Berikan Nuansa Berbeda, PPKPM Gandeng Komunitas Musisi Jalanan

By redaksi 18 Feb 2026, 00:56:11 WIB Saburai
Berikan Nuansa Berbeda, PPKPM Gandeng Komunitas Musisi Jalanan

BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Program Walikota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana untuk memajukan pariwisata Kota Bandar Lampung khususnya wisata kuliner mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari Paguyuban Pedagang Kuliner Pasar Mambo (PPKPM), Pesawahan, Teluk Betung Selatan, Kota Bandar Lampung.

Berbagai upaya dilakukan PPKPM untuk kembali menghidupkan dan melestarikan pasar  legendaris ini dengan sedapat mungkin memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengunjung dan pedagang yang berjualan di pasar tersebut.

Hal tersebut diungkapkan Sekretaris PPKPM, Achmad Syufari. SE mendampingi ketua dan pengurus paguyuban di sekretariat sementara paguyuban, Selasa malam Rabu, (17/02/2026).

Baca Lainnya :

Salah satu upaya tersebut adalah dengan menggandeng Big Mambo, Komunitas Musisi Jalanan Kota Bandar Lampung untuk tampil di Pasar Mambo, dengan harapan dapat memberikan nuansa berbeda bagi pengunjung  saat berwisata kuliner dan menyantap hidangan.

Masih menurut Achmad Syufari, langkah tersebut adalah bentuk dukungan terhadap program pengembangan pariwisata Dinas Pariwisata dan walikota Bandar Lampung.

 “Pihak PPKPM sudah mempertimbangkan dengan matang langkah tersebut. Keputusan diambil setelah pengurus melakukan musyawarah terlebih dahulu. Pola dan tata tertib untuk rekan-rekan musisi jalanan yang akan tampil sudah kita susun dengan hati-hati. Kenyamanan dan keamanan bagi pengunjung yang berwisata kuliner di Pasar Mambo tetap menjadi prioritas utama. Jadi pengunjung tidak akan merasa terganggu atau merasa kurang nyaman dengan kehadiran rekan-rekan musisi jalanan,” urai pria yang akrab dipanggil Ari ini.

Lanjut Ari, para musisi jalanan yang tergabung dalam komunitas Big Mambo beranggotakan Eko Subari (Koordinator), Heriyanto, Ismail Setiawan, Novi Jusman, dan Indra Prasta bukan sembarang musisi jalanan, mereka sudah memiliki jam terbang memadai dan sesuai standar yang ditetapkan paguyuban pedagang.

“PPKPM memang menerapkan standar tersendiri bagi para musisi jalanan, jadi tidak sembarangan bisa tampil, hampir seluruh anggota Komunitas Big Mambo yang tampil rata-rata adalah pengisi life music di hotel-hotel dan café-café ternama di Kota Bandar Lampung,” kata pria yang juga Pimpinan Redaksi Portal Berita Online Media Faktual Hukum.

Sementara itu, Koordinator Komunitas Big Mambo Eko Subari mengatakan, Komunitas Big Mambo berterima kasih diberi kesempatan untuk tampil dan turut memeriahkan Pasar Mambo.

“Atas nama rekan-rekan anggota komunitas, saya berterima kasih dan bersyukur diberi kesempatan untuk turut meramaikan, memeriahkan, dan menghibur pengujung serta pedagang di Pasar Mambo dengan kemampuan bermusik dan olah vocal. Kami berharap dengan kehadiran Big Mambo dapat membawa perubahan ke arah yang lebih baik, sehingga pengunjung dan tamu akan bertambah ramai. Dan yang tak kalah pentingnya, Komunitas Musisi jalanan Big Mambo berupaya menampilkan yang terbaik serta berusaha merubah stigma negatif terhadap rekan-rekan musisi jalanan yang  selama ini melekat,” ujar Eko didamping anggota komunitas Big Mambo.

Hal senada juga disampaikan Ari Mandiri salah satu pedagang di Pasar Mambo, dia mengatakan bahwa dirinya dan pedagang lain sangat antusias menyambut Big Mambo sebagai salah satu komponen yang diharapkan dapat memberikan nuansa berbeda di Pasar Mambo.

“Kami mendukung sepenuhnya kehadiran Big Mambo di pasar ini, selain tampil dengan sangat apik dan tertata rapi mereka juga berhasil membuat pengunjung dan pedagangan terhibur dengan lagu-lagu yang dibawakan. Dan yang paling penting Big Mambo berhasil merubah kesan negatif terhadap para musisi jalanan yang selama ini melekat di kalangan pengunjung dan pedagang khususnya di pasar ini. Kami berharap Big Mambo ke depan bisa tampil lebih baik lagi sehingga Pasar Mambo makin dikenal sebagai lokasi wisata kuliner yang aman, nyaman dan layak dikunjungi,” pungkasnya. [MFH/red] 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment