- Paguyuban Pedagang Kuliner Pasar Mambo Jajaki Kerjasama dengan Media Faktual Hukum
- Pemprov Lampung Lakukan Groundbreaking Perbaikan Ruas Jalan Jabung-SP Labuhan Maringgai
- Waspadai El Nino 2026, Pemprov Lampung Matangkan Strategi Mitigasi Terpadu
- Polda Lampung Bongkar Sindikat Penimbunan BBM Ilegal di Pesawaran
- Polda Lampung Gagalkan Penyelundupan 15,7 kilogram Sabu di Pelabuhan Bakauheni
- Pemprov dan KLH Perkuat Sinergi, Wujudkan Langkah Reformasi Pengelolaan Sampah
- Rapat Paripurna DPRD Pesawaran Sampaikan Rekomendasi LKPJ 2025
- Bupati Lamtim Ela Siti Nuryamah Tinjau Sekuntum Herbal Farm
- Plt. Bupati Lampung Tengah Hadiri Halal Bihalal Pangdam, Perkuat Sinergi TNI dan Masyarakat
- Pemkab Lampung Tengah Dalami Program Vaksinasi HPV Nasional
Bupati Parosil Tinjau Jalan Putus Gedung Surian–Air Hitam, Instruksikan Penanganan Darurat

LAMPUNG BARAT, MFH,-- Bupati Lampung Barat H.
Parosil Mabsus meninjau langsung kondisi akses jalan penghubung Kecamatan
Gedung Surian menuju Air Hitam yang terputus akibat longsor, Jumat
(03/04/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan menyusul hujan
deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Lampung Barat pada Rabu malam
(01/04/2026) sekitar pukul 21.00 WIB. Tingginya intensitas hujan menyebabkan
badan jalan ambles dan longsor, sehingga tidak dapat dilalui kendaraan roda dua
maupun roda empat.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi
Kepala Dinas BPBD, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Kominfo, Camat, Peratin
serta tokoh masyarakat setempat.
Baca Lainnya :
- 70 Ribu Ton Kopi, PAD Nyaris Kosong: Bupati Parosil Bedah Kebocoran Pajak, Pengusaha Buka Suara0
- Bupati dan Wakil Bupati Lampung Barat Ikuti Entry Meeting BPK, Targetkan WTP Tetap Terjaga0
- Bupati Parosil Mabsus Tekankan Pelayanan Maksimal, 88 Pejabat Diminta Keluar dari Zona Nyaman0
- Bupati Terima Audiensi Pemprov Lampung, Serahkan dan Terima Hibah Lahan untuk Sekolah Rakyat0
- Kadis Kominfo Luruskan Isu Larangan Kendaraan Plat Luar Daerah Parkir di Lingkungan Pemda0
Diketahui, ruas jalan Gedung Surian–Air Hitam
merupakan jalur provinsi yang memiliki peran penting sebagai penghubung antarwilayah
dan menjadi akses utama masyarakat dalam menjalankan aktivitas.
Selaku masyarakat setempat, Siswanto,
mengatakan bahwa kerusakan jalan yang terjadi sangat parah hingga menyebabkan
akses terputus total.
“Saat itu kerusakan jalan cukup parah, sehingga
akses benar-benar tidak bisa dilalui. Kondisinya berdampak langsung pada
aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat,” ujar Siswanto.
Namun Ia menambahkan, sebagai upaya darurat
saat ini, masyarakat bersama Dinas terkait bergotong royong membuat jembatan sementara.
“Sebagai upaya darurat saat ini, masyarakat
bersama Dinas terkait bergotong royong membuat jembatan sementaradari bambu dan
batang pohon kelapa agar mobilitas tetap berjalan, meskipun hanya dapat dilalui
kendaraan roda dua,” Jelasnya.
“Kami berharap pemerintah segera melakukan
penanganan agar akses ini bisa kembali normal,” Tambahnya.
Sementara itu, Bupati Parosil Mabsus menegaskan
bahwa penanganan darurat harus segera dilakukan tanpa menunggu proses
pembangunan jangka panjang.
“Kita tangani ini secara darurat terlebih
dahulu. Kalau menunggu pembangunan permanen tentu membutuhkan waktu yang lama,”
tegas Parosil.
Ia juga menginstruksikan agar kebutuhan
material segera dikoordinasikan dengan pihak peratin setempat, mulai dari paku,
bambu, balok kayu hingga kawat yang diperlukan.
“Segera negosiasikan kebutuhan materialnya.
Bila perlu gunakan alat berat, sewa beberapa hari untuk percepatan penanganan.
Ini harus segera dikoordinasikan,” ujarnya.
Menurut Parosil, akses jalan tersebut sangat
vital karena menjadi jalur utama penghubung antarwilayah dan penunjang
aktivitas masyarakat, termasuk akses menuju layanan kesehatan dan pendidikan.
Oleh karena itu, ia meminta seluruh pihak
terkait, seperti BPBD, PUPR, Camat, Peratin hingga masyarakat, untuk bersama-sama
bergotong royong dalam menentukan langkah penanganan yang tepat.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tetap
berhati-hati saat melintasi jalur darurat, mengingat curah hujan masih tinggi
dan berpotensi menimbulkan risiko kecelakaan.
“Saat ini, pemerintah daerah bersama instansi
terkait terus memantau kondisi di lapangan. Diharapkan, dengan penanganan yang
cepat dan tepat, akses jalan Gedung Surian–Air Hitam dapat segera pulih
sehingga aktivitas masyarakat kembali berjalan normal, ” pungkasnya.
[MFH/Diskominfo Lampung Barat]











3.jpg)