- Lampung Resmi jadi Tuan Rumah Pekan Nasional Petani Nelayan 2029
- Wabup Soroti Kerusakan WC dan Saluran Pembuangan di RSUD Batin Mangunang
- Pemprov Percepat Digitalisasi Pelayanan, Lampung-In Versi 2 Segera Diluncurkan
- Bupati Ela Siti Nuryamah Raih Education Award 2026
- Bupati Ela Siti Nuryamah Tinjau Pencetakan 1.000 Hektar Sawah Baru di Eks Tambang Pasir Sakti
- Jadi Dosen UIN Raden Intan, Wan Ruslan Abdul Gani Pamit dari Pemkab Lamtim
- Kebijakan Afirmatif Pendidikan Tinggi di Lampung Barat Tuai Penghargaan
- Diskominfo Luruskan Informasi Terkait ATK Penghapus Pensil Senilai Rp 30 Juta pada DPMPTSP
- Pemkab Gelar Rakor Tindak Lanjut Surat Edaran Bersama Kemendagri dan BPS Tahun 2026
- Warga RT. 01 Dusun Serbajadi 2 Pemanggilan, Keluhkan Pembangunan SPAM
Pemkab Lambar Perkuat Langkah Koordinasi dan Pengendalian Melalui Rakor POP

LAMPUNG BARAT, MFH,-- Pemerintah
Kabupaten Lampung Barat terus memperkuat langkah koordinasi dan pengendalian
pelaksanaan pembangunan melalui Rapat Koordinasi Pengendalian Operasional
Pembangunan (Rakor POP) triwulan IV tahun 2025 di Aula Rumah Sakit Alimuddin
Umar, Kamis (11/12).
Rakor POP menjadi agenda rutin
triwulanan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat untuk menemukan solusi nyata
terhadap berbagai kendala dan tantangan pelaksanaan kegiatan pembangunan di
lapangan.
Rakor POP dibuka langsung oleh
Sekretaris Daerah (Sekda) Nukman. Diikuti seluruh, Asisten II bidang
Prekonomian dan Pembangunan Pirwan, Staf ahli dan jajaran Perangkat Daerah
tingkat Kabupaten hingga Kecamatan.
Baca Lainnya :
- Bupati Parosil Mabsus Ingatkan Tenaga Kesehatan Utamakan Pelayanan Prima Bukan Live Tiktok0
- Bupati Terima Audiensi PLN Bahas Percepatan Listrik Masuk Desa Sidorejo dan Roworejo0
- Pekon Balak Jadi Simbol Kebangkitan Ekonomi dan Warisan Budaya0
- Bupati Parosil Mabsus Resmikan Program Pengadaan Mobil dan Motor Sarana Angkut Sampah 0
- Warga Pekon Waspada Sambut Antusias Pengaspalan Jalan0
Nukman mengatakan, Rakor POP
tersebut bukan hanya rutinitas administratif, tapi merupakan upaya bersama
untuk memastikan bahwa program pembangunan benar-benar berjalan sesuai rencana
dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
“Penyerapan anggaran merupakan
salah satu indikator kinerja pemerintah daerah, oleh karena itu kita harus
terus meningkatkan kinerja kita dalam penyerapan anggaran agar dapat mencapai
target yang telah ditetapkan sehingga Rapat Koordinasi POP ini mempunyai peran
penting dan strategis dalam pelaksanaan evaluasi pelaporan penyerapan APBD
Perangkat Daerah yang bertujuan untuk peningkatan pelayanan publik dan
kesejahteraan masyarakat,” kata Nukman.
Nukman menuturkan, dari hasil
evaluasi capaian kinerja anggaran pemerintah Daerah terhadap realisasi kinerja
penyerapan APBD sampai dengan 30 November 2025, yang dilaksanakan oleh
Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Daerah kabupaten Lampung Barat baru
mencapai Rp. 839.535.848.290,34 (76,73%) dari target 96,95% dengan pagu APBD
sebesar Rp. 1.094.182.195.169,02.
“Sedangkan berdasarkan Anggaran Kas
capaian penyerapan anggaran baru mencapai Rp. 839.535.848.290,34 (79,14%) dari
target Rp. 1.060.834.720.613,25 (100%) di triwulan IV ini artinya capaian
kinerja penyerapan anggaran perangkat daerah sampai saat ini masih rendah,”
ungkapnya.
Ia menjelaskan hal ini di karenakan
pelaksanaannya tidak sesuai dengan perencanaan yang berdasarkan target anggaran
kas.
Dengan tidak tercapainya penyerapan
anggaran saat ini yakni baru mencapai 76,73%, Nukman merasa capaian kinerja
sangat kurang optimal dalam melaksanakan tanggung jawab sebagai pelayan publik.
“Saya berharap ini menjadi
pelajaran bagi kita semua untuk lebih serius dalam mengelola anggaran, lebih
proaktif dalam melaksanakan program-program serta lebih bertanggung,”
pungkasnya. [MFH/Diskominfo Lambar]











3.jpg)