- Polsek Limau Ungkap Dugaan Penadahan Motor Hasil Curian dan Tangkap Satu Tersangka
- Wagub Jihan Dorong Sinergi TNI-Polri dan Pemda Percepat Pembangunan Infrastruktur Lampung
- Sekolah Rakyat Terintegrasi Lampung Timur Diresmikan
- Mendagri Dorong Forkopimda Sumatera Solid Jaga Pertumbuhan Ekonomi dan Stabilitas Daerah
- Lampung Raih Apresiasi Terbaik II Akses Penduduk terhadap Pelayanan Pendidikan Regional Sumatera
- Festival Krakatau XXXV Hadirkan Ragam Atraksi, dari Kuliner hingga Lampung Tapis Carnaval
- Festival Krakatau XXXV jadi Momentum Lampung Perkuat Daya Saing Pariwisata Nasional
- Polsek Pugung Polres Tanggamus Tangkap DPO Kasus Curat di Kolam Ikan
- Pemkab Pesisir Barat Matangkan Kompetisi Surfing 2026
- Pemkab Lambar Gelar Lomba Olahraga Ceria
Bupati Parosil: Seni Perekat Perbedaan
Januari Gauri 9.0 Teguhkan Budaya Lampung Barat

LAMPUNG BARAT, MFH,-- Komitmen
menjaga dan melestarikan seni budaya di tengah derasnya arus teknologi kembali
ditegaskan Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, saat menghadiri perhelatan
Januari Gauri 9.0 “Love, Pray and Art in Swarnadwipa” di Gedung Serba Guna
(GSG) Bung Karno, Kelurahan Tugusari, Kecamatan Sumber Jaya, Sabtu (31/1/2026)
malam.
Acara yang digelar Sanggar Seni
Gauri di bawah kepemimpinan Rian Krama Yudha tersebut menjadi bukti nyata bahwa
seni pertunjukan masih memiliki tempat istimewa di hati masyarakat.
Tak kurang dari 850 tiket terjual
habis, menandakan eksistensi seni budaya Lampung Barat tetap kuat meski berada
di era kecanggihan teknologi yang kian pesat.
Baca Lainnya :
- Bupati Parosil: Belajar Mengaji Tak Cukup Dari Medsos0
- Bupati Parosil: Program 5 Aksi PM dan 4 Komitmen PM Fondasi Peningkatan Kualitas Pendidikan0
- Mad Hasnurin Lantik 23 Pejabat Fungsional Pemkab Lambar0
- Pemkab dan DPRD Lampung Barat Tertibkan Pedagang di Pasar Liwa, Terminal jadi Sorotan0
- Bupati Parosil Tinjau Pembangunan Gerai Koperasi Desa Merah Putih di Sumber Jaya dan Air Hitam0
Kegiatan itu turut dihadiri Bupati
Lampung Barat Parosil Mabsus, para Kepala Perangkat Daerah, Camat, Lurah, tokoh
adat, serta masyarakat dari berbagai kalangan.
Sanggar Seni Gauri sendiri dikenal
sebagai wadah pengembangan seni peran yang berfokus pada teater dan pementasan
drama, sekaligus menjadi ruang pelestarian seni, kreativitas, dan diskusi bagi
para pegiat budaya.
Dalam sambutannya, Bupati Parosil
Mabsus menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara yang sarat nilai
seni dan spiritual tersebut.
Ia menilai Januari Gauri 9.0 bukan
sekadar pertunjukan, melainkan perhelatan yang menyatukan cinta, doa, dan seni
dalam bingkai kebudayaan Nusantara.
“Tema Love, Pray and Art in
Swarnadwipa mengajarkan kita arti cinta untuk saling menghormati, doa sebagai
bentuk rasa syukur, serta seni sebagai bahasa universal yang mampu menyatukan
berbagai perbedaan,” ujar Parosil.
Atas nama Pemerintah Kabupaten
Lampung Barat, Parosil menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Sanggar
Seni Gauri yang secara konsisten menghadirkan ruang kreatif bagi seni, budaya,
dan nilai-nilai spiritual.
Menurutnya, seni bukan hanya
ekspresi estetika, tetapi juga media pemersatu dan refleksi batin yang
memperkuat harmoni sosial.
Parosil menegaskan, Lampung Barat
sebagai bagian dari Swarnadwipa memiliki kekayaan budaya dan kearifan lokal
yang luar biasa.
Oleh karena itu, pemerintah daerah
berkomitmen mendukung pelestarian dan pengembangan seni budaya sebagai bagian
dari pembangunan daerah.
“Kemajuan daerah tidak hanya diukur
dari pembangunan fisik, tetapi juga dari terjaganya identitas budaya serta
ketenteraman batin masyarakatnya,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh peserta
dan masyarakat untuk ikut memperkenalkan seni budaya Lampung Barat ke tingkat
nasional hingga internasional melalui media sosial.
“Ayo sama-sama kita sebarluaskan
seni budaya ini melalui media sosial kita agar seni budaya Lampung Barat
semakin dikenal,” kata Parosil.
Di usia ke-9 Sanggar Seni Gauri ada
di Lampung Barat, Parosil berharap seni dapat terus menumbuhkan rasa cinta,
membuka ruang dialog kreatif, mendorong kolaborasi lintas komunitas, serta
melahirkan generasi seniman baru yang mampu membawa nilai-nilai lokal ke
panggung yang lebih luas tanpa kehilangan jati diri.
Menutup sambutannya, Parosil
mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi
menyukseskan Januari Gauri 9.0, seraya berharap kegiatan tersebut membawa
keberkahan dan mempererat persaudaraan masyarakat Lampung Barat.
[MFH/Diskominfo Lambar]











3.jpg)