- Dilantik di Tengah Pasar, Bupati Egi Ingatkan Pejabat soal Realitas Pengabdian
- Siswa SMK PGRI 1 Semaka Tampilkan Tari Kreasi Adat Lampung di Musrenbang
- BPRS Diminta Tingkatkan Inovasi Program
- Laksanakan Musrenbang Hybrid, Bupati Tegaskan Akses Menuju Lokasi Pendidikan jadi Skala Perioritas
- Pemprov Lampung Tegaskan Jembatan Way Bungur akan Dibangun Ulang
- Hadiri Rakornas 2026, Bupati–Wakil Bupati Lambar Tegaskan Siap Jalankan Arahan Presiden
- Sekda Lampung Barat Tegaskan SPPG Harus Sajikan Makanan Layak Konsumsi
- Pemkab Lamteng Evaluasi Belanja Produk Dalam Negeri Tahun 2025
- Pemkab Bahas Kesepakatan PBJT Tenaga Listrik dengan PT PLN (Persero)
- Bupati dan Wakil Bupati Tanggamus Hadiri Rapat Koordinasi Nasional di Bogor
Bupati Parosil: Belajar Mengaji Tak Cukup Dari Medsos
Tekankan Pentingnya Pembimbing

LAMPUNG BARAT, MFH,-- Bupati
Lampung Barat Parosil Mabsus menegaskan bahwa belajar mengaji tidak cukup hanya
mengandalkan media sosial.
Di tengah derasnya arus informasi
digital, umat Islam justru dituntut lebih selektif dengan tetap berguru kepada
pembimbing yang jelas keilmuannya agar terhindar dari pemahaman yang keliru.
Hal tersebut disampaikan Parosil
saat menghadiri Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi
Muhammad SAW 1447 Hijriyah dan Reuni Akbar Kedua Alumni Lembaga Pendidikan
Islam (LPI) At-Taufiq Hidayah, sekaligus doa bersama menyambut bulan suci
Ramadhan, di Pondok Pesantren At-Taufiq Hidayah, Pekon Pura Jaya, Kecamatan
Kebun Tebu, Sabtu (31/1/2026).
Baca Lainnya :
- Bupati Parosil: Program 5 Aksi PM dan 4 Komitmen PM Fondasi Peningkatan Kualitas Pendidikan0
- Mad Hasnurin Lantik 23 Pejabat Fungsional Pemkab Lambar0
- Pemkab dan DPRD Lampung Barat Tertibkan Pedagang di Pasar Liwa, Terminal jadi Sorotan0
- Bupati Parosil Tinjau Pembangunan Gerai Koperasi Desa Merah Putih di Sumber Jaya dan Air Hitam0
- Bupati Tinjau Progres Pembangun Pembukaan Badan Jalan Menuju Lokasi Geothermal0
Dalam sambutannya, Parosil
mengawali dengan rasa syukur atas kesempatan berkumpul dalam majelis ilmu dan
dzikir.
Ia menyebut kehadiran para jamaah
merupakan bentuk kecintaan terhadap ajaran Islam sekaligus momentum memperkuat
iman menjelang Ramadhan.
“Alhamdulillah, hari ini kita
dibukakan oleh Allah SWT untuk bisa bersama-sama hadir memenuhi undangan
pengurus Pondok Pesantren At-Taufiq Hidayah dalam rangka peringatan Isra
Mi’raj,” ujar Parosil.
“Selain itu, ini juga menjadi doa
bersama untuk menyongsong bulan suci Ramadhan,” imbuhnya.
Ia berharap kebersamaan tersebut
membawa keberkahan, ampunan, dan petunjuk dari Allah SWT, serta seluruh umat
diberikan kesehatan dan kemampuan lahir batin dalam menjalankan ibadah Ramadhan
2026.
“Mudah-mudahan Ramadhan tahun ini
bisa kita jalani dalam keadaan sehat, mampu secara fisik, juga mampu iman dan
takwanya,” harapnya.
Parosil kemudian menyoroti
tantangan zaman modern yang ditandai dengan pesatnya perkembangan teknologi dan
media sosial.
Menurutnya, kemudahan akses
informasi tidak selalu sejalan dengan kebenaran isi yang disampaikan.
“Sekarang ini zamannya luar biasa,
teknologinya sangat maju. Tapi belajar mengaji bukan hanya sekadar lihat media
sosial. Harus ada pembimbing, karena apa yang ada di medsos itu belum tentu
kebenarannya,” tegasnya.
Ia menekankan pentingnya peran
lembaga pendidikan keagamaan seperti TPA, Lembaga Pendidikan Islam, dan pondok
pesantren sebagai tempat belajar yang memiliki sanad keilmuan dan pembinaan
akhlak.
“Karena itu kita tidak boleh
belajar agama hanya dari medsos. Inilah gunanya TPA, LPI, dan pondok pesantren,
agar ilmu yang kita terima benar dan membawa kebaikan,” kata Parosil.
Tabligh Akbar tersebut menghadirkan
penceramah KH Aminuddin, M.Ag, pimpinan Pondok Pesantren Silalatul Huda
sekaligus Ketua MUI Kabupaten/Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.
Acara turut dihadiri Ketua Baitul
Mukhlisin Al-Islamiyah Partinia Parosil Mabsus, kepala perangkat daerah, camat,
peratin, pimpinan Ponpes At-Taufiq Hidayah Poponurul Falah, serta jamaah dari
Kecamatan Kebun Tebu. [MFH/Diskominfo Lambar]











3.jpg)