- DWP Provinsi Lampung Perkuat Peran Ibu sebagai Garda Terdepan Kesehatan Keluarga
- Lampung Tingkatkan Perlindungan Kesehatan Warga, Kepesertaan BPJS Terus Diperluas
- Pemprov Lampung Dorong Ekosistem Pembiayaan Daerah Yang Transparan dan Berkelanjutan
- Pemprov Lampung Tegaskan Langkah Konkret Kendalikan Inflasi dan Jaga Daya Beli
- Wabup Pringsewu Hadiri Tayuhan Kagama Lampung dan Penandatanganan MoU bersama UGM
- Wabup Pringsewu Lepas Jemaah Calon Haji Kloter 31 JKG
- Wabup Azwar Hadi Tekankan Penguatan Nasionalisme dan Deteksi Dini
- Ribuan Pelajar Kota Metro Unjuk Prestasi, Ajang Minat dan Bakat 2026 Resmi Dibuka
- UMKM Street Bangjo jadi Motor Baru Penggerak Ekonomi Kreatif Kota Metro
- Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II di Lampung Tengah Dukung Ketahanan Pangan Nasional
DWP Provinsi Lampung Perkuat Peran Ibu sebagai Garda Terdepan Kesehatan Keluarga

BANDAR
LAMPUNG, MFH,-- Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi
Lampung terus mendorong peningkatan literasi kesehatan keluarga bagi kaum ibu
melalui Seminar Kesehatan bertema “Jaga ION Tubuh Saat Tubuh Demam” yang
digelar di Kantor DWP Provinsi Lampung, Senin (18/5/2026).
Kegiatan tersebut menghadirkan dokter spesialis
anak, dr. Oktadoni Saputra, M.Med.Ed., M.Sc., Sp.A., sebagai narasumber dan
diikuti pengurus serta anggota DWP Provinsi Lampung.
Ketua DWP Provinsi Lampung, Agnes Bulan
Marindo, mengatakan seminar kesehatan ini menjadi wadah edukasi penting bagi
para ibu agar lebih tenang, sigap, dan tepat dalam menangani anak saat
mengalami demam.
Baca Lainnya :
- Lampung Tingkatkan Perlindungan Kesehatan Warga, Kepesertaan BPJS Terus Diperluas0
- Pemprov Lampung Dorong Ekosistem Pembiayaan Daerah Yang Transparan dan Berkelanjutan0
- Pemprov Lampung Tegaskan Langkah Konkret Kendalikan Inflasi dan Jaga Daya Beli0
- Pemprov Lampung Optimalkan Aset Daerah, Dukung Percepatan Koperasi Merah Putih0
- Pimpin Apel Mingguan, Sulpakar Tekankan Budaya Disiplin ASN0
Menurutnya, masih banyak orang tua yang
langsung panik ketika anak mengalami kenaikan suhu tubuh, padahal demam merupakan
mekanisme alami tubuh dalam melawan infeksi.
“Sebagai orang tua, melihat anak tiba-tiba
badannya terasa panas adalah momen yang pasti memicu rasa khawatir. Seringkali,
reaksi pertama kita adalah panik. Padahal, demam sebenarnya adalah mekanisme
alami tubuh untuk melawan infeksi,” ujar Agnes dalam sambutannya.
Namun demikian, Agnes mengingatkan bahwa ada
kondisi yang kerap luput dari perhatian saat anak demam, yakni dehidrasi akibat
kehilangan cairan tubuh yang meningkat drastis.
Ia menilai pemahaman mengenai pentingnya
menjaga keseimbangan cairan dan ion tubuh menjadi hal yang sangat penting
diketahui para ibu, terutama dalam memberikan penanganan pertama di rumah.
“Anak-anak memiliki metabolisme yang berbeda
dengan orang dewasa. Saat suhu tubuh mereka naik, risiko kehilangan cairan juga
meningkat drastis. Jika kita terlambat menyadari tanda-tandanya, dampaknya bisa
sangat serius bagi organ tubuh mereka,” katanya.
Melalui seminar tersebut, DWP Provinsi Lampung
ingin membekali para ibu dengan pengetahuan praktis dan berbasis medis agar
tidak hanya mengandalkan kepanikan saat menghadapi kondisi anak demam.
Dalam kegiatan itu, peserta mendapatkan edukasi
mengenai kapan demam pada anak perlu diwaspadai, cara mengenali tanda-tanda
dehidrasi sejak dini, hingga langkah pertolongan pertama yang tepat sebelum
mendapatkan penanganan lanjutan.
Agnes berharap kegiatan edukatif seperti ini
dapat memberikan wawasan baru yang bermanfaat dan bisa langsung diterapkan
dalam kehidupan sehari-hari oleh para ibu sebagai garda terdepan kesehatan
keluarga.
“Kami ingin Ibu-Ibu tidak lagi merasa cemas
berlebihan, tetapi tetap waspada dan memahami langkah yang tepat saat anak
mengalami demam,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada dr.
Oktadoni Saputra selaku narasumber serta kepada tim Pocari Sweat yang turut
mendukung terselenggaranya kegiatan seminar kesehatan tersebut.
Seminar berlangsung hangat dan interaktif. Para
peserta tampak antusias mengikuti sesi edukasi dan diskusi mengenai kesehatan
anak, hidrasi tubuh, serta pola penanganan demam yang aman dan tepat di
lingkungan keluarga. [MFH/Dinas Kominfotik Provinsi Lampung]











3.jpg)