- Kepala Kemenag Ajak Masyarakat Manfaatkan Gerai Kementerian Agama di MPP Bandar Lampung
- Kemenag Bandar Lampung Tuntaskan Pembinaan 780 Guru PAI Penerima Sertifikasi
- Kabupaten Tanggamus Masuk 30 Daerah Program LSDP
- Antisipasi Antrean SPBU, Polres Tanggamus Siagakan Personel dan Tekan Pelanggaran Anggota
- Pemkab Pringsewu Lakukan Penetrasi Pasar di Kecamatan Pagelaran
- Nota Kesepakatan Perubahan KUA-PPAS Kabupaten Pringsewu Tahun 2026 Ditandatangani
- Bupati Pringsewu Serahkan Bantuan Beras di Bumiarum
- Pemkab Pringsewu Laksanakan Pembinaan SPIP Terintegrasi
- Bupati Parosil Buka Festival Kreasi GTK Ditandai Pemukulan Gamolan Pekhing
- Senam Bersama Ribuan Warga, Ibu 49 Tahun dari Padang Dalom Berangkat Umroh Gratis
Dekranasda Provinsi Lampung Perkuat Industri Kreatif
Batik Keris jadi Etalase Wastra Khas Daerah


BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Pemerintah Provinsi
Lampung melalui Dekranasda Provinsi Lampung kembali mengambil langkah strategis
dan menunjukkan kinerja nyata dalam memajukan industri kreatif lokal, memutar
roda ekonomi, sekaligus melestarikan warisan budaya Lampung. Hal ini dibuktikan
melalui acara Perayaan Pembukaan Batik Keris Lampung di Mall Boemi Kedaton,
Sabtu (18/7/2026).
Kolaborasi eksklusif antara Dekranasda Provinsi
Lampung dengan merek ritel nasional ternama Batik Keris menjadi ruang usaha
baru dalam memasarkan motif wastra khas Lampung ke kancah nasional. Ketua
Dekranasda Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza menjelaskan bahwa
kolaborasi ini merupakan hasil dari langkah strategis pemerintah dalam menarik
investor dan membuka ruang promosi seluas-luasnya bagi kekayaan wastra
Lampung. Ia juga memastikan proses
panjang dari kolaborasi ini akan senantiasa menjaga nilai filosofis budaya
Lampung.
Baca Lainnya :
- KaKan Kemenag Kota Bandar Lampung Pimpin Doa pada Pembukaan Bandar Lampung Expo 20260
- Pemprov Dorong Bandar Lampung Expo jadi Ruang Strategis Perdagangan, Pariwisata, dan Ekraf0
- Sekjen Kemendagri RI dan Wali Kota Bandar Lampung Kunjungi Stan Kemenag Kota Bandar Lampung0
- Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Masuk Tahap Pandangan Umum Fraksi - Fraksi DPRD0
- Peringati Hari Koperasi ke-79, Pemprov Perkuat Kolaborasi untuk Dukung Program Strategis Nasional0
“Sebelumnya Dekranasda telah
berkonsultasi dengan tokoh budaya, Bapak Ansori Djausal dan juga Umi Ria agar
penempatan siger, kapal ataupun komoditi seperti daun kopi dan biji lada itu
tepat.” jelas Wulan.
Pemprov Lampung dan Batik Keris dalam kolaborasi
ini tidak hanya mengedepankan estetika semata. Keduanya sepakat untuk
menyelipkan edukasi budaya pada setiap produk yang akan dilengkapi dengan
hangtag (label) khusus yang menceritakan filosofi di balik motif tersebut.
Dengan demikian, masyarakat yang membeli tidak hanya memakai tetapi juga
memahami dan menghargai nilai-nilai luhur budaya Lampung.
Dekranasda Provinsi Lampung juga menargetkan
perluasan pasar wastra bagi kalangan muda seperti Gen-Z dan milenial
menggunakan sentuhan modern dan elegan, yang ready to wear, baik untuk busana
kasual maupun formal. Lebih jauh, karya-karya bermotif Lampung ini akan
didistribusikan ke lebih dari 120 gerai Batik Keris yang tersebar di seluruh
penjuru Indonesia.
“Tentunya berbagai ornamen khas
Lampung harus terus kita kembangkan melalui inovasi desain, peningkatan
kualitas serta promosi yang berkelanjutan hingga mampu menjadi kebanggaan
masyarakat Lampung yang sekaligus diminati di pasar luas.” ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, Komisaris Utama
Batik Keris, Lina Handianto Tjokrosaputro mengucapkan terimakasih kepada
seluruh mitra dan hadirin pada acara
tersebut. Ia juga menyampaikan harapannya sebagai mitra strategis Dekranasda
dalam hal pelestarian budaya.
"Kami berharap kehadiran Batik Keris di
Lampung tidak hanya menjadi tempat untuk berbelanja, tetapi juga menjadi ruang
untuk semakin mengenal dan mencintai budaya Indonesia. Semoga mendapatkan
dukungan dari masyarakat Lampung sehingga kami bisa terus berkembang di kancah
nasional." ungkap Lina.
Acara Perayaan Pembukaan ini secara simbolis
dibuka dengan pemukulan gong bersama Ketua Dekranasda Provinsi Lampung dan
Komisaris Utama Batik Keris yang turut didampingi oleh Ketua IKAD Lampung,
Irene Fransisca Giri, Ketua DWP Provinsi Lampung Agnesia Bulan Marindo, Ketua
Umum DPP Mighrul Lampung, Dwita Ria Gunadi, serta Perwakilan Bank Indonesia dan
OJK Provinsi Lampung.
Kegiatan diakhiri dengan
agenda peninjauan langsung gerai Batik
Keris yang bertempat di Lantai 1 Mall Boemi Kedaton oleh Gubernur Lampung,
Rahmat Mirzani Djausal bersama jajaran pengurus Dekranasda dan manajemen Batik
Keris. Dalam tinjauannya, Gubernur memberikan apresiasi tinggi atas kualitas
karya yang ditampilkan dan keberhasilan integrasi budaya lokal ke dalam produk
berskala nasional. [MFH/Pemerintah Provinsi Lampung]











3.jpg)