- Polsek Kota Agung Identifikasi Kebakaran di Kelurahan Kuripan
- Pemkab Tanggamus Gelar Rakor Pengendalian Inflasi
- Wakapolres Tanggamus Sosialisasikan Aplikasi Andorid Siger Lampung Presisi
- Sekda Tedi Zadmiko Nobar Bersama Masyarakat Pesisir Barat
- Kominfo Lambar Paparkan Penguatan Layanan Digital dan Aplikasi Bakas
- Wakil Bupati Buka Bimtek Diseminasi Kebijakan Pendidikan 2026
- Wakil Bupati Serahkan Donasi untuk Pembangunan Kembali TPA Sunan Bonang
- Bupati Hamartoni Resmikan Masjid Al-Mursin Tuah
- Sekda Ahmad Hariyanto Dorong Penguatan Statistik Sektoral yang Berkualitas
- Triana Aprisia Tekankan Akuntabilitas Keuangan dan Optimalisasi Aset Daerah
Kominfo Lambar Paparkan Penguatan Layanan Digital dan Aplikasi Bakas

LAMPUNG BARAT, MFH,-- Seluruh Aparatur Sipil
Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Lampung Barat mengikuti apel mingguan di
halaman Kantor Bupati Lampung Barat, Senin (20/7/2026).
Pada apel tersebut, Dinas Komunikasi dan
Informatika (Kominfo) bertindak sebagai petugas apel sekaligus memaparkan
berbagai program strategis di bidang transformasi digital, pelayanan informasi
publik, dan keamanan data.
Kepala Dinas Kominfo Lampung Barat, Burlianto
Eka Putra, yang bertindak sebagai pembina apel menjelaskan bahwa Dinas Kominfo
memiliki tiga bidang utama, yakni Bidang Aplikasi Informatika (Aptika), Bidang
Komunikasi dan Informasi Publik (KIP), serta Bidang Persandian.
Baca Lainnya :
- Wakil Bupati Buka Bimtek Diseminasi Kebijakan Pendidikan 20260
- Wakil Bupati Serahkan Donasi untuk Pembangunan Kembali TPA Sunan Bonang0
- Sambut Baik Verifikasi BNPB, Penanganan Dampak Bencana Segera Direalisasikan0
- Jalankan Arahan Presiden, Bupati Lampung Barat Cek Menu MBG di Sekincau dan Way Tenong0
- Senyum dan Semangat Warnai MPLS di SMP Negeri 1 Way Tenong0
Menurut Burlianto, Bidang Aptika memiliki tugas
merumuskan, melaksanakan, mengoordinasikan, dan mengevaluasi kebijakan terkait
pengelolaan aplikasi, infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (TIK),
tata kelola pemerintahan berbasis elektronik (e-Government), serta pengembangan
ekosistem digital di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat.
Ia menyampaikan, Pemkab Lampung Barat telah
membangun jaringan intra pemerintah berbasis fiber optik yang menghubungkan
seluruh perangkat daerah dengan akses internet terpusat di Dinas Kominfo.
Sistem tersebut menjadi salah satu upaya
pemerintah dalam meningkatkan keamanan data sekaligus mencegah potensi
kebocoran informasi.
“Melalui jaringan intra pemerintah yang
terpusat ini, keamanan, efektivitas, dan fleksibilitas jaringan dapat
ditingkatkan, sekaligus memberikan efisiensi anggaran belanja internet setiap
tahunnya,” ujar Burlianto.
Saat ini, lanjutnya, Dinas Kominfo juga tengah
melakukan penambahan akses point di sejumlah perangkat daerah yang masih belum
terjangkau jaringan internet nirkabel (WiFi).
Selain melayani kebutuhan internal
pemerintahan, Dinas Kominfo juga menyediakan layanan WiFi publik gratis di enam
titik, yakni Lapangan Pemda, Taman Kota Liwa, Pertokoan Ham Tebiu, Lamban
Pancasila, GOR Aji Saka, dan Mal Pelayanan Publik.
Layanan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan
masyarakat untuk mengakses informasi, belajar, bekerja, maupun memenuhi
kebutuhan komunikasi tanpa harus terbebani kuota internet.
Pada bidang Komunikasi dan Informasi Publik,
Burlianto menjelaskan bahwa Pemkab Lampung Barat saat ini telah menjalin
kemitraan dengan 272 media massa yang terdiri atas 97 surat kabar harian, 23
surat kabar mingguan, 135 media siber, 15 stasiun televisi, dan dua stasiun
radio.
Kemitraan tersebut bertujuan memperluas
penyebarluasan informasi mengenai pembangunan, program, dan kebijakan
pemerintah daerah agar dapat diterima masyarakat secara cepat, akurat, dan
berimbang.
Selain melalui media massa, publikasi kegiatan
pemerintah juga dilakukan melalui kanal media sosial resmi Pemkab Lampung
Barat, seperti Facebook, Instagram, YouTube, TikTok, podcast, serta Radio Swara
Praja.
Dalam kesempatan itu, Burlianto juga
memperkenalkan aplikasi Berkas Administrasi Kepegawaian dan Absensi (BAKAS)
yang dikembangkan Dinas Kominfo bersama Badan Kepegawaian dan Pengembangan
Sumber Daya Manusia (BKPSDM).
Aplikasi tersebut merupakan pengembangan dari
aplikasi SINETRON dan memiliki sejumlah fitur, antara lain absensi berbasis
telepon pintar, manajemen kinerja pegawai, layanan administrasi kepegawaian,
serta simulasi Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).
“Dalam waktu dekat akan dilakukan simulasi atau
uji coba penggunaan aplikasi BAKAS di seluruh perangkat daerah. Kami berharap
seluruh pimpinan dapat memberikan dukungan agar aplikasi ini segera diterapkan
di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat,” kata Burlianto.
Ia menambahkan, aplikasi
BAKAS nantinya dapat diunduh melalui Play Store dan akan digunakan oleh seluruh
ASN, termasuk pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), baik penuh
waktu maupun paruh waktu. [MFH/Diskominfo Lampung Barat]











3.jpg)