- Produksi Kopi Tanggamus Meningkat, Petani Penerima Manfaat Terima Santunan Jamsos
- Wakapolres Tanggamus Beri Arahan Personel yang Mutasi
- KKG Rayon 2 Negeri Katon Laksanakan Penguatan Kompetensi Guru
- UPT SMP Negeri 1 Gadingrejo Lepas 3 Murid, Ikuti Jambore Nasional XII di Cibubur
- Setahun Kodam XXI/Raden Intan, Sinergi TNI-Pemprov Diperkuat untuk Stabilitas dan Ketahanan Pangan
- Hadapi El Nino, Pemprov Lampung Petakan Kebutuhan Air di Berbagai Sektor
- PSEL Lampung Raya Disiapkan Jadi Solusi Sampah dan Penguatan Energi Daerah
- Jaga Stabilitas Ekonomi, Pemprov Lampung Perkuat Pengendalian Inflasi dan Layanan Pertanahan
- Bupati Parosil Buka Lomba PBB, Bentuk Generasi Lambar yang Disiplin dan Berkarakter
- Lepas Kontingen Jamnas XII, Nukman Pesan Jaga dan Harumkan Nama Lampung Barat
Setahun Kodam XXI/Raden Intan, Sinergi TNI-Pemprov Diperkuat untuk Stabilitas dan Ketahanan Pangan


BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Gubernur Lampung, Rahmat
Mirzani Djausal menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) pertama Kodam
XXI/Raden Intan yang digelar di Aula Sudirman, Markas Kodam XXI/Raden Intan,
Senin (10/8/2026).
Peringatan satu tahun berdirinya Kodam XXI/Raden
Intan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi TNI, pemerintah
daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas wilayah
sekaligus mendukung percepatan pembangunan daerah.
Baca Lainnya :
- Hadapi El Nino, Pemprov Lampung Petakan Kebutuhan Air di Berbagai Sektor0
- PSEL Lampung Raya Disiapkan Jadi Solusi Sampah dan Penguatan Energi Daerah0
- Jaga Stabilitas Ekonomi, Pemprov Lampung Perkuat Pengendalian Inflasi dan Layanan Pertanahan0
- Sensus Ekonomi 2026, Pemprov Tekankan Pentingnya Data Akurat untuk Kebijakan Tepat Sasaran0
- Pemprov Dorong Karang Taruna jadi Motor Penggerak Ekonomi dan Pemberdayaan Desa0
Dalam sambutannya, Gubernur Rahmat Mirzani
Djausal menyampaikan ucapan selamat atas HUT pertama Kodam XXI/Raden Intan.
Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, Gubernur mengapresiasi perjalanan Kodam
XXI/Raden Intan selama satu tahun yang dinilai telah memberikan kontribusi
penting dalam menjaga keamanan dan stabilitas wilayah sekaligus mendukung
berbagai program pembangunan.
"Selamat ulang tahun yang pertama kepada
seluruh keluarga besar Kodam XXI/Raden Intan. Semoga momentum satu tahun ini
menjadi titik awal bagi pengabdian yang semakin kuat, semakin dekat dengan
rakyat, dan semakin besar kontribusinya bagi bangsa dan negara, khususnya bagi
masyarakat Lampung dan Bengkulu," ujar Gubernur.
Menurutnya, meskipun baru berusia satu tahun,
Kodam XXI/Raden Intan mengemban amanah yang besar dalam menjaga pertahanan
negara dan menciptakan stabilitas wilayah.
Gubernur menegaskan, pembangunan tidak akan
berjalan optimal tanpa adanya keamanan dan stabilitas. Sebaliknya, pertahanan
yang kuat juga membutuhkan masyarakat yang sejahtera, bersatu, serta memiliki
kepercayaan terhadap negara.
Karena itu, sinergi antara TNI, Polri,
pemerintah daerah, dunia usaha, perguruan tinggi, tokoh masyarakat, tokoh
agama, serta seluruh elemen masyarakat menjadi kekuatan penting dalam
mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
"Pertahanan dan pembangunan harus berjalan
bersama. Stabilitas menjadi syarat penting bagi pembangunan, sementara
kesejahteraan dan persatuan masyarakat menjadi bagian penting dari kekuatan
pertahanan negara," katanya.
Gubernur juga memberikan apresiasi atas keterlibatan
TNI dalam mendukung sektor pertanian dan ketahanan pangan di Provinsi Lampung.
Sebagai salah satu daerah penyangga pangan
nasional, Lampung memiliki peran strategis dalam menjaga produksi dan
ketersediaan pangan. Kolaborasi antara pemerintah daerah dengan TNI dan Polri
dinilai memberikan dampak positif terhadap produktivitas pertanian sekaligus
menjaga stabilitas harga komoditas pangan.

Gubernur menyebut produksi pertanian, khususnya
padi dan jagung, terus menunjukkan perkembangan positif. Stabilitas harga di
tingkat petani juga menjadi perhatian bersama agar peningkatan produksi dapat
memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
"Kolaborasi TNI dan pemerintah daerah
dalam mendampingi petani, meningkatkan produksi, serta menjaga ketahanan pangan
merupakan kerja sama yang sangat strategis," ujarnya.
Ia menambahkan, peningkatan produksi dan
stabilitas harga pangan tidak dapat dilakukan oleh pemerintah sendiri.
Kehadiran TNI dan Polri di tengah masyarakat, termasuk dalam mendukung sektor
pertanian, menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pangan yang kuat.
Gubernur menilai, keterlibatan TNI yang tidak
hanya berada di ruang-ruang pertahanan, tetapi juga hadir di tengah sawah,
mendampingi petani, dan membantu masyarakat merupakan wujud nyata kemanunggalan
TNI dengan rakyat.
"Semakin dekat TNI dengan rakyat, semakin
kuat pula pertahanan negara. Semakin kuat hubungan TNI, pemerintah daerah, dan
masyarakat, Insyaallah semakin kuat pula pembangunan daerah kita,"
tegasnya.
Gubernur menegaskan Pemerintah Provinsi Lampung
siap terus berjalan bersama Kodam XXI/Raden Intan untuk memperkuat koordinasi,
komunikasi, dan kolaborasi dalam menjaga stabilitas serta mempercepat
pembangunan daerah.
Ia berharap Kodam XXI/Raden Intan dapat terus
menjadi benteng pertahanan yang kokoh sekaligus menjadi sahabat masyarakat,
hadir untuk menjaga, membantu, membangun, serta memberikan rasa aman dan
harapan bagi masyarakat.
"Dirgahayu Kodam XXI/Raden Intan. Teruslah
menjadi benteng pertahanan, penjaga persatuan, sahabat rakyat, dan mitra
pembangunan daerah," pungkasnya.
Sementara itu Pangdam XXI/Raden Intan Mayjen
TNI Kristomei Sianturi dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kodam XXI/Raden
Intan dibentuk pada 10 Agustus 2025 bersama sejumlah Kodam baru lainnya.
Kehadiran Kodam XXI/Raden Intan merupakan bagian dari penguatan organisasi
pertahanan dan pelayanan teritorial di wilayah.
Menurutnya, selama satu tahun perjalanan, Kodam
XXI/Raden Intan menghadapi berbagai dinamika sekaligus memperoleh sejumlah
capaian dan dukungan, baik dari internal TNI maupun pemerintah daerah serta
masyarakat.
"Kami menyampaikan terima kasih kepada
seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan tugas Kodam
XXI/Raden Intan," ujar Pangdam.
Ia menegaskan, sebagai satuan kewilayahan,
Kodam XXI/Raden Intan memiliki tanggung jawab besar untuk memperkuat pertahanan
negara sekaligus mendukung masyarakat dan pembangunan daerah.
Untuk itu, seluruh prajurit dan aparatur sipil
negara (ASN) di lingkungan Kodam XXI/Raden Intan didorong untuk terus
meningkatkan kualitas pengabdian, memperkuat soliditas internal, serta
membangun sinergi dengan pemerintah daerah, Polri, dan seluruh elemen
masyarakat.
Pangdam juga menekankan pentingnya
profesionalisme dan integritas, termasuk dalam proses rekrutmen prajurit TNI.
Ia menegaskan tidak boleh ada praktik permainan uang, rekomendasi yang tidak
sesuai ketentuan, maupun bentuk penyimpangan lainnya.
"Kami ingin memberikan prajurit yang
betul-betul memiliki kualitas dan standar sebagai seorang prajurit,"
tegasnya.
Pangdam menjelaskan bahwa kebutuhan personel
TNI saat ini masih cukup besar sehingga proses rekrutmen akan terus dilakukan
secara optimal. Masyarakat yang memenuhi persyaratan dan memiliki keinginan
untuk bergabung dengan TNI dipersilakan mengikuti proses seleksi sesuai
ketentuan yang berlaku.
Selain profesional, Pangdam menekankan
pentingnya sikap adaptif bagi setiap prajurit dalam menghadapi perkembangan
lingkungan strategis, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta perubahan
tantangan tugas.
Menurutnya, kemampuan beradaptasi diwujudkan
melalui berbagai inovasi dan peningkatan kapasitas, termasuk pembekalan
kemampuan bahasa asing serta penguatan kerja sama dengan berbagai pihak.
"Adaptif berarti mampu mengikuti
perkembangan lingkungan strategis, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi,
serta mampu merespons berbagai tantangan secara cepat dan tepat,"
jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pangdam juga
menyampaikan sejumlah dukungan Kodam XXI/Raden Intan terhadap pemerintah
daerah, termasuk dalam penanganan bencana dan percepatan pembangunan.
Sejumlah fasilitas dan kemampuan satuan,
seperti kendaraan, alat berat, tangki air, serta personel terlatih, dapat
dimanfaatkan untuk mendukung pemerintah daerah ketika terjadi kondisi darurat
maupun kebutuhan pembangunan tertentu.
Kemampuan tersebut juga mencakup kesiapsiagaan
menghadapi bencana di wilayah yang sulit dijangkau melalui jalur darat maupun
laut.
Pangdam menyampaikan, Kodam XXI/Raden Intan
juga terus berupaya mendukung program strategis pemerintah, termasuk ketahanan
pangan dan pemberdayaan masyarakat.
Ia menyebut sejumlah capaian pembangunan dan
program teritorial terus dikembangkan, termasuk penguatan peran satuan di
tingkat desa agar keberadaan TNI semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Mengusung tema "Bekerja dengan Hati,
Profesional dan Adaptif", peringatan HUT pertama Kodam XXI/Raden Intan
menjadi momentum bagi seluruh jajaran untuk memperkuat komitmen pengabdian.
Ia berharap sinergi yang telah terbangun dapat
terus diperkuat melalui komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi dalam
menjalankan tugas pembangunan bangsa dan negara.
Peringatan HUT pertama Kodam XXI/Raden Intan
kemudian dilanjutkan dengan prosesi pemotongan tumpeng oleh Pangdam XXI/Raden
Intan Mayjen TNI Kristomei Sianturi. Tumpeng tersebut diserahkan secara
simbolis kepada Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan Gubernur Bengkulu.
Kegiatan dirangkaikan dengan penyerahan
penghargaan oleh Pangdam XXI/Raden Intan kepada sejumlah prajurit berprestasi
sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi dalam pelaksanaan tugas.
Turut hadir seluruh jajaran Forkopimda Provinsi
Lampung dan Provinsi Bengkulu, jajaran Kepala Daerah se-Provinsi Lampung dan
Bengkulu serta seluruh jajaran Kodam XXI/Raden Intan, Korem dan Kodim wilayah
Lampung dan Bengkulu. [MFH/Pemerintah Provinsi Lampung]










3.jpg)