- Kepala Kemenag Ajak Masyarakat Manfaatkan Gerai Kementerian Agama di MPP Bandar Lampung
- Kemenag Bandar Lampung Tuntaskan Pembinaan 780 Guru PAI Penerima Sertifikasi
- Kabupaten Tanggamus Masuk 30 Daerah Program LSDP
- Antisipasi Antrean SPBU, Polres Tanggamus Siagakan Personel dan Tekan Pelanggaran Anggota
- Pemkab Pringsewu Lakukan Penetrasi Pasar di Kecamatan Pagelaran
- Nota Kesepakatan Perubahan KUA-PPAS Kabupaten Pringsewu Tahun 2026 Ditandatangani
- Bupati Pringsewu Serahkan Bantuan Beras di Bumiarum
- Pemkab Pringsewu Laksanakan Pembinaan SPIP Terintegrasi
- Bupati Parosil Buka Festival Kreasi GTK Ditandai Pemukulan Gamolan Pekhing
- Senam Bersama Ribuan Warga, Ibu 49 Tahun dari Padang Dalom Berangkat Umroh Gratis
Antisipasi Antrean SPBU, Polres Tanggamus Siagakan Personel dan Tekan Pelanggaran Anggota

TANGGAMUS, MFH,-- Polres Tanggamus menyiagakan
personel di sejumlah titik rawan kemacetan, termasuk kawasan Stasiun Pengisian
Bahan Bakar Umum (SPBU) yang mengalami peningkatan antrean kendaraan. Langkah
tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas sekaligus
memastikan kehadiran polisi dapat dirasakan masyarakat.
Arahan itu disampaikan Kapolres Tanggamus AKBP
Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H., dalam kegiatan Ngobarmas yang berlangsung di
koridor utama Mapolres Tanggamus, Kamis (3/9/2026).
Kapolres meminta jajaran Lalu Lintas, Samapta
hingga Bhabinkamtibmas meningkatkan kehadiran personel pada pagi hari,
khususnya sebelum pelaksanaan apel pagi. Personel diminta membantu
menyeberangkan anak sekolah maupun masyarakat serta melakukan pengaturan lalu lintas
di lokasi yang rawan kecelakaan dan kemacetan.
Baca Lainnya :
- Polsek Wonosobo Amankan Tiga Pelaku Curas Pengancam Sopir Truk Pakai Badik, Dua Diantaranya Pelajar0
- DPRD Tanggamus Setujui KUPA-PPAS Perubahan 2026, Anggaran Capai Rp1,74 Triliun0
- Kapolres Pimpin Renovasi Jembatan Gantung Penghubung Pekon Tanjung Raja dan Tanjung Jati 0
- Polres Tanggamus Raih Peringkat Satu Penginputan Sisdivkum dan Peringkat Tiga Penyuluhan Hukum0
- Polsek Talang Padang Tangkap Tersangka Pencuri Sepeda Motor di Masjid Gunung Alip0
“Untuk pagi-pagi, personil Polres Tanggamus
wajib hadir di situ sebelum apel pagi. Menyeberangkan anak sekolah maupun
pengguna jalan, mengantisipasi kecelakaan lalu lintas, kita harus hadir di
situ,” kata AKBP Rahmad Sujatmiko.
Selain itu, Kapolres menyoroti kondisi antrean
kendaraan di SPBU yang berpotensi memicu kemacetan. Ia meminta para Kapolsek
memahami waktu-waktu rawan kepadatan di wilayahnya masing-masing dan memastikan
petugas piket melakukan pemantauan.
Menurutnya, apabila antrean kendaraan di SPBU
sudah memanjang hingga mengganggu badan jalan, personel harus segera turun
melakukan pengaturan. Kehadiran anggota tidak boleh sekadar berada di lokasi,
tetapi harus mampu mengurai antrean dan menjaga agar kendaraan tidak mengambil
jalur berlawanan.
“Untuk anteran di SPBU, personil wajib harus
ada disana. Kalau ekornya sudah sekian meter, sudah turun di situ. Harus ada
personil di situ ataupun sewaktu-waktu dicek. Ada beberapa titik yang rawan
macet,” tegasnya.
Kapolres juga mengingatkan agar personel yang
melakukan pengaturan lalu lintas benar-benar memiliki keterampilan. Menurutnya,
pengaturan yang tidak tepat justru dapat menyebabkan kemacetan semakin parah,
terutama ketika kendaraan diarahkan terlalu ke tengah hingga memakan jalur dari
arah berlawanan.
“Yang penting ada anggota di situ, jangan
sampai nanti ada anggota malah bikin macet. Yang sudah terampil untuk mengatur
lalu lintas, titik kuncinya di mana harus kita urai, ekornya sampai mana harus
kita urai,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga
memberikan penekanan terhadap pengawasan internal, khususnya terkait
penyalahgunaan narkoba dan berbagai bentuk pelanggaran disiplin maupun
penyimpangan yang dilakukan anggota.
Ia meminta jajaran pengawasan dan pengendalian
(waskat/wasdal), termasuk para Kasat dan Kapolsek, tidak lengah dalam melakukan
pengawasan terhadap personel. Kapolres menegaskan tidak boleh ada anggota yang
justru terlibat dalam jaringan narkoba.
“Jangan sekali-kali, apalagi main di dalamnya
jaringan narkoba. Jangan juga KDRT dan pelanggaran-pelanggaran maupun
penyimpangan,” tegasnya.
Kapolres juga meminta para pejabat utama dan
pimpinan satuan terus mengingatkan anggotanya agar tidak melakukan pelanggaran.
“Pengawasan terhadap personel, kata dia, harus dilakukan secara berkelanjutan,
bukan hanya ketika sudah terjadi persoalan,” tandasnya.
Sementara itu, Wakapolres Tanggamus Kompol
Fredy Aprisa Putra, S.H., M.H., menambahkan agar seluruh Kabag, Kasat, Kasubbag
dan Kasi lebih aktif melakukan pengecekan terhadap anggotanya, termasuk
personel yang bertugas di Polsek jajaran.
Ia mengingatkan jangan sampai pimpinan justru
kecolongan karena tidak mengetahui adanya persoalan yang berkembang di
internal, terutama terhadap anggota yang mulai menunjukkan perilaku
indisipliner.
“Dicek kalau memang ada salah satu anggota kita
yang selalu telat apel dan sebagainya, itu jadi perhatian. Dipanggil, diajak
konsultasi, sharing ada apa dan sebagainya,” kata Wakapolres.
Menurutnya, pendekatan sejak dini penting
dilakukan agar persoalan yang dialami anggota tidak berkembang menjadi
pelanggaran yang lebih berat. Pimpinan diminta tidak membiarkan anggota
berjalan sendiri tanpa pengawasan maupun pembinaan.
“Jangan sampai kita lepas,
karena kalau kita lepas nanti malah tambah jauh, timbulnya nanti pelanggaran,”
pungkasnya. [MFH/Din/rils]











3.jpg)