- Polsek Pulau Panggung Tangkap Pencuri Kopi di Jemuran Ulu Belu
- 50 Perahu Hias Meriahkan Launching Seafood Muara Indah
- Klarifikasi Video Beredar, Agus Munada Minta Publik Tak Terburu-buru Menghakimi
- Cegah Kejahatan Keuangan Digital, Pemkab Pesawaran Perkuat Literasi Keuangan Masyarakat
- Semarakkan HUT ke-81 RI, Pemkab Gelar Lomba Senam Lampung Timur Makmur
- Bupati Ela Siti Nuryamah Tinjau Saluran Irigasi di Desa Tegal Ombo
- SLB Insan Madani Metro Lepas Sembilan Peserta Didik, Dorong Lulusan Mandiri dan Berdaya
- Disporapar dan Ekraf Kota Metro Dorong Kalender Event 2027 untuk Dongkrak PAD
- Pemkab Lamteng Perkuat Pemahaman Hukum Camat dan Kepala Kampung
- Pemkab Lamteng Perkuat Penanganan Anak Tidak Sekolah melalui FGD Wajar 13 Tahun
BPRS Diminta Tingkatkan Inovasi Program
Bupati Lambar: Harus Menyesuaikan Zaman

LAMPUNG BARAT, MFH,-- Bupati
Lampung Barat, Parosil Mabsus meminta jajaran Direksi Bank Pembiayaan Rakyat
Syariah (BPRS) setempat untuk lebih inovatif dalam merancang berbagai program
untuk menarik minat nasabah.
Permintaan itu disampaikan Bupati
Lampung Barat, Parosil Mabsus saat menggelar Rapat umum pemegang saham (RUPS)
dengan BPRS di Dievha Cafe, Kecamatan Sumber Jaya, Rabu 04 Februari 2026.
Seperti diketahui, PT. BPRS Lampung
Barat (Perseroda) adalah Bdan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah
Kabupaten Lampung Barat yang didirikan pada 15 September 2015 lalu.
Baca Lainnya :
- Laksanakan Musrenbang Hybrid, Bupati Tegaskan Akses Menuju Lokasi Pendidikan jadi Skala Perioritas 0
- Hadiri Rakornas 2026, Bupati–Wakil Bupati Lambar Tegaskan Siap Jalankan Arahan Presiden0
- Sekda Lampung Barat Tegaskan SPPG Harus Sajikan Makanan Layak Konsumsi0
- Diskominfo Hadirkan Aplikasi Bakas untuk Permudah Pelayanan Administrasi Pegawai0
- Bupati Parosil: Seni Perekat Perbedaan0
Menurut Parosil Mabsus, manajemen
BPRS Lampung Barat perlu membuat perencanaan program, melalui inovasi-inovasi.
Perencanaan harus menyesuaikan dengan zaman, hal tersebut untuk menarik minat
para nasabah.
Dalam menyukseskan roda organisasi
perusahaan, diperlukan peningkatan, pembaruan, serta pelaksanaan program dengan
cara yang modern, sehingga keberadaan organisasi bisa terus tumbuh dan
berkembang.
“Budaya masyarakat kita saat ini
sudah bergeser, jika dulu masyarakat mendengar Bank sama seperti mendengar
rumah sakit, sekarang ini hampir semua orang butuh dengan Bank. Artinya ke
depan expansinya BPRS ini harus kita pikirkan bersama-sama,” kata Parosil Mabsus.
“Sebagai kepala daerah sekaligus
pemegang saham mari kita ciptakan inovasi-inovasi baru yang menarik. Kita harus
bisa jemput bola, BPRS ini kan lahir dari pemerintah yang notabanenya memiliki
ASN,” sambungnya.
Namun justru dikatakan Parosil
Mabsus sampai dengan saat ini masih banyak ASN yang belum mengetahui dan
memahami keberadaan BPRS. Ke depan ia meminta agar Direksi BPRS untuk lebih
peka lagi terhadap pendekatan kepada masyarakat.
“Bila perlu disetiap kecamatan kita
sediakan pegawai BPRS untuk mempermudah nasabah,” pungkasnya. [MFH/Diskominfo Lambar]











3.jpg)