- Gubernur Dorong Mahasiswa Baru Unila jadi Agen Perubahan dan Pembangunan Lampung
- Pemprov Dorong HMI Kotabumi Perkuat Literasi, Kepemudaan dan Pemberdayaan Masyarakat
- Lubi.Co: Ketika Ruang Kerja, Kopi, dan Inklusi Bertemu
- Wabup Agus Suranto Lepas Kontingen Jambore Nasional XII Tanggamus
- Wakil Bupati Umi Laila Panen Raya Padi di Wonosari
- Umi Laila Pimpin Apel Pelepasan Kontingen Jambore Nasional XII Pringsewu
- Wabup Azwar Hadi Pimpin Sertijab Camat Marga Tiga
- Ribuan Warga Tumpah Ruah Ikuti Jalan Sehat HUT ke-81 RI di Way Jepara
- Wali Kota Metro Hadiri HUT ke-1 Kodam XXI/Radin Inten
- Pemkot Metro Tegaskan Sistem Penerimaan Tamu Sesuai SOP
Pemprov Dorong HMI Kotabumi Perkuat Literasi, Kepemudaan dan Pemberdayaan Masyarakat

KOTABUMI, MFH,-- Pemerintah Provinsi Lampung
mendorong Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kotabumi untuk terus memperkuat
perannya sebagai wadah perkaderan, mitra strategis pemerintah, sekaligus
kontrol sosial dalam pembangunan di Kabupaten Lampung Utara.
Pesan tersebut disampaikan Gubernur Lampung
Rahmat Mirzani Djausal yang diwakili Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan
Statistik (Kominfotik) Provinsi Lampung Ganjar Jationo pada pelantikan Pengurus
HMI Cabang Kotabumi periode 2026–2027, Selasa (11/8/2026).
Pelantikan yang mengusung tema “Reposisi
Kepengurusan HMI Cabang Kotabumi sebagai Kawah Candradimuka Perkaderan dan
Perjuangan” tersebut dinilai menjadi momentum penting untuk memperkuat kembali
komitmen HMI dalam melahirkan kader yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat
dan tantangan pembangunan daerah.
Baca Lainnya :
- Bupati Lampung Utara Hadiri HUT Ke-1 Kodam XXI/Radin Inten0
- Pemkab Lampung Utara Peringati Hari Veteran, Hargai Jasa Pejuang Kemerdekaan0
- Meriahkan HUT ke-81 RI, Bupati Buka Kejuaraan Tenis Lapangan Bupati Cup 0
- Persiapkan Upacara HUT RI Ke-81, Pemkab Lampura Gotong Royong Bersihkan Stadion Sukung0
- Pemkab Lampung Utara Berangkatkan Delapan Siswa Sekolah Rakyat0
“Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, saya
menyampaikan selamat kepada seluruh pengurus yang hari ini menerima amanah.
Pelantikan ini bukan sekadar seremoni pergantian kepengurusan, melainkan momentum
untuk meneguhkan kembali komitmen perjuangan HMI agar semakin relevan dengan
kebutuhan masyarakat dan tantangan pembangunan daerah,” ujar Gubernur.
Menurutnya, tema yang diangkat mencerminkan
harapan agar HMI tetap menjadi ruang pembentukan kader dengan kedalaman
intelektual, kematangan kepemimpinan, keteguhan moral, serta keberanian untuk
mengambil peran di tengah masyarakat.
Dalam konteks pembangunan Lampung Utara,
keberadaan HMI Cabang Kotabumi dinilai memiliki posisi strategis. Daerah
membutuhkan generasi muda yang tidak hanya kritis terhadap berbagai persoalan,
tetapi juga mampu menghadirkan gagasan dan solusi.
“Lampung Utara membutuhkan generasi muda yang
tidak hanya kritis terhadap berbagai persoalan, tetapi juga hadir membawa
solusi. Kami membutuhkan mitra yang mampu memberikan masukan secara objektif,
sementara masyarakat membutuhkan kelompok intelektual muda yang dapat
menyuarakan kepentingan mereka secara bertanggung jawab,” katanya.
Karena itu, HMI Cabang Kotabumi diharapkan
mampu menjalankan dua peran secara beriringan, yakni sebagai mitra strategis
pemerintah sekaligus kontrol sosial terhadap jalannya pembangunan daerah.
Pemerintah Provinsi Lampung juga berharap
kepengurusan HMI periode 2026–2027 dapat menyusun program yang bersentuhan langsung
dengan kebutuhan masyarakat. Di antaranya peningkatan kualitas sumber daya
manusia, penguatan literasi dan pendidikan, pemberdayaan ekonomi masyarakat,
pengembangan kepemudaan, serta pemanfaatan teknologi dan ruang digital secara
produktif.
Gubernur menegaskan, peningkatan kualitas
sumber daya manusia menjadi salah satu kekuatan utama dalam pembangunan daerah.
Karena itu, kontribusi organisasi mahasiswa seperti HMI sangat dibutuhkan.
“Pembangunan akan menjadi lebih kuat apabila
dilakukan melalui kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, organisasi
kepemudaan, dunia usaha, dan masyarakat. Kita tidak mungkin bekerja sendiri,”
ujarnya.
Sementara itu, Bupati Lampung Utara dalam
sambutannya mengingatkan, bahwa menjadi kader bukan sekadar mengenakan atribut
organisasi, menghadiri forum, atau menduduki posisi kepengurusan. Lebih dari
itu, kaderisasi merupakan proses panjang untuk membentuk karakter dan
kepemimpinan.
“Menjadi kader adalah tentang proses. Proses
membaca keadaan, mengasah pikiran, membersihkan hati, memperkuat keberanian,
dan pada akhirnya menghadirkan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia meyakini kader HMI Cabang Kotabumi merupakan
bagian dari generasi muda yang memiliki potensi besar untuk menjadi
intelektual, pemimpin, sekaligus penggerak perubahan di Kabupaten Lampung
Utara.
Menurutnya, kepemimpinan tidak semata-mata
lahir dari jabatan, tetapi dari keteladanan dan proses panjang. Seorang
pemimpin juga tidak diukur dari seberapa banyak perintah yang diberikan,
melainkan dari seberapa besar manfaat yang mampu diberikan kepada orang lain.
Karena itu, HMI Cabang Kotabumi diharapkan
dapat menjadi ruang pembelajaran bagi kader untuk berdiskusi, bertukar gagasan,
berbeda pendapat secara sehat, mengasah kepemimpinan, serta menumbuhkan kepedulian
terhadap berbagai persoalan masyarakat.
“Kita boleh berbeda dalam cara memandang
persoalan, tetapi jangan pernah berbeda dalam semangat membangun daerah. Kita
boleh kritis, tetapi akan jauh lebih bermakna apabila kritik itu disertai data,
gagasan, solusi, dan ketulusan untuk membangun,” katanya.
Bupati juga membuka ruang kolaborasi
seluas-luasnya bagi HMI untuk berkontribusi dalam pembangunan Kabupaten Lampung
Utara melalui gagasan, kritik, masukan, maupun inovasi yang konstruktif.
Menurutnya, pemerintah daerah tidak dapat
bekerja sendiri. Pembangunan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen
masyarakat, termasuk organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan.
Dengan semangat kolaborasi
tersebut, HMI Cabang Kotabumi diharapkan tidak hanya menjadi tempat lahirnya
kader-kader intelektual, tetapi juga menjadi kekuatan muda yang mampu
menerjemahkan gagasan menjadi aksi dan menghadirkan manfaat nyata bagi
masyarakat Lampung Utara. [MFH/Pemerintah Provinsi Lampung]











3.jpg)