- Paguyuban Pedagang Kuliner Pasar Mambo Jajaki Kerjasama dengan Media Faktual Hukum
- Pemprov Lampung Lakukan Groundbreaking Perbaikan Ruas Jalan Jabung-SP Labuhan Maringgai
- Waspadai El Nino 2026, Pemprov Lampung Matangkan Strategi Mitigasi Terpadu
- Polda Lampung Bongkar Sindikat Penimbunan BBM Ilegal di Pesawaran
- Polda Lampung Gagalkan Penyelundupan 15,7 kilogram Sabu di Pelabuhan Bakauheni
- Pemprov dan KLH Perkuat Sinergi, Wujudkan Langkah Reformasi Pengelolaan Sampah
- Rapat Paripurna DPRD Pesawaran Sampaikan Rekomendasi LKPJ 2025
- Bupati Lamtim Ela Siti Nuryamah Tinjau Sekuntum Herbal Farm
- Plt. Bupati Lampung Tengah Hadiri Halal Bihalal Pangdam, Perkuat Sinergi TNI dan Masyarakat
- Pemkab Lampung Tengah Dalami Program Vaksinasi HPV Nasional
Pemkab Pesisir Barat Matangkan Persiapan Pembentukan Tiga Pekon Definitif

PESISIR BARAT,
MFH,-- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Barat terus mendorong percepatan
pembangunan melalui penataan wilayah. Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan, yang
diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Ir.
Armand Achyuni, mengikuti rapat koordinasi pembentukan tiga pekon persiapan
menjadi pekon definitif.
Kegiatan tersebut
digelar di Ruang Rapat Batu Tihang, Lantai III Gedung Perkantoran Bupati
Pesisir Barat, Kamis (09/04/2026), sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah
dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta pemerataan pembangunan
hingga ke pelosok.
Turut hadir dalam
kegiatan tersebut perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat
Bangkunat, Camat Pesisir Selatan, serta para peratin dari Pekon Marang dan Pagar
Bukit.
Baca Lainnya :
- Bupati Pesisir Barat Sampaikan LKPJ TA 2025 Dalam Rapat Paripurna DPRD0
- Sekda Pesisir Barat Pimpin Sidak, Tekankan Disiplin ASN dan Optimalisasi PAD0
- Bupati Pesisir Barat Hadiri Pengajian Akbar dan Halal Bihalal 1447 H di Ngaras0
- Pesisir Barat Mulai Buka Seleksi Calon Paskibraka Tahun 2026 0
- Wabup Pesisir Barat Hadiri Upacara Peringatan Hari Jadi ke-62 Provinsi Lampung0
Dalam sambutan
Bupati yang disampaikan oleh Asisten I, ditegaskan bahwa rapat strategis ini
menjadi tonggak penting bagi masyarakat di wilayah calon pekon definitif.
Langkah ini bertujuan memperpendek rentang kendali pemerintahan sekaligus
memastikan program pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
Lebih lanjut
disampaikan, proses perubahan status dari pekon persiapan menjadi pekon
definitif tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menyangkut kesiapan
infrastruktur, kejelasan batas wilayah, serta ketersediaan sumber daya manusia.
Beberapa poin
krusial yang dibahas dalam rapat tersebut antara lain memastikan tidak adanya
sengketa batas antarpekon guna menjaga harmonisasi masyarakat, serta mendorong
kemandirian desa. Pembentukan pekon definitif diharapkan mampu memberikan
otonomi yang lebih luas bagi masyarakat dalam mengelola potensi ekonomi secara
mandiri.
“Langkah ini
merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam merespons aspirasi masyarakat.
Dengan status definitif, tata kelola pemerintahan di tingkat pekon diharapkan
menjadi lebih efektif, mandiri, dan berdaya saing,” ujar Asisten I menyampaikan
pesan Bupati.
Selain itu, Bagian
Hukum diminta segera melakukan harmonisasi bersama tim dari Universitas Lampung
guna merevisi draf Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang mengalami
perubahan dalam pembahasan internal tim penataan pekon Kabupaten Pesisir Barat.
Hal ini dilakukan agar seluruh persyaratan teknis terpenuhi sebelum diajukan ke
tingkat provinsi maupun kementerian terkait. [MFH/Diskominfotiksan]











3.jpg)