- Inpres Jalan Daerah Perkuat Distribusi Logistik dan Pertumbuhan Ekonomi Lampung
- Lampung Perkenalkan Inovasi Pertanian dan Produk Unggulan Daerah di PENAS XVII Gorontalo
- BAZNAS Tanggamus Siapkan Program Nelayan Berdaya, DKP Diminta Data Penerima
- Langit Berdarah di Atas Eropa: Ketika Krakatau Mencuri Panas Bumi
- Sekda Pesisir Barat Hadiri Rakor Pembangunan Daerah Provinsi Lampung 2026
- Pekan Kebudayaan Daerah Perkuat Pelestarian Seni dan Identitas Lampung Utara
- Pemkab Lampung Tengah Terima Sertifikat Hak Pakai Aset dari ATR/BPN
- Pemkab Lamteng Matangkan Persiapan Pelantikan 14 Kepala Kampung Antar Waktu
- Hari Kedua Festival UMKM dan Nobar Piala Dunia Lamtim Diserbu Ribuan Warga, UMKM Kebanjiran Pembeli
- Ketua TP PKK Pesawaran Ajak Masyarakat Manfaatkan Posyandu
Sinergi Pemda dan Masyarakat, Penanganan Darurat Ruas Jalan Bumi Jawa–Tanjung Kesuma Dikebut

LAMPUNG TIMUR, MFH,-- Komitmen
menjaga konektivitas wilayah kembali ditegaskan Pemerintah Kabupaten Lampung
Timur melalui percepatan penanganan tanggap darurat ruas Jalan Bumi
Jawa–Tanjung Kesuma, Senin (16/02/2026). Langkah ini dilakukan demi memastikan
keselamatan pengguna jalan serta kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat tetap
terjaga.
Bupati Ela Siti Nuryamah turun
langsung ke lokasi bersama para Asisten, Kepala Organisasi Perangkat Daerah
(OPD), serta jajaran terkait. Kehadiran pimpinan daerah menjadi bukti
keseriusan pemerintah dalam merespons kondisi darurat infrastruktur.
Dalam keterangannya, Bupati
menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang
terjadi.
Baca Lainnya :
- Bupati Lamtim Ela Siti Nuryamah Buka Pelatihan Pengolahan Ikan Fillet0
- Bupati Lampung Timur Bentuk Tim Fasilitasi TSP (CSR)0
- Bupati Lampung Timur Hadiri Haul KH. Muhammad Noor Asrori Ke-180
- Pemkab Lampung Timur Matangkan Rencana Penanganan Jembatan Kali Pasir–Tanjung Tirto0
- Bupati Ela Siti Nuryamah Pastikan Dukungan Penuh untuk 772 Jemaah Calon Haji Lampung Timur0
“Atas nama pribadi dan Pemerintah
Kabupaten Lampung Timur, saya mengucapkan maaf atas ketidaknyamanan yang
mengganggu pelayanan publik kepada masyarakat Purbolinggo dan Kabupaten Lampung
Timur,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa seluruh unsur
pemerintah telah turun tangan dan akan mengolaborasikan semua pihak, mulai dari
pemerintah daerah, stakeholder terkait, masyarakat hingga dunia usaha.
“Karena yang menikmati jalan ini
adalah kita semua, masyarakat luas dari manapun,” tegasnya.
Bupati menjelaskan, ruas jalan
kabupaten dari Bumi Jawa–Tanjung Kesuma sepanjang 13,5 kilometer telah masuk
dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026 sebesar Rp40
miliar. Anggaran tersebut telah disahkan bersama DPRD dan pemerintah daerah.
“Ini hanya soal waktu. Begitu ada
di APBD langsung kita kerjakan. Namun ada mekanisme yang harus dilalui, mulai
dari tahap perencanaan, proses lelang, hingga implementasi teknis di Dinas PU,”
jelasnya.
Meski demikian, ia memastikan
langkah darurat tetap dilakukan sembari menunggu tahapan administrasi berjalan.
Pemerintah juga akan melakukan rapat koordinasi lintas sektor guna memastikan
kondisi jalan tetap aman dan nyaman.
Menjelang arus mudik Lebaran,
Bupati mengajak seluruh elemen untuk memperkuat kolaborasi.
“Mari kita bersama-sama, pemerintah
daerah, aparatur, masyarakat, stakeholder, serta para pengguna jalan,
berkolaborasi memperbaiki titik-titik kemacetan dan lubang parah. Jika dinas
terkait tidak bisa bekerja optimal, akan kita lakukan evaluasi teknis,”
tegasnya.
Dengan semangat gotong royong dan
kolaborasi, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur optimistis penanganan darurat
ini mampu menjaga aksesibilitas wilayah sekaligus mempercepat realisasi
pembangunan permanen pada tahun anggaran mendatang. [MFH/Komdigi Lamtim]











3.jpg)