- Ngaben Massal Balinuraga, jadi Magnet Kunjungan Wisatawan Asal Itali
- Bupati Egi Targetkan Desa Bali Nuraga jadi Destinasi Wisata Unggulan
- Wabup Pesawaran Ajak Mahasiswa jadi Pemimpin Adaptif, Berintegritas, dan Berdampak
- BPS: Ekonomi Kota Metro Tumbuh 5,20 Persen pada 2025
- Pemkot Metro Percepat Digitalisasi Pengelolaan Keuangan Daerah
- Lampung Barat Raih Penghargaan LPM Award 2026
- Pemkab Pesisir Barat Gaungkan Semangat Nasionalisme
- Bupati Dedi Irawan Serahkan Bantuan Korban Kebakaran
- Satlantas Lakukan Olah TKP dan Pengamanan Jalur Truk Terguling di Kota Agung
- Polres Tanggamus Gelar Safety Riding , Sosialisasi Siger Lampung Presisi dan Layanan 110
Ngaben Massal Balinuraga, jadi Magnet Kunjungan Wisatawan Asal Itali

WAY PANJI, MFH,-- Lautan manusia memadati Desa
Balinuraga, Kecamatan Way Panji, Kabupaten Lampung Selatan, Jumat (7/8/2026).
Sejak pagi, puluhan ribu orang dari berbagai penjuru hadir menyaksikan puncak
prosesi Ngaben Massal, tradisi yang kini diakui sebagai salah satu upacara
pembakaran jenazah terbesar di Indonesia.
Bukan hanya warga lokal dan lintas provinsi,
keistimewaan tradisi ini bahkan memikat hati wisatawan mancanegara. Salah
satunya Mirco, wisatawan asal Italia yang sengaja menyempatkan diri hadir
setiap kali berkunjung ke Indonesia. Setelah sebelumnya menyaksikan Ogoh-ogoh,
tahun ini ia akhirnya dapat melihat langsung kemegahan Ngaben Massal
Balinuraga.
"Saya sangat senang berada di sini.
Orang-orangnya ramah dan selalu tersenyum. Di Italia tidak ada tradisi seperti
ini. Saya sungguh mencintai budaya Indonesia," ujar Mirco kagum.
Baca Lainnya :
- Bupati Egi Targetkan Desa Bali Nuraga jadi Destinasi Wisata Unggulan 0
- 401 Siswa Sekolah Rakyat Lampung Siap Tempuh Tahun Ajaran Baru0
- Diduga Langgar UU Lingkungan Hidup, WALHI Lampung Desak Usut Pembuangan Limbah PT. Ciomas 0
- Ketua PMI Provinsi Lampung Lantik Pengurus PMI Lampung Selatan Masa Bakti 2026-20310
- Sidak Komisi III DPRD Lamsel ke PT. Ciomas, Ditemukan Kerusakan Sarana Pengolah Limbah0
Kesan serupa disampaikan Dewi, pengunjung asal
Jakarta yang awalnya mengira tradisi ini hanya ada di Pulau Bali.
"Ternyata di Lampung Selatan juga ada dan luar biasa sekali. Ini bukti
kebersamaan tanpa batas perbedaan, saya sangat terkesan," tuturnya.
Artini dari Nusa Penida, Bali, pun sengaja
datang jauh-jauh untuk mengikuti prosesi sekaligus mendoakan kerabatnya.
"Saya datang khusus untuk mendoakan saudara dan menyatukan doa bersama di
sini," katanya.
Selain nilai budaya, penyelenggaraan massal ini
pun meringankan beban umat. Wayan Sudarto dari Mesuji mengungkapkan: "Di
sini warga sangat kompak, desa adat yang mengurus semuanya. Biaya lebih ringan
dan pelaksanaan pun lebih tertib," ujarnya.
Ngaben Massal Balinuraga
kini telah melampaui makna ritual keagamaan semata. Ia menjadi jembatan
persaudaraan lintas daerah dan negara, sekaligus menegaskan posisi Desa
Balinuraga sebagai calon destinasi wisata budaya unggulan Lampung Selatan yang
bersinar hingga kancah internasional. [MFH/Sri]











3.jpg)