga Perbaiki Jalan Rusak Gunakan Dana Pribadi 0
- Manasik Haji Terintegrasi Dibuka, 414 Jemaah Lamsel Bersiap Menuju Tanah Suci0
- Egi-Syaiful Hadiri Rakornas 2026, Siap Kawal Program Prioritas Presiden di Lampung Selatan0
- Musrenbang Sragi Jadi Pembuka RKPD 2027, Pariwisata Desa Jadi Fokus Utama0
- JPZISNU Al-Istiqamah Lamsel Konsisten Laksanakan Aksi Kemanuasiaan0
Suasana yang biasanya sepi dari
kegiatan pemerintahan pagi itu justru dipenuhi puluhan pejabat struktural di
lingkungan Pemkab Lampung Selatan.
Selain pelantikan tersebut, 7
pejabat struktural juga menerima tugas tambahan sebagai Pelaksana tugas (Plt)
sebagai kepala dinas (4 orang), kepala bidang (2 orang), dan kepala sub bidang
(1 orang) di sejumlah perangkat daerah.
Bupati Egi menegaskan, pemilihan
Terminal Pasar Inpres Kalianda sebagai lokasi pelantikan bukan tanpa alasan.
Menurutnya, prosesi tersebut menjadi pengingat bahwa realitas pengabdian tidak
selalu berada dalam kondisi yang sejuk dan nyaman.
“Saya lantik bapak ibu semua di
tengah-tengah masyarakat, disaksikan langsung para pedagang yang ada di Pasar
Inpres. Ini adalah realita yang terjadi hari ini,” ujar Bupati Egi.
Ia menambahkan, integritas aparatur
tidak diukur dari penampilan atau pencitraan semata, melainkan dari kejujuran
dan hasil kerja yang nyata.
Di ruang publik seperti pasar, para
pejabat diharapkan mampu merasakan langsung denyut kehidupan masyarakat yang
sesungguhnya.
Sebagai kepala daerah yang dipilih
oleh rakyat, Bupati Egi mengaku membutuhkan pejabat yang mampu bekerja dengan
empati dan kesadaran penuh terhadap kondisi riil di lapangan.
“Jangan yang sudah naik jabatan
merasa menjadi pejabat lalu lupa daratan. Kita harus bekerja dengan hati,
bekerja melihat realita. Hari ini pasar kita banyak yang mengeluhkan sepi.
Banyak sepi,” kata Bupati Egi.
Ia menekankan bahwa keputusan
penempatan pejabat telah melalui proses panjang dan selektif. Dalam menjalankan
tugas, seluruh pejabat yang dilantik diminta menghidupkan semangat Lamsel Betik
(Bebas Transaksi Ilegal dan Korupsi) sebagai karakter birokrasi Lampung
Selatan.
“Hati-hati penggunaan anggaran.
Jangan sampai tidak tepat sasaran atau ada main-main. Walaupun saya orangnya
tidak teliti, yang mengawasi kita banyak. Saya sudah remind dari sekarang,”
tegas Bupati Egi.
Menurutnya, integritas, kejujuran,
dan kebersihan dalam menjalankan amanah merupakan fondasi utama birokrasi yang
dipercaya masyarakat. Pelantikan di ruang publik ini diharapkan menjadi simbol
bahwa jabatan tidak pernah bekerja dalam keheningan, melainkan selalu hadir di
tengah suara, tuntutan, dan konsekuensi pelayanan publik. [MFH/Sriw]











3.jpg)