- Perkuat Pembangunan SDM, Gubernur Mirza: Infrastruktur Harus Diiringi Akhlak dan Iman
- Purnama Wulan Sari Mirza Lepas Tri Wahyuni Perkuat Indonesia di Asian Games 2026 Jepang
- Pamerkan Kriya Lampung di Kriyanusa 2026, Batin Wulan Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Global
- Pemprov Lampung Dorong Ekonomi Berbasis Teknologi dan Komunitas
- Bukan Sekadar Akses, Gubernur Mirza Tekankan Penghormatan terhadap Martabat Kaum Tuli
- Warga Sragi Jadi Korban Love Scam di Peras Rp290 Juta, Pelaku di Tangkap di Brebes
- Polsek Pematang Sawa Pastikan Karhutla di Tampang Tua Telah Padam
- Penjualan Kendaraan Niaga Naik, Trend Positif Penguatan Distribusi Hasil Pertanian Lampung
- APIK Dorong Transformasi Kakao Lampung Timur Berbasis Petani dan Kolaborasi
- Pertama di Indonesia, Lamtim Resmi Integrasikan MRC ke MPP
Pemprov Lampung Dorong Ekonomi Berbasis Teknologi dan Komunitas

BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Wakil Gubernur Lampung
Jihan Nurlela mendorong masyarakat untuk memanfaatkan perkembangan teknologi
informasi sebagai sarana membuka peluang ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan
keluarga.
Pesan tersebut disampaikan Wakil Gubernur Jihan saat memberikan motivasi dalam kegiatan
Gerakan Ekonomi Kebersamaan Komunitas Megapro Affiliate PT Garuda Mas Anugerah
(GMA) di Auditorium Politeknik Kesehatan Bandar Lampung, Sabtu (26/9/2026).
Jihan mengatakan, perkembangan teknologi telah
membuat peluang ekonomi semakin terbuka. Masyarakat tidak lagi harus memiliki
tempat usaha besar atau modal yang besar untuk memulai kegiatan ekonomi.
Baca Lainnya :
- Bukan Sekadar Akses, Gubernur Mirza Tekankan Penghormatan terhadap Martabat Kaum Tuli0
- Penjualan Kendaraan Niaga Naik, Trend Positif Penguatan Distribusi Hasil Pertanian Lampung0
- Gubernur: Rasa Aman Jadi Fondasi Pembangunan, Satlinmas Diminta Perkuat Kesiapsiagaan0
- Pentas PAI Jadi Ruang Tumbuh Prestasi dan Karakter Siswa0
- MUSDA VI IGRA Bandar Lampung Fokus pada Regenerasi dan Penguatan Tata Kelola Organisasi0
“Dunia saat ini ada dalam genggaman kita
melalui teknologi. Siapa pun bisa menjadi apa pun dan dari mana pun bisa menuju
ke mana pun melalui teknologi informasi,” ujar Jihan.
Menurutnya, ruang-ruang sederhana seperti
rumah, kamar, maupun ruang keluarga dapat menjadi tempat untuk mengembangkan
aktivitas ekonomi selama masyarakat mampu memanfaatkan teknologi dengan baik.
Karena itu, Jihan mengajak masyarakat untuk
tidak hanya melihat peluang dari ruang-ruang besar, tetapi juga berani
memanfaatkan kesempatan yang tersedia di lingkungan sekitar, termasuk melalui
platform digital dan media sosial.
“Jangan menunggu panggung besar untuk
membuktikan bahwa kita mampu. Mulailah dari ruang sederhana dan dari instrumen
yang kita miliki. Kesempatan tidak selalu datang setiap hari, tetapi peluang
akan terus berkembang bagi mereka yang berani memulai dan tidak berhenti
belajar,” katanya.
Jihan juga menekankan pentingnya mengenali
potensi diri. Menurutnya, setiap orang memiliki kelebihan yang dapat
dikembangkan untuk mendukung aktivitas ekonomi, termasuk dalam memasarkan
produk melalui media sosial.
Selain keberanian memulai, Jihan mengingatkan
pentingnya kreativitas dan konsistensi. Dalam menjalankan usaha, masyarakat
harus siap menghadapi kondisi yang naik turun serta terus mencari cara untuk
mengembangkan pemasaran dan menjangkau konsumen.
Ia berharap kegiatan yang melibatkan komunitas dan
dunia usaha tersebut dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat pemberdayaan
ekonomi masyarakat.
“Peluang itu tetap ada dan akan selalu ada.
Tinggal bagaimana kita berani mengeksekusi dan pandai melihat peluang
tersebut,” ujar Jihan.
Dalam kesempatan tersebut, Jihan juga
menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar PT GMA yang telah mengajak
masyarakat Lampung bergabung dalam kegiatan pemberdayaan ekonomi.
Menurutnya, keterlibatan dunia usaha dan
komunitas masyarakat dapat menjadi mitra pemerintah dalam mendorong penguatan
ekonomi masyarakat.
Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Provinsi
Lampung Garinca Reza Pahlevi menyampaikan bahwa perkembangan teknologi
informasi dan komunikasi perlu diimbangi dengan kolaborasi.
Menurut Reza Pahlevi, teknologi memang
memungkinkan seseorang menjalankan aktivitas ekonomi secara mandiri, bahkan
dari rumah. Namun, penguatan ekonomi tetap membutuhkan kerja sama dan
keterlibatan berbagai pihak.
“Di era teknologi informasi dan komunikasi saat
ini, kita bisa bekerja dari rumah bahkan dari kamar. Tetapi kita tetap
membutuhkan kolaborasi dan kerja bersama dengan berbagai pemangku kepentingan,”
ujarnya.
Ia menilai kegiatan yang digagas komunitas GMA
dapat menjadi salah satu ruang untuk mendorong masyarakat memanfaatkan teknologi
sekaligus membangun jejaring ekonomi.
Dirinya berharap gerakan ekonomi berbasis
komunitas dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan membantu memperkuat aktivitas
ekonomi rumah tangga. [MFH/Pemerintah Provinsi Lampung]











