- Ketua TP PKK Lampung Canangkan Desa TAPIS dan Luncurkan Sekolah Lansia di Kampung Rukti Endah
- Pemprov Lampung Berhasil Kendalikan Inflasi
- Panen Perdana Bawang Putih Grade A, Bupati Tanggamus Siapkan Perluasan Lahan
- Polsek Talang Padang dan Inafis Polres Tanggamus Identifikasi dan Evakuasi Mayat di Siring Jalan
- Diskominfo Lampung Timur Perkuat Peran KIM
- Lamteng Raih Penghargaan Kinerja PTSP dan PPB, Plt. Bupati Sampaikan Apresiasi
- Lamteng Siap Sambut Pencanangan Desa TAPIS oleh Ketua TP PKK Provinsi Lampung
- Pemkab Lampung Utara Berangkatkan Delapan Siswa Sekolah Rakyat
- Bupati Pesisir Barat Tinjau Lokasi Kebakaran di Pekon Sukamarga
- Anggota DPR RI Sambangi Pesibar, Bupati Dedi Irawan Ajukan Tiga Proyek Infrastruktur Strategis
Ketua TP PKK Lampung Canangkan Desa TAPIS dan Luncurkan Sekolah Lansia di Kampung Rukti Endah
Dorong Pembangunan SDM Dimulai dari Desa


LAMPUNG TENGAH, MFH,-- Ketua Tim Penggerak (TP)
PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Mirza, mencanangkan Program Desa TAPIS
(Kesejahteraan Keluarga untuk Lampung Maju Indonesia Emas) di Kampung Rukti
Endah, Kecamatan Seputih Raman, Kabupaten Lampung Tengah, Selasa (4/8/2026).
Pada kesempatan tersebut, Batin Wulan juga
meluncurkan 14 Sekolah Lansia "Luna Maya" (Lanjut Usia Tapi Masih
Berdaya) di Kecamatan Seputih Raman sebagai upaya meningkatkan kualitas hidup
lanjut usia agar tetap sehat, aktif, produktif, dan bahagia.
Baca Lainnya :
- Lamteng Raih Penghargaan Kinerja PTSP dan PPB, Plt. Bupati Sampaikan Apresiasi0
- Lamteng Siap Sambut Pencanangan Desa TAPIS oleh Ketua TP PKK Provinsi Lampung0
- Sinergi P4S, IKWT, Perhiptani, dan KTNA Lamteng Perkuat Pengembangan Pertanian Berkelanjutan0
- Perkuat Kemitraan Strategis, IKWT Lampung Tengah Audiensi ke Kementerian Pertanian RI0
- Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pimpin Apel Mingguan0
Program Desa TAPIS merupakan program pembinaan
TP PKK Provinsi Lampung yang berfokus pada pemberdayaan keluarga, peningkatan
kesejahteraan masyarakat, serta penguatan ekonomi berbasis potensi lokal.
Melalui program ini, TP PKK mendorong desa mengembangkan potensi yang dimiliki
sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia yang dimulai dari keluarga.
Dalam sambutannya, Batin Wulan menegaskan bahwa
pembangunan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari
kualitas sumber daya manusia yang dibangun melalui keluarga.
"Kemajuan suatu kampung, kabupaten, maupun
daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan jalan atau sektor pertanian
saja. Yang paling penting adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusianya.
Jika SDM kita unggul dan berkarakter, insyaallah Lampung Tengah akan menjadi
daerah yang semakin maju," ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pencanangan Desa TAPIS
harus menjadi awal pembinaan yang berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan
seremonial. Menurutnya, pendampingan dan evaluasi dari seluruh tingkatan PKK
perlu terus dilakukan agar Kampung Rukti Endah dapat berkembang menjadi desa
percontohan.
"Saya yakin Kampung TAPIS Rukti Endah akan
berkembang menjadi desa percontohan yang mampu menginspirasi desa-desa lainnya
di Provinsi Lampung," katanya.
Dalam rangkaian kegiatan, Batin Wulan
menyerahkan berbagai bantuan secara simbolis kepada masyarakat. Bantuan dari
Pemerintah Provinsi Lampung tersebut meliputi empat unit mesin jahit untuk
mendukung Usaha Ekonomi Produktif (UEP), oven usaha, bantuan penanganan
stunting, alat bantu bagi penyandang disabilitas, 100 bibit cabai untuk
mendukung ketahanan pangan keluarga, beasiswa bagi hafiz Al-Qur'an, serta paket
sembako.
Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan
manfaat sekaligus menjadi penyemangat bagi masyarakat dalam meningkatkan
kesejahteraan keluarga.
"Semoga bantuan ini bermanfaat dan semakin
menambah semangat, lebih sejahtera, sukses, dan sehat selalu," ujarnya.
Selain itu, Batin Wulan memberikan pembinaan
kepada kader PKK dengan mengajak mereka memanfaatkan potensi di sekitar rumah,
termasuk mengolah sampah organik menjadi pupuk kompos dan Pupuk Hayati Cair
(PHC). Menurutnya, pemanfaatan PHC tidak hanya mendukung pertanian yang ramah
lingkungan, tetapi juga mampu meningkatkan produktivitas hasil panen dan
kesejahteraan petani.
Ia juga menekankan pentingnya pencegahan
stunting melalui edukasi gizi bagi ibu hamil dan calon ibu, pemeriksaan
kesehatan secara rutin, serta penguatan peran kader PKK dalam memantau
sanitasi, ketersediaan air bersih, ventilasi rumah, dan kondisi lingkungan yang
sehat.
Sebagai Bunda Literasi Provinsi Lampung, Batin
Wulan turut mengunjungi perpustakaan keliling di SDN 1 Rukti Endah. Ia menyapa
para siswa yang sedang membaca sekaligus menyerahkan bantuan buku untuk
menambah koleksi bacaan sekolah.
"Hari ini Bunda ingin melihat anak-anak
yang gemar membaca. Semakin banyak membaca, semakin banyak ilmu dan wawasan
yang akan didapat karena membaca adalah jendela dunia," pesannya.
Batin Wulan juga meninjau kebun kolektif PKK
yang ditanami berbagai jenis sayuran dan cabai serta dilengkapi kolam budidaya
lele sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan keluarga.
"Mari kita manfaatkan pekarangan rumah
untuk menanam cabai, sayuran, atau tanaman pangan lainnya. Selain membantu
memenuhi kebutuhan keluarga, hasilnya juga dapat menambah penghasilan,"
ajaknya.
Selanjutnya, ia meninjau pelayanan Posyandu dan
Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi balita, ibu, dan lansia serta mengapresiasi
tenaga kesehatan dan kader Posyandu yang terus memberikan pelayanan kepada masyarakat.
"Saya berpesan agar terus
menyosialisasikan pentingnya menjaga kesehatan dan mengajak masyarakat
memanfaatkan program cek kesehatan gratis ini," pesannya kepada tenaga
kesehatan.
Batin Wulan juga mengunjungi bazar UMKM PKK
yang menampilkan berbagai produk olahan pangan, minuman tradisional, serta
kerajinan tangan hasil karya masyarakat setempat. Ia mengapresiasi kreativitas
para pelaku UMKM yang mampu mengolah potensi desa menjadi produk bernilai
tambah.
Peluncuran 14 Sekolah Lansia "Luna
Maya" menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup lanjut usia
melalui pendidikan nonformal yang mendorong para lansia tetap belajar,
bersosialisasi, menjaga kesehatan, serta aktif dan produktif. Hingga saat ini,
tercatat sebanyak 1.249 lansia telah bergabung dalam sekolah-sekolah lansia di
Kabupaten Lampung Tengah.
"Melalui Sekolah Lansia, kita berharap
para orang tua kita tetap sehat, aktif, produktif, dan bahagia. Mereka memiliki
kesempatan untuk terus belajar, bersosialisasi, serta menjaga kualitas hidup
secara fisik, mental, dan spiritual," ujar Batin Wulan.
Melalui Program Desa TAPIS dan Sekolah Lansia,
TP PKK Provinsi Lampung berharap pembangunan keluarga dapat menjadi fondasi
penguatan sumber daya manusia di setiap tahap kehidupan, mulai dari anak-anak
hingga lanjut usia, sehingga terwujud masyarakat yang sehat, mandiri, berdaya,
dan sejahtera menuju Lampung Maju dan Indonesia Emas. [MFH/Pemerintah Provinsi
Lampung]










3.jpg)