- Klarifikasi Video Beredar, Agus Munada Minta Publik Tak Terburu-buru Menghakimi
- Cegah Kejahatan Keuangan Digital, Pemkab Pesawaran Perkuat Literasi Keuangan Masyarakat
- Semarakkan HUT ke-81 RI, Pemkab Gelar Lomba Senam Lampung Timur Makmur
- Bupati Ela Siti Nuryamah Tinjau Saluran Irigasi di Desa Tegal Ombo
- SLB Insan Madani Metro Lepas Sembilan Peserta Didik, Dorong Lulusan Mandiri dan Berdaya
- Disporapar dan Ekraf Kota Metro Dorong Kalender Event 2027 untuk Dongkrak PAD
- Pemkab Lamteng Perkuat Pemahaman Hukum Camat dan Kepala Kampung
- Pemkab Lamteng Perkuat Penanganan Anak Tidak Sekolah melalui FGD Wajar 13 Tahun
- Semarak HUT ke-81 RI, Pemkab Pesisir Barat Perkuat Semangat Konservasi
- Evaluasi Pokbinwil TP-PKK Tanggamus, Siti Mahmudah Tekankan Sinergi dan Inovasi Kader
Pemkab Pesisir Barat Matangkan Persiapan Pembentukan Tiga Pekon Definitif

PESISIR BARAT,
MFH,-- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Barat terus mendorong percepatan
pembangunan melalui penataan wilayah. Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan, yang
diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Ir.
Armand Achyuni, mengikuti rapat koordinasi pembentukan tiga pekon persiapan
menjadi pekon definitif.
Kegiatan tersebut
digelar di Ruang Rapat Batu Tihang, Lantai III Gedung Perkantoran Bupati
Pesisir Barat, Kamis (09/04/2026), sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah
dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta pemerataan pembangunan
hingga ke pelosok.
Turut hadir dalam
kegiatan tersebut perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat
Bangkunat, Camat Pesisir Selatan, serta para peratin dari Pekon Marang dan Pagar
Bukit.
Baca Lainnya :
- Bupati Pesisir Barat Sampaikan LKPJ TA 2025 Dalam Rapat Paripurna DPRD0
- Sekda Pesisir Barat Pimpin Sidak, Tekankan Disiplin ASN dan Optimalisasi PAD0
- Bupati Pesisir Barat Hadiri Pengajian Akbar dan Halal Bihalal 1447 H di Ngaras0
- Pesisir Barat Mulai Buka Seleksi Calon Paskibraka Tahun 2026 0
- Wabup Pesisir Barat Hadiri Upacara Peringatan Hari Jadi ke-62 Provinsi Lampung0
Dalam sambutan
Bupati yang disampaikan oleh Asisten I, ditegaskan bahwa rapat strategis ini
menjadi tonggak penting bagi masyarakat di wilayah calon pekon definitif.
Langkah ini bertujuan memperpendek rentang kendali pemerintahan sekaligus
memastikan program pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
Lebih lanjut
disampaikan, proses perubahan status dari pekon persiapan menjadi pekon
definitif tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menyangkut kesiapan
infrastruktur, kejelasan batas wilayah, serta ketersediaan sumber daya manusia.
Beberapa poin
krusial yang dibahas dalam rapat tersebut antara lain memastikan tidak adanya
sengketa batas antarpekon guna menjaga harmonisasi masyarakat, serta mendorong
kemandirian desa. Pembentukan pekon definitif diharapkan mampu memberikan
otonomi yang lebih luas bagi masyarakat dalam mengelola potensi ekonomi secara
mandiri.
“Langkah ini
merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam merespons aspirasi masyarakat.
Dengan status definitif, tata kelola pemerintahan di tingkat pekon diharapkan
menjadi lebih efektif, mandiri, dan berdaya saing,” ujar Asisten I menyampaikan
pesan Bupati.
Selain itu, Bagian
Hukum diminta segera melakukan harmonisasi bersama tim dari Universitas Lampung
guna merevisi draf Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang mengalami
perubahan dalam pembahasan internal tim penataan pekon Kabupaten Pesisir Barat.
Hal ini dilakukan agar seluruh persyaratan teknis terpenuhi sebelum diajukan ke
tingkat provinsi maupun kementerian terkait. [MFH/Diskominfotiksan]











3.jpg)