- Jamnas ke- XIV di Lamsel, PPAJI dan WLC Gaungkan Spirit of Krakatoa ke Kancah Dunia
- HUT ke-84 Desa Jojog Meriah, Wayang Kulit Satukan Warga dan Lestarikan Budaya
- Wabup Azwar Hadi Turun Langsung Pantau Bantuan Pangan
- Metro Perkuat Tata Kelola Data, BPS Canangkan Kelurahan Cantik dan Pembinaan Statistik 2026
- Apel Mingguan Pemkot Metro: Persiapan Hari Lahir Pancasila hingga Doa untuk Jamaah Haji
- Pemkab Lamteng Gelar Apel Mingguan, ASN Diminta Tingkatkan Disiplin dan Profesionalisme
- TP PKK Lamteng Resmikan Sekolah Lansia untuk Tingkatkan Kesejahteraan Lansia
- Lampung Barat Dorong Swasembada Padi, 10 Alsintan Diserahkan ke Kelompok Tani
- Bupati Dedi Irawan Serahkan Hewan Qurban Kepada 11 Kecamatan
- Pelatihan Wirausaha Pemuda Pesisir Barat, Pemkab Dorong Generasi Muda Mandiri dan Inovatif
Lampung Barat Dorong Swasembada Padi, 10 Alsintan Diserahkan ke Kelompok Tani

LAMPUNG BARAT, MFH,-- Pemerintah Kabupaten
Lampung Barat menggeber upaya peningkatan produksi padi melalui penyerahan 10
unit alat dan mesin pertanian atau Alsintan Hand traktor kepada kelompok tani.
Penyerahan dilakukan langsung Bupati Parosil Mabsus dalam apel mingguan di
halaman kantor Bupati setempat, Senin (25/05/2026).
Berikut 10 kelompok tani yang mendapat bantuan
mesin pertanian, kelompok tani Sido Makmur Tugu Ratu Suoh, Karya Muda 2 Tugu
Ratu Suoh, Way Sukau Tapak Siring Sukau, Way Sebukau Lombok Lumbok Seminung,
Sejahtera Gunung Terang Air Hitam, Mekar Makmur 5 Tribudi Makmur Kebun Tebu,
Ham Tuha Adyaksa Tanjung Raya Sukau, Way Warkuk Buay Nyerupa Sukau, Karya Wisma
Gedung Surian, Tiga Saudara Bumi Hantatai BNS.
Bantuan tersebut bukan sekadar simbol. Bupati
menegaskan, Alsintan harus menjadi pemicu lompatan produktivitas, bukan sumber
konflik di internal kelompok tani.
Baca Lainnya :
- Lampung Barat Pasang Target Naik Kelas, Incar Tuan Rumah Porprov 20300
- Dishub Lampung Barat Buka Forum Lalu Lintas, Dorong Sinergi Lima Pilar Keselamatan Jalan0
- Bupati Ingatkan 213 Lulusan Smpn 1 Way Tenong Perkuat Karakter Sebelum Lanjut SMA0
- Wabup Mad Hasnurin Ikuti Sosialisasi Obligasi dan Sukuk Daerah se-Sumbagsel0
- Sampah Capai 127 Ton Per Hari, Bupati Parosil Jemput Dukungan ke Kementerian Lingkungan Hidup0
“Ini tantangan bagi bapak ibu. Sudah dikasih
fasilitas, jangan diam di tempat. Kalau selama ini setahun panen sekali,
sekarang harus berani target dua kali, bahkan tiga kali,” ujar Parosil dengan
nada tegas.
Ia menyebut langkah ini sejalan dengan program
Astacita Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan ketahanan pangan sebagai
prioritas nasional. Bagi Lampung Barat, swasembada pangan dimulai dari sawah
yang dikelola lebih efisien dan modern.
“Alat ini jangan sampai jadi masalah. Jangan
sampai gara-gara merasa tidak adil dalam pemakaian, kelompok malah ribut. Kalau
niatnya untuk kemajuan bersama, semua pasti bisa diatur,” tegasnya.
Menurut Parosil, modernisasi pertanian tidak
bisa ditunda. Dengan Alsintan, waktu pengolahan lahan dan panen bisa dipangkas,
biaya tenaga kerja ditekan, dan intensitas tanam meningkat.
Ia berharap, bantuan ini langsung terasa
dampaknya pada pendapatan petani padi di wilayahnya. “Fasilitas sudah
diberikan. Sekarang tinggal kemauan dan manajemen kelompok. Kalau dikelola
dengan baik, ini berkah. Kalau tidak, ya hanya jadi besi yang berkarat,”
ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menyatakan
akan terus memantau pemanfaatan Alsintan agar tepat sasaran dan benar-benar
meningkatkan hasil panen. Tujuannya jelas, menjadikan Lampung Barat sebagai
salah satu lumbung padi yang menopang ketahanan pangan nasional.
[MFH/Diskominfo Lampung Barat]











3.jpg)