- Sekdaprov Marindo Pimpin Rapat Evaluasi Sekolah Rakyat bersama BPKP
- Sekda Tedi Zadmiko Ikuti Rakor Virtual dengan Kantor Staf Kepresidenan RI
- BNN Provinsi Lampung dan Pemkot Metro Perkuat Sinergi P4GN
- Polres dan Pemkot Metro Gelar Aksi Korve, Wujudkan Sinergi dalam Menjaga Kebersihan Lingkungan
- Bupati Ela Siti Nuryamah Tanamkan Kesadaran Lingkungan Sejak Dini
- Bupati dan Wakil Bupati beserta Kadiskes serta Kepala OPD lain Tatap Muka Dalam Rangka Konsultasi
- Wakil Bupati Umi Laila Buka Musrenbang Kecamatan Banyumas
- Pemkab Pringsewu Bersama Forkopimda Laksanakan Kerja Bakti Pembersihan Fasilitas Publik
- Pemkab Pesawaran Laksanakan Gerakan Bersih-Bersih Dukung Indonesia ASRI
- Petani Keluhkan Perbaikan Tanggul Way Pisang Asal-Asalan, BBWS Lampung Tutup Mata
Pemkab Pesibar Gelar Upacara Peringatan HUT ke-54 KORPRI

PESISIR BARAT, MFH,-- Pemerintah
Kabupaten (Pemkab) Pesisir Barat (Pesibar) menggelar upacara peringatan Hari
Ulang Tahun (HUT) Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) ke-54 Tahun 2025,
di Lapangan Komplek Perkantoran Pemkab Pesibar, Senin (1/12/2025).
Bertindak sebagai Inspektur
Upacara, Asisten III Bidang Administrasi Umum, Armen Qodar, S.P., M.M., Perwira
Upacara, Rochmad, S.Sos., M.M., Komandan Upacara, Harnito Baskara, S.STP.,
M.Si., dan peserta upacara seluruh OPD, serta forkopimda.
Tampak hadir juga dalam upacara
tersebut Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Drs. Zukri Amin, M.P.,
forkopimda, dan para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Baca Lainnya :
- KI Lampung Tekankan PPID Pesisir Barat Harus Maksimal Sebagai Wajah Keterbukaan Informasi0
- Pemkab Pesisir Barat Sampaikan Audiensi Penambahan Kuota PBI-Jk0
- Bupati Pesisir Barat Tinjau Proyek PLTM Way Melesom0
- Bupati Dedi Irawan Hadiri Paripurna DPRD Pesibar 0
- Momen Hari Bhakti Kemenimipas ke-1, Bupati Dedi Irawan Terima Penghargaan0
Asisten III, Armen Qodar saat
menyampaikan sambutan Ketua Umum Dewan Pengurus Kopri Nasional, Dr. Prof. Zudan
Arif Fakrulloh, S.H., M.H., mengutarakan ucapan terima kasih dan apresiasi atas
dharma bakti, dedikasi, dan loyalitas yang ditunjukkan para pegawai selama
lebih dari setengah abad dalam menjalankan tugas negara.
Menurut Asisten III, Armen Qodar,
tema peringatan HUT Korpri ke-54 tahun ini yaitu Bersatu, Berdaulat, Bersama
KORPRI Mewujudkan Indonesia Maju. Tema dimaksud mencerminkan tekad Aparatur
Sipil Negara (ASN) untuk tetap menjaga persatuan, solid, berintegritas, dan
mandiri dalam pengabdian, menjadi kekuatan moral dan profesional, menjadikan
Korpri sebagai kekuatan pemersatu dan penggerak birokrasi demi terwujudnya
Indonesia yang maju, adil, berdaya saing, dan berkeadilan, dengan semangat
memperkuat solidaritas dan persatuan di antara anggota Korpri.
"Harus diingat bahwa
pengabdian serta perjuangan Korpri bagi negeri ini memiliki arti yang sangat
mendalam. Dalam setiap langkah dan karya, Korpri senantiasa hadir sebagai abdi
negara yang bekerja dengan tulus, melayani masyarakat dengan sepenuh hati, dan
menjaga keutuhan serta keberlangsungan pelayanan publik di seluruh penjuru
tanah air," kata Asisten III, Armen Qodar.
Asisten III, Armen Qodar
melanjutkan, karenanya kesejahteraan anggota Korpri harus menjadi perhatian
utama. Pola karier dan pengembangan profesionalisme hendaknya terbebas dari
campur tangan politik maupun kepentingan-kepentingan lain yang dapat mengganggu
netralitas. Kemandirian dan netralitas Korpri harus senantiasa dijaga, yang
menjadi dasar kekuatan organisasi dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan
yang bersih, efektif, dan berwibawa.
"Kita patut berbangga, karena
dimanapun tugas negara memanggil, dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas
hingga Pulau Rote, anggota Korpri selalu hadir, tetap setia mengabdi, dan tidak
pernah lelah berjuang untuk kemajuan bangsa dan kesejahteraan masyarakat.
Semoga semangat pengabdian ini terus menyala di setiap insan KORPRI, demi
Indonesia yang lebih maju, berdaulat, dan sejahtera," tutur Asisten III,
Armen Qodar.
Lebih jauh Asisten III, Armen Qodar
memaparkan, era digital saat ini, menuntut perubahan besar dalam pola pikir,
pola sikap dan pola tindak. ASN harus mampu beradaptasi dengan teknologi,
bekerja lebih cepat, efisien, inovatif, dan berdaya saing. Pihaknya
berkeinginan ASN menjadi penggerak utama transformasi digital pemerintahan,
bukan sekadar pelaksana. "Gunakan teknologi untuk mempermudah pelayanan,
memperkuat transparansi dan membangun kepercayaan rakyat," lanjut Asisten
III, Armen Qodar.
Asisten III, Armen Qodar
menegaskan, komitmen pemerintah untuk penguatan Korpri sudah jelas dan sangat
kuat melalui berbagai upaya yang terus dilakukan. Salah satu program reformasi
birokrasi yaitu dengan ditetapkannya Undang-undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang
ASN, pengganti Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014. Penggantian Undang-Undang yang
belum dilaksanakan selama 10 Tahun tersebut bertujuan untuk menyesuaikan dengan
perkembangan dan kemajuan zaman guna penguatan kepentingan ASN, menjaga kode
etik profesi, standar pelayanan ASN, dan meneguhkan jiwa korps ASN sebagai
perekat dan pemersatu bangsa. "Kita harus bersama-sama menjaga agar
reformasi birokrasi tetap dalam semangat besar agar semakin melindungi,
memudahkan dan membahagiakan ASN dan masyarakat," kata Asisten III, Armen
Qodar.
Masih kata Asisten III, Armen
Qodar, Korpri merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pemerintahan, yang
harus terus diperkuat sebagai penggerak profesionalisme dan integritas aparatur
negara. Korpri memiliki peran penting dalam memastikan ASN menjalankan tugasnya
sebagai desainer kebijakan, pelaksana kebijakan publik, pelayan masyarakat,
serta perekat dan pemersatu bangsa. Tidak boleh dilupakan bahwa saat ini
anggota Korpri adalah penggerak utama birokrasi untuk mengimplementasikan
Rp3.600 Trilyun APBN dan Rp1.300 Trilyun APBD agar bisa efektif dan efisien.
"Sebab itu seluruh anggota Korpri yang menjalankan APBN dan APBD, diminta
agar benar-benar fokus mewujudkan ASTA CITA Presiden dan Wakil Presiden
Republik Indonesia," jelas Asisten III, Armen Qodar.
Asisten III, Armen Qodar juga
menyampaikan ajakan Ketua Umum Dewan Pengurus Korpri Nasional untuk mengambil
sikap Korpri Siaga, dengan menjadikan momentum hari Peringatan ke 54 Tahun
Korpri sebagai bentuk Apel Kesiapsiagaan Korpri untuk menutup Tahun 2025 dan
mengawaili tahun 2026. Serta mengajak seluruh anggota Korpri yang berjumlah 5,5
Juta ASN untuk terus siap siaga. Melaksanakan delapan Tekad Kesiapsiagaan
Korpri dengan penuh kekompakan dan soliditas. "Pertama, perkuat persatuan
dan soliditas korps. Jadikan Korpri sebagai rumah besar seluruh ASN yang kokoh,
kompak, dan setia pada Pancasila, UUD 1945, serta NKRI. Kedua, tegakkan
netralitas dan integritas. ASN harus berdiri di atas semua kepentingan politik,
menjunjung etika jabatan, dan dengan menanamkan nilai-nilai kejujuran, disiplin,
kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas, kerja tuntas, dan kerja trengginas,
serta menjadi teladan moral dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,"
papar Asisten III, Armen Qodar.
Ketiga, meningkatkan
profesionalisme dan kompetensi. Bangun budaya kerja yang unggul, berbasis
merit, serta berorientasi hasil agar pelayanan publik semakin cepat, efisien,
dan berkualitas. Menguatkan semangat pengabdian dan pelayanan. Bekerja dengan
hati, melayani rakyat dengan empati, dan menghadirkan solusi nyata bagi kebutuhan
masyarakat. Mendorong inovasi dan adaptasi digital. Korpri harus menjadi motor
transformasi digital birokrasi, memanfaatkan teknologi untuk mempercepat
pelayanan public dan memperkuat transparansi
pemerintahan.
Keempat, menanamkan nilai-nilai
kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab. Menghindari segala bentuk
penyimpangan, termasuk Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN), dan pungutan liar.
Menjadi aparatur yang bersih dan berwibawa.
Kelima, seluruh ASN untuk siaga
bencana dan menumbuhkan empati untuk saling membantu. ASN agar saling
bahu-membahu untuk membantu saudara kita yang sedang tertimpa musibah banjir di
Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat dan di daerah lain yang membutuhkan.
"Keenam, Peningkatan Pendapatan Negara dan Daerah harus menjadi fokus dari
seluruh ASN. Perbaikan tata kelola belanja negara dan daerah harus menjadi
perhatian agar efektif dan efeisien untuk mewujdukan ASTA CITA. Anggota Korpri
agar bersama-sama bisa untuk mendorong pertumbuhan ekonomi menuju 8 persen,
mencegah kebocoran anggaran, memetakan kebutuhan dan pembangunan jembatan,
sekolah, puskesmas, air bersih dan hal-hal lain yang menjadi kebutuhan langsung
masyarakat," ujar Asisten III, Armen Qodar.
Ketujuh, Korpri mengawal Reformasi Birokrasi agar bisa menuntaskan penyelesaian masalah kemiskinan, anak tidak sekolah, mendorong pertumbuhan ekonomi menuju 8 persen, mendorong pendapatan negara dan daerah, mencegah kebocoran anggaran. Reformasi Birokrasi harus dikawal agar mensejahterakan ASN dan pensiunan ASN, semakin melindungi dan memudahkan karir ASN dan ujungnya adalah membuat rakyat Indonesia berbahagia.
"Kedelapan, Jaga nama baik Korpri dan ASN. Jadikan setiap langkah dan
karya sebagai wujud pengabdian terbaik kepada bangsa. ASN harus menjadi
kekuatan moral dan birokrasi yang menuntun Indonesia menuju masa depan yang
maju, berdaulat, dan berkeadilan. Korpri setia hingga akhir kepada negara. Saya
percaya, dengan semangat kebersamaan dan pengabdian yang tulus, Korpri akan
terus menjadi kekuatan moral, sosial, dan birokrasi yang meneguhkan
pemerintahan yang bersih, efektif, dan berkeadilan. Dari semangat itu tumbuh
integritas, disiplin, dan tanggungjawab aparatur dalam menjalankan tugas
kenegaraan. Korpri harus senantiasa hadir sebagai penggerak pelayanan publik
yang andal, wadah persatuan ASN di seluruh Indonesia, serta pilar penting dalam
perjalanan menuju Indonesia yang maju dan bermartabat," pungkas Asisten
III, Armen Qodar. [MFH / Diskominfotiksan]











3.jpg)