- Pemprov Dorong Optimalisasi PAD dan Penertiban Retribusi Infrastruktur Telekomunikasi
- Agnesia Bulan Marindo Buka Wedding Fair 2026
- Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Tanggamus Gelar Bakti Sosial di Tempat Ibadah
- Buntut Kesenjangan Upah, Buruh PT. Oasis Wood Industri Sampaikan Aspirasi di DPRD Lamsel
- Pemkab Lamtim Dampingi Pengobatan Balita Korban Luka Bakar 70 Persen
- Wamensos Optimistis Sekolah Rakyat Permanen Lamtim Rampung Tepat Waktu
- Pemprov Lampung Pertahankan WTP 12 Kali Berturut-turut
- Pemkab Pringsewu dan Kemensos RI Salurkan Bantuan Atensi Tahun 2026
- Wakil Bupati Hadiri Gerakan Serentak Penetrasi Pasar untuk Pengendalian Inflasi Daerah
- Pemkab Lampura Sinergikan Program dan Optimalkan Penyaluran Kredit Usaha Rakyat
Pemkab Pringsewu dan Kemensos RI Salurkan Bantuan Atensi Tahun 2026
Untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

PRINGSEWU, MFH,-- Pemerintah Kabupaten Pringsewu
bersama Kementerian Sosial Republik Indonesia menyalurkan Bantuan Asistensi
Rehabilitasi Sosial (ATENSI) Tahun 2026 kepada masyarakat Kabupaten Pringsewu,
Kamis (11/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di Kabupaten Pringsewu tersebut
dihadiri Wakil Menteri Sosial Republik Indonesia Agus Jabo Priyono, Bupati
Pringsewu H. Riyanto Pamungkas, Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila, jajaran
Kementerian Sosial RI, Forkopimda, perangkat daerah, pilar-pilar sosial, serta
para penerima manfaat.
Dalam sambutannya, Bupati Pringsewu H. Riyanto
Pamungkas menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Pemerintah Pusat
melalui Kementerian Sosial RI kepada masyarakat Kabupaten Pringsewu.
Menurutnya, berbagai program bantuan sosial yang disalurkan selama ini telah
memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat
sekaligus menekan angka kemiskinan di daerah.
Berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional
(DTSEN) Tahun 2026, jumlah penduduk Kabupaten Pringsewu tercatat sebanyak
451.586 jiwa atau 144.262 kepala keluarga. Dari jumlah tersebut, sebanyak
73.879 kepala keluarga masuk dalam kategori desil 1 hingga desil 5 yang menjadi
sasaran utama program perlindungan sosial pemerintah.
Baca Lainnya :
- Wakil Bupati Hadiri Gerakan Serentak Penetrasi Pasar untuk Pengendalian Inflasi Daerah0
- Wakil Bupati Pringsewu Pimpin Rapat Persiapan Tim Gugus Tugas Reformasi Agraria0
- Wakil Bupati Pringsewu Buka Kursus Pembina Pramuka Mahir Dasar0
- Bupati Pringsewu Terima Audiensi Kementerian Koperasi Bahas Pengembangan Produk MOCAF0
- Bupati Pringsewu Dampingi Staf Khusus Menteri Koperasi RI Tinjau Sentra MOCAF0
Hingga Triwulan I Tahun 2026, bantuan sosial yang
bersumber dari APBN yang telah diterima masyarakat Kabupaten Pringsewu mencapai
lebih dari Rp50,5 miliar. Bantuan tersebut meliputi Program Keluarga Harapan
(PKH), Program Sembako, Program ATENSI, serta bantuan iuran jaminan kesehatan
bagi masyarakat kurang mampu.
Khusus Program ATENSI, pada tahun 2026 telah
menjangkau sekitar 1.000 penerima manfaat dengan total nilai bantuan mencapai
sekitar Rp1 miliar. Bantuan yang diberikan tidak hanya berupa pemenuhan
kebutuhan dasar, tetapi juga sarana pemberdayaan ekonomi seperti kendaraan roda
tiga bagi penyandang disabilitas, bantuan modal usaha, serta berbagai sarana
produktif lainnya guna mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
Sementara itu, Wakil Menteri Sosial RI Agus Jabo
Priyono mengatakan bahwa Presiden RI Prabowo Subianto memiliki visi besar agar
seluruh rakyat Indonesia dapat hidup lebih sejahtera, bahagia, dan memiliki
masa depan yang lebih baik.
“Presiden menginginkan seluruh rakyat Indonesia bisa
gemuyu, bisa tersenyum dan hidup bahagia. Karena itu, negara harus hadir
memastikan kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi dengan baik,” ujarnya.
Menurut Agus Jabo Priyono, tugas pemerintah tidak
hanya memberikan bantuan sosial yang bersifat sementara, tetapi juga memastikan
masyarakat mampu bangkit dan mandiri secara ekonomi. Untuk itu, Kementerian
Sosial terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam menjalankan
berbagai program kesejahteraan sosial dan pemberdayaan masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa Bantuan ATENSI yang disalurkan
pada hari ini diprioritaskan bagi kelompok rentan, seperti lanjut usia,
penyandang disabilitas, serta masyarakat yang sedang mengalami kondisi sakit
atau membutuhkan dukungan sosial. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan
beban penerima manfaat sekaligus menjadi langkah awal menuju kehidupan yang
lebih mandiri.
“Bantuan yang diberikan hari ini merupakan stimulus
untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Namun cita-cita besar pemerintah
adalah menghadirkan masyarakat yang mandiri, produktif, dan sejahtera secara
berkelanjutan,” katanya.
Wakil Menteri Sosial juga menyampaikan bahwa
Pemerintah Pusat saat ini terus mengakselerasi berbagai program strategis
nasional, salah satunya Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program tersebut
diharapkan mampu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus
memperkuat perlindungan sosial bagi kelompok rentan.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Pringsewu
mengungkapkan bahwa berbagai program bantuan sosial dan pemberdayaan ekonomi
yang telah dilaksanakan memberikan dampak positif terhadap penurunan angka
kemiskinan di Kabupaten Pringsewu. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik
(BPS), angka kemiskinan di Kabupaten Pringsewu turun dari 8,32 persen pada
tahun 2024 menjadi 7,6 persen pada akhir tahun 2025, menjadikan Pringsewu
sebagai salah satu daerah dengan penurunan angka kemiskinan terbaik di Provinsi
Lampung.
Selain memperkuat perlindungan sosial, Pemerintah
Kabupaten Pringsewu juga terus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat
melalui pengembangan produk hilirisasi singkong menjadi MOCAF (Modified Cassava
Flour). Produk tepung singkong fermentasi bebas gluten tersebut kini telah
dimanfaatkan oleh sejumlah keluarga penerima manfaat sebagai bahan baku usaha
produktif, seperti pembuatan kue, mi, dan berbagai produk olahan lainnya.
Bupati juga berharap sinergi antara Pemerintah Kabupaten
Pringsewu dan Kementerian Sosial RI dapat terus diperkuat, termasuk dukungan
terhadap rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Pringsewu guna
memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Melalui penyaluran Bantuan ATENSI dan berbagai program
pemberdayaan sosial ekonomi, Pemerintah Kabupaten Pringsewu bersama Kementerian
Sosial RI optimistis dapat terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta
mewujudkan visi Pringsewu MAKMUR (Maju, Adil, Kreatif, Mandiri, Unggul, dan
Religius) menuju Lampung Maju dan Indonesia Emas. [MFH/Diskominfo Prinsewu]











3.jpg)