- Lepas 598 Peserta Jamnas XII, Gubernur Tekankan Penguatan Karakter dan Integritas Generasi Muda
- M. Ardhiansyah Resmi Pimpin Dinas Kominfotiksan Pesawaran
- Bupati Nanda Indira Lepas Kontingen Jambore Nasional XII Pesawaran
- Kontingen Pramuka Lamtim Siap Ukir Prestasi di Jambore Nasional XII 2026
- Dinas PUTR Metro Pertama Kali Dinilai Ombudsman
- Pemkot Metro Tekankan Penilaian Pelayanan Publik
- Pemkab Pesisir Barat Siapkan APBD 2027
- Gubernur Dorong Mahasiswa Baru Unila jadi Agen Perubahan dan Pembangunan Lampung
- Pemprov Dorong HMI Kotabumi Perkuat Literasi, Kepemudaan dan Pemberdayaan Masyarakat
- Lubi.Co: Ketika Ruang Kerja, Kopi, dan Inklusi Bertemu
Pemkab Pesisir Barat Siapkan APBD 2027
Lima Prioritas Pembangunan jadi Fokus Utama

PESISIR BARAT, MFH,-- Pemerintah Kabupaten
Pesisir Barat menyampaikan Nota Pengantar Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta
Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja
Daerah (APBD) Kabupaten Pesisir Barat Tahun Anggaran 2027 dalam Rapat Paripurna
DPRD Kabupaten Pesisir Barat, Senin (10/08/2026).
Rapat paripurna yang berlangsung di Gedung DPRD
Kabupaten Pesisir Barat tersebut dihadiri Bupati Pesisir Barat Dedi Irawan,
Wakil Bupati Irawan Topani, S.H., M.Kn., pimpinan dan anggota DPRD, unsur
Forkopimda, jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat,
TP-PKK, Dharma Wanita Persatuan, insan pers serta undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Dedi Irawan
menyampaikan bahwa penyampaian KUA dan PPAS APBD Tahun Anggaran 2027 merupakan
bagian penting dari tahapan penyusunan APBD sebagai rencana keuangan tahunan
daerah.
Baca Lainnya :
- Usaha Tambak di Pesisir Barat Terus Dikembangkan0
- Bupati dan Wakil Bupati Pesisir Barat Lepas Kontingen Jambore Nasional XII 0
- Pemkab Pesisir Barat Gaungkan Semangat Nasionalisme0
- Bupati Dedi Irawan Serahkan Bantuan Korban Kebakaran0
- Bupati Dorong Masyarakat Tangguh Bencana Melalui Sekolah Lapang Gempa Bumi dan Tsunami 0
“Melalui rapat paripurna ini, Pemerintah
Kabupaten Pesisir Barat menyampaikan Nota Pengantar KUA serta PPAS APBD Tahun
Anggaran 2027 sebagai bahan pembahasan bersama antara pemerintah daerah dan
DPRD,” ujar Bupati.
Menurutnya, penyusunan KUA dan PPAS berpedoman
pada ketentuan peraturan perundang-undangan, antara lain Peraturan Pemerintah
Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah serta menggunakan
Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) sebagaimana diamanatkan dalam
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 70 Tahun 2019.
Bupati menjelaskan, dokumen KUA memuat gambaran
kondisi ekonomi makro daerah, asumsi yang digunakan dalam penyusunan APBD, kebijakan
pendapatan, kebijakan belanja, kebijakan pembiayaan serta strategi pencapaian
target pembangunan daerah.
Sementara itu, dokumen PPAS disusun dengan
memperhatikan skala prioritas pembangunan daerah, prioritas program, kegiatan
dan subkegiatan masing-masing urusan pemerintahan yang diselaraskan dengan
prioritas pembangunan nasional dan Pemerintah Provinsi Lampung.
Bupati menegaskan bahwa penyusunan APBD Tahun
Anggaran 2027 diarahkan untuk mendukung pencapaian visi pembangunan Kabupaten
Pesisir Barat Tahun 2025-2029, yaitu “Terwujudnya Pesisir Barat yang Sejahtera,
Maju, Madani, dan Religius sebagai Destinasi Wisata Terdepan.”
Adapun tema pembangunan Kabupaten Pesisir Barat
Tahun 2027 adalah “Sinergi Pembangunan Infrastruktur, Ekonomi, SDM, Kehidupan
Masyarakat dan Tata Kelola serta Pelayanan Publik.”
Tema tersebut menjadi landasan dalam memperkuat
sinergi pembangunan antara Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, Pemerintah
Provinsi Lampung dan pemerintah pusat.
Bupati kemudian menyampaikan lima prioritas pembangunan
daerah Tahun 2027, yakni:
- Pembangunan sumber daya manusia, khususnya
bidang pendidikan dan kesehatan;
- Penyediaan infrastruktur dasar secara penuh,
terutama air bersih dan sanitasi yang baik di wilayah perdesaan maupun
perkotaan;
- Penguatan konektivitas antarwilayah;
- Peningkatan kualitas kehidupan masyarakat
melalui ketersediaan lapangan kerja yang layak; dan
- Penguatan institusi dan tata kelola
pemerintahan yang baik (good governance).
Selain itu, pemerintah daerah menetapkan
sejumlah target makro pembangunan Tahun 2027, antara lain pertumbuhan ekonomi
sebesar 4,75–5,45 persen, PDRB per kapita sebesar Rp39,00–41,69 juta, tingkat
pengangguran terbuka sebesar 2,60–2,70 persen, tingkat kemiskinan sebesar
11,00–11,69 persen, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 72,30–72,78, serta
rasio Gini sebesar 0,250–0,247.
Bupati mengatakan, pencapaian target tersebut
akan dilakukan melalui pendekatan penganggaran berbasis kinerja oleh seluruh
perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat.
Dalam Nota Pengantar KUA dan PPAS tersebut,
Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat menyampaikan struktur anggaran yang meliputi
pendapatan daerah, belanja daerah dan pembiayaan daerah.
Pendapatan daerah dalam rancangan KUA dan PPAS
APBD Tahun Anggaran 2027 direncanakan sebesar Rp980,759 miliar, yang bersumber
dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), pendapatan transfer serta lain-lain
pendapatan daerah yang sah.
Adapun belanja daerah direncanakan sebesar
Rp981,759 miliar, yang terdiri atas:
- Belanja operasi: Rp719,315 miliar;
- Belanja modal: Rp108,164 miliar;
- Belanja tidak terduga: Rp8 miliar; dan
- Belanja transfer: Rp146,280 miliar.
Dengan struktur tersebut, terdapat defisit
anggaran sebesar Rp1 miliar yang akan ditutup melalui penerimaan pembiayaan sebesar
Rp1 miliar, sementara pengeluaran pembiayaan direncanakan sebesar Rp0.
Bupati menegaskan bahwa seluruh kebijakan
anggaran tersebut diarahkan untuk memastikan APBD benar-benar memberikan
manfaat bagi masyarakat, terutama dalam peningkatan kualitas pelayanan publik,
pembangunan infrastruktur, penguatan ekonomi daerah, peningkatan kualitas
sumber daya manusia serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Harapan kita, rancangan KUA serta PPAS APBD
Tahun Anggaran 2027 ini dapat menjadi bahan pembahasan yang konstruktif bersama
DPRD, sehingga nantinya dapat ditetapkan menjadi KUA dan PPAS APBD Kabupaten
Pesisir Barat Tahun Anggaran 2027,” kata Bupati.
Bupati juga menyampaikan apresiasi dan terima
kasih kepada pimpinan serta seluruh anggota DPRD Kabupaten Pesisir Barat atas
kerja sama dan sinergi dalam proses perencanaan dan penganggaran pembangunan
daerah.
Ia berharap pembahasan KUA dan PPAS dapat
berjalan secara efektif, transparan dan konstruktif dengan tetap mengedepankan
kepentingan masyarakat serta percepatan pencapaian target pembangunan daerah.
“Semoga Allah SWT
senantiasa memberikan bimbingan, petunjuk dan hidayah-Nya kepada kita semua
dalam melaksanakan tugas pengabdian demi pembangunan, kemajuan dan
kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pesisir Barat,” pungkasnya. [MFH/Diskominfotiksan
Pesisir Barat]











3.jpg)