- Ajiudin: Selain Sekdes Pulau Jaya, Menjadi Banser juga Bentuk Pengabdian untuk Masyarakat dan Agama
- Koperasi Pesisir Diperkuat, Nelayan Lamtim Didorong Miliki Posisi Tawar Lebih Baik
- Usaha Susu Kambing Etawa di Lampung Barat Tembus Luar Daerah
- Dorong Ekonomi Pesisir Barat, Bupati Dedi Irawan Hadiri Rakornas TPAKD 2026 di Jakarta
- Jaga Kelestarian Hutan TNBBS, Sekda Pesisir Barat Perkuat Sinergi dengan Aparat Penegak Hukum
- Meriahkan Hari Santri 2026, PP MWCNU Jati Agung Barat Gelar Pawai
- APBD 2027 Jadi Instrumen Pembangunan
- Kapolres Sambut Tim Audit Kinerja Itwasda Polda Lampung, Periksa Empat Bidang
- Polsek Kota Agung dan Inafis Polres Tanggamus Identifikasi Mayat Perempuan di Pasar Madang
- Pemprov Buka Ruang Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi untuk Perkuat Ekonomi Daerah
Jaga Kelestarian Hutan TNBBS, Sekda Pesisir Barat Perkuat Sinergi dengan Aparat Penegak Hukum

BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Sekretaris Daerah
Kabupaten Pesisir Barat, Tedi Zadmiko, S.KM., S.H., M.M., CGRE, menghadiri
Focus Group Discussion (FGD) Forum Aparat Penegak Hukum (APH) Lintas Sektor
yang digelar Balai Besar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (BBTNBBS) di
Ruang Rapat Hotel Emersia, Bandar Lampung, Kamis (22/10/2026).
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya
memperkuat sinergi dan koordinasi antara pengelola kawasan Taman Nasional Bukit
Barisan Selatan (TNBBS), pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta
instansi terkait dalam menjaga kelestarian hutan dan meningkatkan pengamanan
kawasan konservasi.
Forum lintas sektor tersebut mempertemukan
berbagai unsur strategis, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, TNI, Polri,
kejaksaan, pengadilan, hingga instansi yang membidangi kehutanan dan lingkungan
hidup. Kolaborasi antarlembaga dinilai penting untuk mendukung perlindungan
kawasan hutan sekaligus meningkatkan efektivitas penegakan hukum terhadap
berbagai bentuk pelanggaran di kawasan konservasi.
Baca Lainnya :
- Buka Sosialisasi Hukum 2026, Pemkab Tekankan Kepatuhan Aturan dan Pelaporan WNA0
- Hari Santri 2026, Wakil Bupati Apresiasi Prestasi dan Kreativitas Santri0
- Percepat Deteksi TBC, Pemkab Optimalkan Skrining Berbasis Masyarakat0
- Bupati Pesisir Barat Lantik Tim Pembina Posyandu0
- Bupati Dedi Irawan Resmi Pimpin KONI Pesisir Barat 2026–20300
Sejumlah unsur pimpinan daerah dan aparat
penegak hukum dari Provinsi Lampung dan Bengkulu turut menjadi bagian dari
forum ini. Di antaranya Gubernur Lampung dan Gubernur Bengkulu, jajaran
kepolisian dan kejaksaan dari kedua provinsi, serta kepala daerah dari
Kabupaten Tanggamus, Pesisir Barat, Lampung Barat, dan Kaur.
Keterlibatan berbagai unsur tersebut
mencerminkan pentingnya kerja sama lintas wilayah dalam menjaga kawasan TNBBS
yang memiliki nilai strategis bagi pelestarian lingkungan dan keanekaragaman
hayati.
Bagi Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat,
penguatan koordinasi dengan instansi terkait menjadi bagian penting dalam
mendukung upaya perlindungan lingkungan dan menjaga keberlanjutan sumber daya
alam. Sinergi yang baik diharapkan dapat mendorong penanganan persoalan kehutanan
secara lebih terpadu, mulai dari upaya pencegahan hingga penegakan hukum.
Taman Nasional Bukit Barisan Selatan sendiri
merupakan kawasan konservasi penting yang berperan dalam menjaga keseimbangan
ekosistem dan kelestarian berbagai jenis flora dan fauna. Oleh karena itu,
perlindungan kawasan ini membutuhkan komitmen bersama, tidak hanya dari
pengelola taman nasional, tetapi juga dari pemerintah daerah dan seluruh unsur
penegak hukum.
Melalui FGD APH Lintas Sektor ini, koordinasi
dan kolaborasi antarlembaga diharapkan semakin kuat sehingga upaya
perlindungan, pengamanan, dan penegakan hukum di kawasan TNBBS dapat berjalan
lebih optimal.
Dengan sinergi yang
berkelanjutan, kelestarian hutan dan kekayaan alam Taman Nasional Bukit Barisan
Selatan diharapkan tetap terjaga, sekaligus memberikan manfaat ekologis bagi
masyarakat dan generasi mendatang. [MFH Diskominfotiksan]











