- Diduga Lakukan Kekerasan Verbal terhadap Anak, Oknum Collector OTO Finance Resmi Dilaporkan
- Operasi Pasar Minyakita Digelar Serentak pada 15 Kabupaten/Kota di Lampung
- Pesawaran Tampilkan Produk Unggulan UP2K Dalam Kunjungan Kerja TP PKK Pusat di Lampung
- Bupati Pringsewu Audiensi dengan Ombudsman Lampung Bahas Pelayanan Publik
- Lamtim Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Bupati Ela: Pertumbuhan Daerah Ada di Tangan Pelaku Usaha
- Rakor DWP Lamteng Tekankan Pelaksanaan Program Kerja dan E-Reporting
- TP PKK Provinsi Lampung Dorong Pemberdayaan Lansia dan Ketahanan Keluarga
- TP-PKK Lampung Utara Turut Berpartisipasi Dalam Bulan Bhakti Ikatan Bidan Indonesia
- TP-PKK Lampura Turut Perkuat Pengendalian Inflasi Serta Jaga Daya Beli Masyarakat
- Sampah Capai 127 Ton Per Hari, Bupati Parosil Jemput Dukungan ke Kementerian Lingkungan Hidup
Pengurus Baru PMI 8 Kabupaten Dilantik
Lampung Perkuat Jaringan Kemanusiaan dan Mitigasi Bencana

BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Ketua Palang Merah
Indonesia (PMI) Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza melantik
Kepengurusan 8 PMI Kabupaten masa bakti 2025–2030, di Mahan Agung, Senin
(17/11/2025).
Delapan kepengurusan PMI kabupaten yang
dilantik adalah PMI Pringsewu, Mesuji, Pesisir Barat, Tulang Bawang, Lampung
Barat, Lampung Utara, Pesawaran, dan Way Kanan. Seusai pelantikan, kegiatan
kemudian dilanjutkan dengan Orientasi Kepalangmerahan Dewan Kehormatan dan
Pengurus PMI se-Provinsi Lampung.
Acara pelantikan juga dihadiri oleh Wakil
Gubernur Jihan Nurlela, Sekdaprov Marindo Kurniawan, Ketua Dharma Wanita
Persatuan (DWP) Provinsi Lampung, Agnesia Bulan Marindo serta jajaran
Forkopimda Provinsi Lampung.
Baca Lainnya :
- Kapolresta Bandar Lampung Pimpin Apel Gelar Pasukan Ops Zebra Krakatau 20250
- Operasi Zebra Krakatau 2025 Dimulai0
- RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Peringati Hari Prematur Sedunia dan Luncurkan Inovasi El Prenity0
- RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Terima Kunjungan Tim Monev KIP0
- Dinas Pertanian Gelar Rakor Stake Holder Aksi Perubahan Smart Tani0
Ketua PMI Provinsi Lampung, Purnama
Wulan Sari Mirza, menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan langkah konsolidasi
organisasi untuk memastikan kehadiran dan soliditas struktur PMI di
kabupaten/kota.
”Tugas
yang diemban oleh pengurus PMI bukanlah tugas ringan, melainkan tugas mulia
yang diniatkan untuk kemanusiaan. Kita harus memastikan bahwa Palang Merah
Indonesia hadir di setiap kabupaten/kota dengan struktur yang sah, solid, dan
sesuai dengan ketentuan untuk memperkuat kemanusiaan di seluruh penjuru
Lampung,” ujar Wulan Mirza.
Ketua PMI Lampung menyampaikan
bahwa PMI merupakan organisasi kemanusiaan yang netral, independen, dan
profesional. Kekuatan organisasi, ujarnya, diukur dari ketaatan pada prinsip-prinsip
keorganisasian dan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).
Ia juga mengimbau agar seluruh pengurus menjaga
etika dan tata kelola organisasi PMI serta taat pada prinsip-prinsip
keorganisasian dan AD/ART.
Wulan Mirza menegaskan bahwa kesiapsiagaan
merupakan suatu keharusan dan kewajiban organisasi. Hal ini menanggapi kondisi
geografis Lampung yang berada di kawasan rawan bencana, termasuk potensi
Megathrust
”Kesiapsiagaan
bukanlah lagi pilihan, tetapi merupakan keharusan bagi kita semua untuk menjadi
garda terdepan dalam edukasi, mitigasi, dan respons cepat dan tepat terhadap
bencana,” tegasnya.
Mengutip arahan Ketua Umum PMI,
Jusuf Kalla, Ketua PMI Lampung menekankan bahwa relawan PMI harus siap hadir
dalam waktu enam jam maksimal di lokasi terdampak bencana.
Guna mencapai target respons dan
memperkuat kemanusiaan, Wulan Mirza mendorong pengurus baru untuk segera
menyusun rencana kerja yang adaptif dan berbasis risiko, serta melibatkan
masyarakat luas dalam setiap kegiatan.
”PMI
tidak dapat berjalan sendiri. Kita membutuhkan kerja sama, kolaborasi dengan
pihak ketiga serta membangun jejaring relawan yang tangguh dan memperkuat
logistik,” tambahnya.
Wulan Mirza mengakhiri sambutannya
dengan mengutip pendiri Palang Merah, Henry Dunant, “Penderitaan tidak mengenal
batas, begitu pula dengan kasih sayang,” sebagai pengingat bahwa pengabdian PMI
tidak mengenal batas wilayah, jabatan, atau warna politik.
“Kita tidak pilih-pilih siapa yang akan kita
tolong. Tetapi ini wujud dari kita sesama manusia harus saling menjaga, harus
saling melindungi dan ada di setiap saat apabila masyarakat membutuhkan,”
ujarnya.
Ketua PMI Provinsi Lampung
juga berharap kepada pengurus yang baru
dilantik agar dapat bersungguh-sungguh menjalankan tugas mulia ini serta
menjaga PMI sebagai rumah bersama bagi semua yang peduli terhadap nilai-nilai
kemanusiaan. [MFH / Dinas Kominfotik Provinsi Lampung]











3.jpg)