- Operasi Pasar Minyakita Digelar Serentak pada 15 Kabupaten/Kota di Lampung
- Pesawaran Tampilkan Produk Unggulan UP2K Dalam Kunjungan Kerja TP PKK Pusat di Lampung
- Bupati Pringsewu Audiensi dengan Ombudsman Lampung Bahas Pelayanan Publik
- Lamtim Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Bupati Ela: Pertumbuhan Daerah Ada di Tangan Pelaku Usaha
- Rakor DWP Lamteng Tekankan Pelaksanaan Program Kerja dan E-Reporting
- TP PKK Provinsi Lampung Dorong Pemberdayaan Lansia dan Ketahanan Keluarga
- TP-PKK Lampung Utara Turut Berpartisipasi Dalam Bulan Bhakti Ikatan Bidan Indonesia
- TP-PKK Lampura Turut Perkuat Pengendalian Inflasi Serta Jaga Daya Beli Masyarakat
- Sampah Capai 127 Ton Per Hari, Bupati Parosil Jemput Dukungan ke Kementerian Lingkungan Hidup
- Wakil Bupati Pesisir Barat Buka Pelayanan KB Gratis Dalam Rangka HUT ke-75 IBI di Krui Selatan
Operasi Pasar Minyakita Digelar Serentak pada 15 Kabupaten/Kota di Lampung
Bupati Tanggamus: Kita Siap Kapanpun Masyarakat Membutuhkan

TANGGAMUS, MFH,-- Bupati Tanggamus Moh. Saleh
Asnawi turun langsung meninjau pelaksanaan Gerakan Serentak Operasi Pasar
Minyak Goreng Minyakita di Pasar Kotaagung, Kabupaten Tanggamus, Rabu, 13 Mei
2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program
pengendalian inflasi yang digelar serentak di 15 kabupaten/kota se-Provinsi
Lampung pada pasar pantauan SP2KP.
Operasi pasar tersebut mengusung tema
“Kendalikan Inflasi, Stabilkan Harga, Jaga Daya Beli Masyarakat” dengan fokus
penyediaan minyak goreng Minyakita berharga terjangkau bagi masyarakat.
Baca Lainnya :
- Polsek Kota Agung Amankan Tersangka Kasus Penganiayaan0
- Dandim 0424/Tanggamus Sambut Tim Wasev Pusterad di Lokasi TMMD ke-128 Pekon Kalimiring0
- Delapan Kepala Pekon Kecamatan Pematang Sawa Hadiri Rapat Pembukaan Akses Jalan0
- Polres Tanggamus Gelar Shalat Ghaib untuk Almarhum Bripka Anumerta Arya Supena0
- 171 Peserta Ikuti Seleksi Nasional Pemagangan ke Jepang 2026 Pemkab Tanggamus0
Dalam peninjauannya, Bupati Tanggamus
menegaskan pemerintah daerah siap hadir apabila kebutuhan pokok masyarakat
mengalami lonjakan harga dan membutuhkan intervensi pasar.
“Kalau butuh masyarakat yang memang betul-betul
dominan, perlu sekali, dan memang keadaannya tidak ada, ya kita akan bersama,”
kata Moh. Saleh Asnawi saat diwawancarai di lokasi kegiatan.
Ia juga membuka kemungkinan adanya operasi
pasar atau bazar murah untuk komoditas lain apabila kondisi harga di lapangan
memerlukan langkah stabilisasi.
“Kita lihat situasinya, kita lihat stok kita,
bahan baku kita yang ada di kondisi itu. Kalau memang ada kebutuhan masyarakat
yang menonjol, pasti akan kita pelajari,” ujarnya.
Sementara itu, Plt Dinas Koperindag Bayu Mahardhika
menjelaskan, pada tahap awal operasi pasar kali ini disiapkan sebanyak 100 dus
Minyakita atau sekitar 600 kemasan ukuran dua liter.
“Yang hari ini 100 dus, totalnya sekitar 600
kemasan dua liter,” jelas Bayu.
Ia mengatakan kegiatan tersebut merupakan hasil
koordinasi antara Pemkab Tanggamus, Pemerintah Provinsi Lampung dan pihak
distributor guna menjaga ketersediaan serta stabilitas harga minyak goreng di
pasaran.
Menurutnya, harga Minyakita di pasar saat ini
berada di kisaran Rp19 ribu hingga Rp20 ribu per liter, sementara Harga Eceran
Tertinggi (HET) ditetapkan Rp18 ribu. Namun pemerintah lebih mengedepankan
langkah stabilisasi pasar dibandingkan penindakan.
“Kita nggak bicara sanksi. Dengan adanya pasar
murah ini kan untuk menjaga stabilitas harga, inflasi, dan stok barang supaya
masyarakat tidak panik,” ujarnya.
Bayu menambahkan, minyak goreng Minyakita dalam
operasi pasar tersebut dijual dengan harga Rp31 ribu per kemasan dua liter. Ia
memastikan kegiatan operasi pasar akan terus berlanjut selama bulan Mei 2026
menyesuaikan kondisi stok dan kebutuhan masyarakat.
“Harga jualnya Rp31 ribu untuk kemasan dua
liter. Kegiatan operasi pasar ini juga akan terus berjalan selama bulan Mei,”
tambahnya.
Bayu juga menjelaskan Pasar Kotaagung dipilih
karena masuk dalam pasar pantauan harga yang terintegrasi dengan sistem
pengawasan Provinsi Lampung. Dari sistem tersebut, pemerintah dapat memantau
perkembangan harga kebutuhan pokok setiap harinya.
“Pasar ini masuk pengawasan provinsi, jadi
pergerakan harga kebutuhan pokok bisa terus dipantau setiap hari,” katanya.
Turut mendampingi Bupati Tanggamus dalam
kegiatan tersebut, Kepala Bappeda Tanggamus Doni Sangaji Barisang, Kepala Dinas
Perhubungan, Kasat Pol PP, Kabag Ekobang,
Kabag Adbang, Kabag Protokol, Camat Kotaagung serta Lurah Pasar Madang.
Pemkab Tanggamus juga membuka peluang
pelaksanaan operasi pasar lanjutan di lokasi lain, menyesuaikan kondisi stok
dan hasil koordinasi dengan pemerintah provinsi maupun Bulog. [MFH/Din/rils]











3.jpg)