- 25 Grup Drumband Ramaikan LOUD Championship I Piala Bupati Lamtim 2026
- Pemkot Metro Buka Diklat bagi 31 Calon Paskibraka 2026
- Menteri Agama RI Hadiri Pengukuhan Lima Guru Besar UIN Jurai Siwo Lampung
- Pemprov Perkuat Peran Pesantren dalam Pembangunan dan Pengembangan SDM
- Sensus Ekonomi 2026, Pemprov Tekankan Pentingnya Data Akurat untuk Kebijakan Tepat Sasaran
- Pemprov Dorong Karang Taruna jadi Motor Penggerak Ekonomi dan Pemberdayaan Desa
- Ngaben Massal Balinuraga, jadi Magnet Kunjungan Wisatawan Asal Itali
- Bupati Egi Targetkan Desa Bali Nuraga jadi Destinasi Wisata Unggulan
- Wabup Pesawaran Ajak Mahasiswa jadi Pemimpin Adaptif, Berintegritas, dan Berdampak
- BPS: Ekonomi Kota Metro Tumbuh 5,20 Persen pada 2025
Pemkot Metro Buka Diklat bagi 31 Calon Paskibraka 2026

METRO, MFH,-- Pemerintah Kota Metro resmi
membuka Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Desa Bahagia bagi 31 calon Pasukan
Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Metro Tahun 2026. Kegiatan ini
menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan,
serta penguatan nilai-nilai Pancasila bagi generasi muda.
Diklat secara resmi dibuka oleh Sekretaris
Daerah (Sekda) Kota Metro, Ahmad Hariyanto, di Hotel Aidia Metro. Sebanyak 31
peserta mengikuti kegiatan tersebut, terdiri atas 16 putra dan 15 putri yang
merupakan siswa-siswi SMA/SMK sederajat, baik negeri maupun swasta, se-Kota
Metro yang telah dinyatakan lulus seleksi calon Paskibraka Tahun 2026, Sabtu
(8/8/2026).
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik
(Kesbangpol) Kota Metro, Bangkit Hariyo Utomo, dalam laporannya menyampaikan
bahwa Diklat Desa Bahagia merupakan salah satu tahapan pembentukan Paskibraka
Kota Metro Tahun 2026. Pelaksanaannya mengacu pada ketentuan Badan Pembinaan
Ideologi Pancasila (BPIP), serta regulasi dan keputusan Pemerintah Kota Metro.
Baca Lainnya :
- Menteri Agama RI Hadiri Pengukuhan Lima Guru Besar UIN Jurai Siwo Lampung0
- BPS: Ekonomi Kota Metro Tumbuh 5,20 Persen pada 20250
- Pemkot Metro Percepat Digitalisasi Pengelolaan Keuangan Daerah0
- Sekda Metro Audiensi Bersama KONI, Bahas Persiapan Porprov Lampung 20260
- LPAI Metro Audiensi dengan Sekda, Siapkan Seminar Parenting Nasional0
“Diklat Desa Bahagia calon Pasukan Pengibar
Bendera Pusaka Kota Metro Tahun 2026 diikuti 31 peserta, terdiri dari 16 putra
dan 15 putri,” ujar Bangkit.
Ia menjelaskan, pendidikan dan pelatihan
dilaksanakan selama 10 hari, mulai 8 hingga 18 Agustus 2026, dengan rangkaian
kegiatan yang berlangsung sejak pukul 06.00 hingga 22.00 WIB. Selama mengikuti
diklat, peserta akan menjalani dua rangkaian utama.
Pertama, pembelajaran aktif melalui pemberian
materi wawasan kebangsaan, Pancasila, karakter dan kepemimpinan. Kedua, peserta
mendapatkan pembinaan dan latihan teknis pengibaran serta penurunan Bendera
Pusaka.
Latihan teknis tersebut melibatkan pelatih dari
unsur TNI, Polri dan Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Metro. Kolaborasi
ini diharapkan dapat membentuk peserta menjadi generasi muda yang disiplin,
tangguh, bertanggung jawab, serta mampu bekerja sama dalam satu tim.
Bangkit turut menyampaikan apresiasi kepada
seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Diklat Desa Bahagia, khususnya
jajaran TNI dan Polri, PPI Kota Metro, para pelatih, pamong, tenaga kesehatan,
serta seluruh panitia.
Sementara itu, Sekda Kota Metro Ahmad
Hariyanto, mengapresiasi seluruh pihak yang telah mempersiapkan dan mendukung
pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, Diklat Desa Bahagia tidak
semata-mata menjadi persiapan teknis menuju pelaksanaan upacara peringatan HUT
ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, tetapi juga menjadi ruang pembinaan
generasi muda.
“Pendidikan dan pelatihan ini bukan sekadar
persiapan teknis menjelang upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik
Indonesia. Lebih dari itu, diklat ini merupakan proses pembentukan karakter,
kepemimpinan, kedisiplinan, serta penanaman nilai-nilai Pancasila, nasionalisme
dan cinta tanah air,” ujar Ahmad.
Ia menegaskan, Paskibraka merupakan bagian dari
proses kaderisasi calon pemimpin bangsa yang berkarakter Pancasila. Karena itu,
31 peserta yang telah berhasil melewati proses seleksi dinilai sebagai
putra-putri terbaik Kota Metro yang mendapat kepercayaan untuk mengemban tugas
mulia sebagai pengibar Bendera Pusaka.
Ahmad juga mengingatkan bahwa Paskibraka
bukanlah aktivitas individual, melainkan kerja tim yang membutuhkan kekompakan,
kedisiplinan dan rasa tanggung jawab dari setiap anggota.
“Paskibraka itu tim, bukan individu. Jangan
menonjolkan ego sendiri. Kalian berasal dari berbagai sekolah dan mungkin
sebelumnya belum saling mengenal. Selama mengikuti pelatihan, ego pribadi harus
dilepaskan dan digantikan dengan semangat kebersamaan,” tegasnya.
Ia meminta seluruh peserta mengikuti setiap
tahapan pelatihan dengan serius dan penuh konsentrasi. Menurutnya, latihan
baris-berbaris tidak hanya berkaitan dengan gerakan dan ketepatan formasi,
tetapi juga menjadi sarana membangun konsentrasi, kepatuhan terhadap perintah,
kedisiplinan dan tanggung jawab.
“Selama 10 hari ke depan, saya mengingatkan
kalian untuk fokus mengikuti pelatihan. Satu orang tidak siap, maka persiapan
tim secara keseluruhan dapat terganggu. Karena itu, seluruh peserta harus
memiliki komitmen yang sama,” katanya.
Selain kemampuan teknis, Ahmad berharap para
calon Paskibraka mampu mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam
kehidupan sehari-hari serta menjadi teladan, baik di lingkungan sekolah maupun
di tengah masyarakat.Ia juga mendorong peserta untuk menumbuhkan semangat
persatuan, cinta tanah air, jiwa kepemimpinan, rasa tanggung jawab dan semangat
rela berkorban demi bangsa dan negara.
“Tanamkan disiplin, jaga kesehatan, bangun
kekompakan, saling menghormati dan patuhi arahan para pelatih. Jalani seluruh
proses ini dengan semangat, rasa syukur dan kebersamaan,” pesannya.
Diklat Desa Bahagia Tahun 2026 diharapkan tidak
hanya melahirkan Paskibraka yang mampu menjalankan tugas pada upacara
peringatan kemerdekaan, tetapi juga membentuk generasi muda Kota Metro yang
tangguh, berintegritas, berprestasi dan memiliki karakter Pancasila.
Pelaksanaan kegiatan tersebut dibiayai melalui
Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Metro Tahun Anggaran 2026
melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Metro.
Melalui Diklat Desa
Bahagia, Pemerintah Kota Metro berharap seluruh peserta dapat mengikuti proses
pembinaan secara optimal, menjalankan tugas pengibaran Bendera Pusaka pada
peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan penuh tanggung
jawab, serta menjadi kebanggaan bagi keluarga, sekolah, daerah dan bangsa.
[MFH/Diskominfo Metro]











3.jpg)