- DesaKu Maju Dorong Hilirisasi Perdesaan Lampung untuk Perkuat MBG dan KDMP
- Korsleting Listrik Picu Kebakaran di Rejomulyo, Sebagian Rumah Warga Hangus
- Lampung Barat Gandeng Kemenhub, Fokus Cetak Tenaga Transportasi Berkualitas
- Bupati Pesisir Barat Sampaikan LKPJ TA 2025 Dalam Rapat Paripurna DPRD
- Sensus Ekonomi 2026, Pemprov Lampung Perkuat Sinergi untuk Data Berkualitas
- Evaluasi Desaku Maju 2025, Pemprov Lampung Siapkan Strategi Penguatan Hilirisasi Desa
- Pemprov Lampung Perkuat Sinergi Antarwilayah untuk Optimalisasi PAD
- Pemkab Gelar Rakor Persiapan Peringatan Hari jadi Kabupaten Lampung Tengah ke 80
- Pemkab Lamteng Gelar Rapat Penyiapan Dokumen Lingkungan Jembatan Gantung Way Campang
- Pemkab Lampung Barat Dorong ASN jadi Pelopor Mutasi Kendaraan Demi Dongkrak PAD
Pemprov Lampung Perkuat Sinergi Antarwilayah untuk Optimalisasi PAD


BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Pemerintah Provinsi
Lampung terus berupaya memperkuat struktur fiskal daerah melalui penguatan
sinergi antarwilayah. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi
Lampung, Saipul, memimpin Rapat Koordinasi strategis bersama seluruh Kepala
Bapenda Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung bertempat di Aula Rapat Lantai III
Kantor Bapenda Lampung, Selasa (7/4/2026).
Pertemuan ini menjadi forum krusial
bagi jajaran pengelola pendapatan daerah untuk membedah tantangan faktual
sekaligus merumuskan langkah inovatif dalam mendongkrak Pendapatan Asli Daerah
(PAD) di Provinsi Lampung.
Baca Lainnya :
- Pemprov Lampung Buka Ruang Kolaborasi, Mahasiswa Didorong Aktif Tentukan Arah Pembangunan0
- Inflasi Lampung Terendah Nasional, Pemprov Perkuat Pengendalian Harga Pasca Lebaran 20260
- Wagub Jihan Nurlela Ajak IDI Perkuat Peran sebagai Mitra Pemprov Lampung0
- Event Justice Run 2026, Pemprov Lampung Gaungkan Pembangunan Berkeadilan dan Akses Infrastruktur0
- Personel Gabungan Disiagakan Amankan Laga Bhayangkara FC Kontra Persija0
Dalam arahannya, Kepala Bapenda
Provinsi Lampung, Saipul, menekankan bahwa kunci utama peningkatan pendapatan
daerah terletak pada modernisasi layanan dan penyederhanaan birokrasi.
Ia menyoroti perlunya transformasi digital guna
mengatasi berbagai kendala administratif yang selama ini menghambat potensi
pajak, khususnya pada sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama
Kendaraan Bermotor (BBNKB).
Rapat yang berlangsung dinamis
tersebut juga menjadi sarana bagi para Kepala Bapenda Kabupaten/Kota untuk
memaparkan kondisi riil di lapangan. Berbagai persoalan mulai dari tantangan
geografis dalam menjangkau wajib pajak hingga urgensi validasi data dibahas
secara mendalam.
Sebagai solusi konkret, pertemuan
tersebut menghasilkan komitmen bersama untuk memperkuat kolaborasi dalam
pertukaran data (data sharing) dan pemanfaatan teknologi informasi secara
terintegrasi. Langkah ini dipandang efektif untuk menutup celah kebocoran pajak
dan memastikan data wajib pajak lebih akurat serta mutakhir.
Sinergi yang solid ini diharapkan
mampu mendorong pengelolaan pajak daerah secara lebih profesional dan
akuntabel. Strategi besar ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah
Provinsi Lampung dalam memastikan target PAD tercapai secara maksimal.
Output dari optimalisasi
pendapatan ini pada akhirnya akan dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk
percepatan pembangunan infrastruktur serta peningkatan kualitas pelayanan
publik di seluruh penjuru Provinsi Lampung. [MFH/Dinas Kominfotik Provinsi
Lampung]











3.jpg)