- Meriahkan Hari Santri 2026, PP MWCNU Jati Agung Barat Gelar Pawai
- APBD 2027 Jadi Instrumen Pembangunan
- Kapolres Sambut Tim Audit Kinerja Itwasda Polda Lampung, Periksa Empat Bidang
- Polsek Kota Agung dan Inafis Polres Tanggamus Identifikasi Mayat Perempuan di Pasar Madang
- Pemprov Buka Ruang Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi untuk Perkuat Ekonomi Daerah
- Peringati Hari Santri Nasional 2026, Pemprov Perkuat Dukungan bagi Santri dan Pesantren
- Peringati Hari Santri, Bupati Umrohkan 2 Pimpinan Ponpes dan Berangkatkan 5 Santri Wisata Kebangsaan
- Pemkab Pringsewu Gelar Upacara Hari Santri 2026
- Umi Laila Buka Peringati Hari Pangan se-Dunia 2026
- Investasi Tanggamus TW III Tembus Rp115,97 Miliar, PMDN Berkontribusi 69,2 Persen
Pemprov Buka Ruang Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi untuk Perkuat Ekonomi Daerah

BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Pemerintah Provinsi
Lampung menegaskan komitmennya untuk terus melibatkan potensi generasi muda dan
lulusan perguruan tinggi dalam menggerakkan roda perekonomian daerah, khususnya
melalui penguatan sektor hilirisasi industri strategis.
Langkah ini menjadi kunci utama dalam menjaga
tren positif pertumbuhan ekonomi Lampung yang saat ini mencatatkan angka 5,2
persen atau tertinggi kedua di Pulau Sumatra.
Pesan strategis tersebut disampaikan Gubernur
Lampung dalam Rapat Senat Luar Biasa Wisuda Program Sarjana (S1), Magister
(S2), dan Doktor (S3) Periode Ganjil Tahun Akademik 2026/2027 Universitas
Bandar Lampung (UBL) yang berlangsung di Gedung Mahligai UBL Convention Hall,
Kamis (22/10/2026).
Baca Lainnya :
- APBD Lampung 2027 Dibahas, Anggaran Didorong Lebih Berdampak bagi Masyarakat0
- Gubernur Lampung Ajak LPM Berkolaborasi Membangun Ekonomi Daerah dari Desa0
- DLH Provinsi Lampung Kawal Ketat Proyek PSEL Lampung Raya0
- Pemprov Dorong Seni jadi Sarana Pembentukan Karakter dan Kreativitas Siswa0
- Pemprov Lampung Perkuat Strategi Stabilkan Harga Pangan dan Dukung Hunian Layak0
Pemerintah Provinsi Lampung menyoroti bahwa
demografi Lampung yang mencapai 9,5 juta jiwa di mana lebih dari 45 persen di
antaranya merupakan kelompok Gen Z dan Post Gen Z merupakan aset dan kekuatan
ekonomi yang sangat besar untuk mengawal masa depan daerah.
"Lampung hari ini bergerak maju melalui
hilirisasi. Kita mendorong pengolahan ubi kayu menjadi produk bernilai tinggi,
pembangunan pabrik pengolahan kopi robusta, pengembangan ekosistem bioetanol,
hingga hilirisasi unggas terintegrasi dari hulu ke hilir. Semua langkah
strategis ini membutuhkan tenaga kerja yang terampil, profesional, adaptif,
serta wirausahawan muda yang berani berinovasi," tegas Gubernur Lampung
dalam sambutannya.
Pada Wisuda ke-76 UBL ini, sebanyak 539
wisudawan resmi dilantik, terdiri dari 330 lulusan Sarjana (S1), 202 lulusan
Magister (S2), dan 7 lulusan Doktor (S3). Pemprov Lampung memberikan apresiasi
tinggi atas visi UBL yang terus bertransformasi menuju World Class Entrepreneur
University melalui penguatan Talent and Career Ecosystem.
Sementara itu, Kepala Lembaga Layanan
Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah II, Prof. Dr. Iskhaq Iskandar, M.Sc., dalam
pesannya mengimbau para wisudawan agar senantiasa menjadi pembelajar sepanjang
hayat (lifelong learner) serta mewaspadai potensi terjangkit sindrom toga.
"Sindrom toga adalah kondisi psikologis di
mana seseorang yang baru lulus merasa sudah menguasai segalanya sehingga
berhenti untuk belajar. Jangan sampai hal itu terjadi. Jadikan setiap tempat
sebagai sekolah dan setiap orang yang ditemui sebagai guru. Di awal karier,
fokuslah untuk mengambil peran dan memberikan kontribusi nyata bagi
masyarakat," ujar Prof. Iskhaq.
Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan pintu
kolaborasi terbuka lebar bagi akademisi dan perguruan tinggi, termasuk UBL,
baik dalam riset terapan, pengabdian masyarakat, maupun penguatan ekosistem
kewirausahaan demi mewujudkan Lampung Maju menuju Indonesia Emas.
[MFH/Pemerintah Provinsi Lampung]











