- Dilantik di Tengah Pasar, Bupati Egi Ingatkan Pejabat soal Realitas Pengabdian
- Siswa SMK PGRI 1 Semaka Tampilkan Tari Kreasi Adat Lampung di Musrenbang
- BPRS Diminta Tingkatkan Inovasi Program
- Laksanakan Musrenbang Hybrid, Bupati Tegaskan Akses Menuju Lokasi Pendidikan jadi Skala Perioritas
- Pemprov Lampung Tegaskan Jembatan Way Bungur akan Dibangun Ulang
- Hadiri Rakornas 2026, Bupati–Wakil Bupati Lambar Tegaskan Siap Jalankan Arahan Presiden
- Sekda Lampung Barat Tegaskan SPPG Harus Sajikan Makanan Layak Konsumsi
- Pemkab Lamteng Evaluasi Belanja Produk Dalam Negeri Tahun 2025
- Pemkab Bahas Kesepakatan PBJT Tenaga Listrik dengan PT PLN (Persero)
- Bupati dan Wakil Bupati Tanggamus Hadiri Rapat Koordinasi Nasional di Bogor
Haul KH Abdul Chalim Maftuhin dan Haul KH Maksum Ahmad Lasem
Bupati Ela Ajak Masyarakat Teladani Akhlak dan Perjuangan Kiai

LABUHAN RATU, MFH,-- Suasana
khidmat dan penuh kekhusyukan menyelimuti Pondok Pesantren Al-Hidayah
Al-Mashumiyyah, Kecamatan Labuhan Ratu, Senin (26/1/2026). Ribuan jamaah
memadati area pesantren dalam rangka menghadiri Haul ke-12 K.H. Abdul Chalim
Maftuhin dan Haul ke-55 K.H. Maksum Ahmad Lasem.
Bupati Lampung Timur, Ela Siti
Nuryamah, hadir langsung bersama Wakil Bupati Azwar Hadi. Turut hadir Wagub
Lampung Jihan Nurlela, Anggota DPR RI Hj. Chusnunia Chalim, anggota DPRD
Provinsi Lampung Sasa Chalim dan ketua DPRD Kabupaten Lampung Timur Rida
Rotulaliyah, jajaran Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, pengurus PCNU Lampung
Timur, Majelis Ulama Indonesia (MUI), para alim ulama, tokoh masyarakat,
santri, serta keluarga besar kedua ulama yang dihaulkan.
Atas nama Pemerintah Daerah dan
masyarakat Lampung Timur, Bupati Ela juga menyampaikan ucapan selamat datang
kepada Prof. Dr. KH. Said Agil Siradj, M.A., Pengasuh Pondok Pesantren Luhur
Al-Tsaqofah, yang hadir memberikan mauizah hasanah.
Baca Lainnya :
- Investor Asing Tertarik Berinvestasi PLTS dan Dermaga di Lampung Timur0
- Presiden Prabowo: Konflik Gajah–Manusia di Way Kambas Menuju Solusi Permanen0
- Presiden Dukung Pembangunan Pembatas Permanen Atasi Konflik Gajah-Manusia0
- Gerakan Tanam Padi Serentak di Lampung Timur Perkuat Ketahanan Pangan0
- Pemkab Lampung Timur Gerak Cepat Tinjau Jembatan Ambles di Purbolinggo0
Dalam sambutannya, Bupati Ela
mengajak seluruh jamaah menjadikan haul bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi
sebagai momentum refleksi diri, penguatan iman, dan peneladanan akhlak para
ulama.
“Haul ini mengingatkan kita akan
pentingnya meneruskan ilmu, akhlak, dan perjuangan para kiai yang telah berjasa
besar membangun peradaban Islam dan kehidupan sosial masyarakat,” ujar Bupati.
Bupati Ela juga mengenang pesantren
Al-Hidayah Al-Mashumiyyah sebagai tempat yang memiliki makna pribadi dalam
perjalanan hidup dan pengabdiannya. Ia menyebut pesantren tersebut sebagai
titik awal langkah yang dilandasi niat, doa, dan restu para ulama sebelum
Pilkada.
“Di tempat inilah saya pertama kali
menginjakkan kaki dengan niat dan doa. Pesantren ini, di bawah keluarga besar
Abah Chalim, menjadi sumber inspirasi dan teladan bagi masyarakat Lampung
Timur,” tuturnya.
Pada kesempatan itu, Bupati
menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Timur untuk terus bersinergi
dengan para ulama dan pondok pesantren. Berdasarkan data Kementerian Agama,
terdapat sekitar 245 pondok pesantren di Lampung Timur yang telah memenuhi
administrasi, di luar pesantren perintis yang terus berkembang.
“Ini menunjukkan bahwa kehidupan
keagamaan di Lampung Timur sangat kuat. Pemerintah daerah akan terus
berdampingan dan berkolaborasi dengan para ulama dalam membangun generasi masa
depan,” tegasnya.
Melalui haul ini, masyarakat diajak
bersama-sama mendoakan para ulama yang telah wafat serta meneladani nilai
keilmuan, keteguhan akhlak, dan perjuangan K.H. Abdul Chalim Maftuhin serta
K.H. Maksum Ahmad Lasem, yang menjadi bagian penting dari sanad keilmuan dan
sejarah Nahdlatul Ulama.
Rangkaian acara ditutup dengan doa
bersama dan tausiyah, di antaranya mauizah hasanah oleh Prof. Dr. KH. Said Agil
Siradj, M.A., serta arahan dari jajaran PCNU setempat. Kegiatan berlangsung
tertib, khidmat, dan penuh keberkahan.
“Semoga kita semua senantiasa
diberi kesehatan, keberkahan, dan lindungan Allah SWT, serta mampu melanjutkan
nilai-nilai perjuangan para ulama demi kebahagiaan dunia dan akhirat,” pungkas
Bupati Ela.
Dalam kesempatan yang sama, Anggota
DPR RI Hj. Chusnunia Chalim turut menyampaikan sambutannya. Ia menegaskan bahwa
haul para ulama bukan hanya bentuk penghormatan terhadap jasa para kiai, tetapi
juga menjadi ruang konsolidasi moral dan spiritual umat di tengah tantangan
zaman.
Menurutnya, K.H. Abdul Chalim
Maftuhin dan K.H. Maksum Ahmad Lasem merupakan sosok ulama yang tidak hanya
mendalami ilmu agama, tetapi juga menanamkan nilai kebangsaan, keikhlasan, dan
kepedulian sosial yang sangat relevan untuk generasi saat ini.
“Para kiai yang kita haul hari ini
telah mewariskan keteladanan luar biasa, baik dalam keilmuan, akhlak, maupun
perjuangan untuk umat dan bangsa. Tugas kita hari ini adalah menjaga dan
melanjutkan warisan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan bermasyarakat dan
bernegara,” ujar Chusnunia.
Ia juga mengapresiasi peran pondok
pesantren sebagai pilar pendidikan karakter dan benteng moral bangsa.
Menurutnya, pesantren memiliki kontribusi strategis dalam mencetak generasi
yang berilmu, berakhlak, dan memiliki komitmen kebangsaan yang kuat.
“Pesantren bukan hanya pusat
pendidikan agama, tetapi juga pusat pembentukan karakter dan peradaban. Karena
itu, dukungan terhadap pesantren dan para ulama harus terus diperkuat,”
pungkasnya. [MFH/Komdigi Lamtim]











3.jpg)