- IBI Tanggamus Lampaui Target Pap Smear, Sumbang Capaian Rekor MURI Lampung
- Kepala BPS RI Piminpin Apel Siaga, Gubernur Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi
- Bangun Lampung Berkarakter, Pemprov Perkuat Sinergi dengan Masyarakat Adat
- Saat Muharam jadi Ruang Penebar Kebahagiaan bagi Yatim dan Penyandang Disabilitas
- Lampung Perkuat Peningkatan SDM, Gubernur Mirza Ajak PTMA Bersinergi
- Camat Talang Padang Pimpin Bersih-bersih Titik Rawan Banjir
- Wali Kota Metro Lepas 15 Atlet Airsoftgun Komunitas KDRT ke Kejurnas INASOC II Jakarta
- Wakil Wali Kota Metro Hadiri Pembukaan Turnamen Tenis Kapolres Cup 2026
- Azwar Hadi Kembali Pimpin PMI Lampung Timur Periode 2026–2031
- Sekda Rustam Effendi Buka MUSKAB V PMI Lampung Timur
Marc Marquez Takkan Semulus Ini, Andai Jorge Martin Tunggangi Ducati

Jakarta, MFH,--Marc Marquez
mulus memimpin MotoGP 2025. Rider Pramac Miguel Oliveira percaya, ceritanya
akan berbeda seandainya Jorge Martin menunggangi motor Ducati.
Tak
bisa dipungkiri bahwa Marquez nyaris tanpa lawan di 10 seri pertama musim ini.
Dari total 20 balapan, pebalap Ducati itu memenangi 15 di antaranya, termasuk
enam balapan grand prix.
Alhasil,
Marquez unggul jauh dari rival-rivalnya di klasemen MotoGP. Marc Marquez di
puncak dengan perolehan emas 307 poin, selisih 68 poin dari Alex Marquez (2),
dan 126 dari rekan setimnya sendiri, Francesco Bagnaia (3).
Baca Lainnya :
- Darmajaya Wisuda 392 Lulusan, Gubernur Lampung Apresiasi Peran Kampus dalam Pembangunan Daerah0
- Desaku Maju Dorong Kemandirian Ekonomi, Ketahanan Pangan Desa, dan Ciptakan Ekosistem Ekonomi Desa0
- Pemprov Lampung Hadirkan Pelayanan Publik Terpadu, Transparan, dan Berbasis Digital0
- Mukhlis Basri Desak Kementerian PUPR Perbaiki Jalan Rusak dan Atasi Banjir0
- Polres Lampung Utara Gelar Penanaman Jagung Serentak0
Senada
dengan berbagai analisis sebelumnya, Miguel Oliveira meyakini dominasi Marc
Marquez memukul Bagnaia secara psikis. Menurut dia, Marquez tidak akan segini
dominan seandainya Jorge Martin masih menunggangi Desmosedici.
"Dengan
rekan setim Anda mengalahkan Anda di setiap pekan itu sangat berat, bukan? Hal
itu selalu sulit secara mental, sekalipun menurutku Bagnaia itu orang yang
sangat fokus pada dirinya sendiri," sahut pebalap Portugal ini kepada
Moto.it.
"Marc
sekarang berada di situasi ideal, karena satu-satunya rival yang menekan dia
adalah adiknya sendiri. Marc merasa sangat nyaman sekarang tanpa tekanan
berarti," lanjut Miguel Oliveira.
"Katakanlah,
menurutku, seandainya ada Jorge Martin di Ducati, segalanya akan berbeda.
Begitulah pandanganku," dia menambahkan.
Jorge Martin secara
konsisten bersaing dalam titel juara dunia MotoGP saat menggeber motor Ducati
pada dua musim terakhir. Martinator jadi kampiun di 2024, mengalahkan Bagnaia,
sebelum absen berkepanjangan usai pindah ke Aprilia untuk musim ini.
[MFH/**]











3.jpg)