Polsek Pematang Sawa Identifikasi Kebakaran Tempat Pembuatan Kopra

By redaksi 17 Feb 2026, 09:40:14 WIB Hukum & HAM
Polsek Pematang Sawa Identifikasi Kebakaran Tempat Pembuatan Kopra

TANGGAMUS, MFH,-- Kebakaran melanda tempat pembuatan kopra di Pekon Tanjungan, Kecamatan Pematangsawa, Kabupaten Tanggamus, pada Minggu (15/2/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Api sempat membesar dan membuat warga sekitar panik sebelum akhirnya berhasil dipadamkan.

Kapolsek Pematangsawa, Ipda Ahmad Rais, S.H., mengatakan pemilik pembuatan kopra bernama Juladen (50) warga Pekon Tanjungan,  usai peristiwa tersebut, pihaknya langsung mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan dari masyarakat.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini. Dugaan sementara api membesar akibat tiupan angin kencang saat proses pemanggangan kelapa (kopra) berlangsung,” kata Ipda Ahmad Rais mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H., Senin 16 Februari 2026.

Baca Lainnya :

Ipda Ahmad Rais menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi-saksi, kebakaran bermula saat api di bagian bawah tempat manggang kelapa menyala seperti biasa.

Namun angin kencang membuat api tiba-tiba membesar dan menyambar kelapa yang sedang dipanggang serta material atap bangunan yang sebagian terbuat dari kayu.

Saksi bernama Joko yang berada di sekitar lokasi segera meminta pertolongan warga. Warga pun berdatangan membantu melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya.

Tak berselang lama, satu unit mobil pemadam kebakaran dari Damkar Semaka tiba di lokasi dan melakukan penanganan pemadaman secara intensif.

"Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 17.30 WIB," jelasnya.

Kapolsek mengungkapkan, akibat kejadian tersebut, sekitar lima kuintal kelapa beserta sejumlah material atap bangunan hangus terbakar.

"Total kerugian materi ditaksir mencapai sekitar Rp2,5 juta," tegasnya.

Untuk mencegah kejadian serupa, Kapolsek mengimbau masyarakat yang memiliki tempat pengolahan kopra maupun aktivitas pembakaran lainnya agar lebih memperhatikan faktor keselamatan kerja, terutama saat kondisi angin kencang.

"Pastikan area pembakaran selalu dalam pengawasan. Pemilik juga diminta menyiapkan peralatan pemadam sederhana lainnya," tandasnya. [MFH/Din/rils]




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment