- Polres Tanggamus Kerahkan 30 Personel Amankan Pemulangan Jamaah Haji Kloter 19 JKG
- Bunda PAUD Provinsi Lampung Ajak IGTKI-PGRI Perkuat Sinergi Wujudkan Generasi Emas Lampung
- Gubernur Mirza Dorong Guru TK Perkuat Komunikasi Bangun Mental Anak
- Pemprov Lampung Perkuat Transparansi Pengadaan Melalui Digitalisasi dan E-Katalog
- Kerja Sama Internasional, Peluang Investasi Untuk Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
- Bupati Hadiri Paripurna Penyampaian Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD
- Bupati Pringsewu Dampingi Tim Kemendagri RI Tinjau Sentra Mocaf
- Peletakan Batu Pertama Jembatan Armco, Harapan Baru Masyarakat Trimurjo dan Bumiratu Nuban
- Plt. Bupati Laksanakan Persembahyangan Hari Raya Galungan di Pura Puseh Rama Dewa
- Sekda Lambar Ingatkan Jamaah, Muharram jadikan Momentum Evaluasi Diri Bukan Seremoni
Pemkab Lampung Barat Dorong ASN jadi Pelopor Mutasi Kendaraan Demi Dongkrak PAD

LAMPUNG BARAT, MFH,-- Pemerintah Kabupaten
Lampung Barat terus menggenjot peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD),
khususnya dari sektor pajak kendaraan bermotor.
Salah satu langkah konkret yang dilakukan
adalah mendorong aparatur sipil negara (ASN) menjadi pelopor dalam melakukan
mutasi dan balik nama kendaraan ke wilayah Kabupaten Lampung Barat.
Kebijakan ini tertuang dalam surat resmi Bupati
Lampung Barat yang diterbitkan pada awal April 2026.
Baca Lainnya :
- Sekda Lampung Barat Lepas 40 Peserta Wisata Rohani ke Yogyakarta0
- Diskominfo Perjelas Himbauan Bupati Larangan Joget dan Bernyanyi di Tiktok Pada Jam Kerja0
- Bupati Parosil Tinjau Jalan Putus Gedung Surian–Air Hitam, Instruksikan Penanganan Darurat0
- 70 Ribu Ton Kopi, PAD Nyaris Kosong: Bupati Parosil Bedah Kebocoran Pajak, Pengusaha Buka Suara0
- Bupati dan Wakil Bupati Lampung Barat Ikuti Entry Meeting BPK, Targetkan WTP Tetap Terjaga0
Dalam surat tersebut, seluruh jajaran
pemerintah daerah diminta aktif mendukung kebijakan sekaligus menjadi contoh
nyata bagi masyarakat.
Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus,
menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah
untuk memperkuat kemandirian fiskal serta mengoptimalkan potensi pajak daerah.
“Melalui kebijakan ini, saya mengajak seluruh
ASN, pegawai BUMD, serta aparatur pemerintah pekon untuk menjadi pelopor dalam
melakukan mutasi dan balik nama kendaraan. Ini bukan hanya soal administrasi,
tetapi bentuk kontribusi nyata dalam membangun Lampung Barat,” ujar Parosil.
Ia menjelaskan, masih banyak kendaraan yang
beroperasi di Lampung Barat namun menggunakan nomor polisi luar daerah,
sehingga pajaknya tidak masuk ke kas daerah.
Padahal, jika kendaraan tersebut dimutasikan,
hasil pajaknya dapat dimanfaatkan langsung untuk pembangunan daerah.
“Kalau kendaraan yang digunakan di Lampung
Barat menggunakan nomor polisi daerah ini, maka pajaknya akan kembali untuk
pembangunan Lampung Barat. Ini yang ingin kita dorong bersama,” tambahnya.
Parosil juga menginstruksikan kepada seluruh
kepala perangkat daerah, pimpinan BUMD, camat, lurah, dan peratin untuk turut
menyosialisasikan kebijakan ini di lingkungan masing-masing.
“ASN harus menjadi contoh. Ketika aparatur
sudah tertib administrasi, masyarakat akan ikut terdorong melakukan hal yang
sama,” tegasnya.
Ia menambahkan, selain ASN, pegawai BUMD serta
aparatur pemerintah pekon bersama keluarganya juga diharapkan ikut berperan
aktif dalam mendukung kebijakan tersebut.
Lebih lanjut, Parosil menegaskan bahwa upaya
ini tidak sekadar imbauan, melainkan langkah strategis untuk meningkatkan PAD
secara berkelanjutan.
“Peran semua pihak sangat penting, terutama
dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya mutasi
kendaraan. Dengan kesadaran bersama, potensi pajak bisa tergali maksimal,”
ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Lampung Barat berharap,
melalui penguatan kebijakan ini, tingkat kepatuhan masyarakat dalam melakukan
mutasi kendaraan semakin meningkat, sehingga berdampak langsung pada
peningkatan PAD dan percepatan pembangunan daerah.
“Harapannya tentu PAD meningkat dan pembangunan
di Lampung Barat semakin optimal demi kesejahteraan masyarakat,” tutupnya. [MFH/Diskominfo
Lampung Barat]











3.jpg)