- Kepala SDN se-Kecamatan Palas Serahkan Sumbangan Korban Kebakaran Rumah Warga Tanjung Jaya
- Kapolda Beserta Forkopimda dan Elemen Masyarakat Gelar Buka Puasa Bersama
- Sistem Layanan Pengaduan SPPG Resmi Disosialisasikan
- Pemkab Lambar Kembali Gelar Safari Ramadhan dan Serap Aspirasi Masyarakat
- Safari Ramadhan di Sukau, Wabup Mad Hasnurin Serahkan Bantuan dan Tanggapi Aspirasi Masyarakat
- Asisten Ekbang Lamteng Sambut Permohonan Revitalisasi Pasar Mandala Jati Datar
- Pemkab Pesawaran Gelar Pasar Murah
- Safari Ramadan Provinsi Lampung di Pesawaran, Perkuat Sinergi dan Salurkan Bantuan untuk Masyarakat
- Pesawaran Perkuat Tata Kelola Arsip Digital Melalui Bimtek Aplikasi Srikandi
- Sinergi Pemprov dan Pemkab, Penanganan Ruas Jalan Provinsi di Pringsewu Dipercepat
Safari Ramadhan di Sukau, Wabup Mad Hasnurin Serahkan Bantuan dan Tanggapi Aspirasi Masyarakat

LAMPUNG BARAT – Wakil Bupati
Lampung Barat, Drs. Mad Hasnurin, memimpin Tim II Safari Ramadhan untuk
Kecamatan Lumbok Seminung dan Kecamatan Sukau yang dipusatkan di Masjid Jami
Babussalam, Pekon Hanakau, Kecamatan Sukau, Selasa (24/2/2026)
Kegiatan tersebut dihadiri Anggota
DPRD Bambang Kusmanto, perwakilan Polres Lampung Barat, perwakilan Kodim
0422/LB, camat, para peratin, serta masyarakat setempat.
Melalui sambutannya, Wakil Bupati
(Wabup) Lampung Barat, Mad Hasnurin, menyampaikan bahwa Safari Ramadhan
merupakan program rutin Pemerintah Kabupaten Lampung Barat yang dilaksanakan
setiap tahun.
Baca Lainnya :
- Sidak Pasar Liwa, Pemkab dan Satgas Saber Pastikan Harga Bapokting Stabil Jelang Hari Raya0
- Sensus Ekonomi 2026, Bupati Lampung Barat Minta BPS Bisa Membaca Situasi0
- Bupati Minta SPPG Jaga Sanitasi Kebersihan Lingkungan0
- Sekda Lampung Barat Pantau Harga Bapokting di Pasar Liwa 0
- Bupati Harap Agita Nazara Perwakilan Lampung Puteri Indonesia 2026 jadi Penggerak Pariwisata 0
Ia menegaskan kegiatan tersebut
bertujuan meningkatkan iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, sejalan
dengan program unggulan Pemkab Lampung Barat yakni peningkatan iman dan takwa.
“Safari Ramadhan ini bukan hanya
agenda tahunan, tetapi juga bagian dari upaya kita meningkatkan iman dan takwa
serta mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dengan masyarakat di
seluruh kecamatan di Kabupaten Lampung Barat,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Pemkab Lampung
Barat menyalurkan bantuan untuk pembangunan dan kelengkapan rumah ibadah berupa
uang tunai Rp10 juta untuk Masjid Al-Ikhsan Pemangku Sumber Sari, Pekon
Hanakau, serta Rp5 juta untuk Masjid Jami Babussalam Pekon Hanakau tahun
anggaran 2026.
Selain itu, diberikan santunan
kepada anak yatim/piatu dan lansia. Penyerahan bantuan dilakukan secara
simbolis oleh Wakil Bupati kepada para penerima.
Di momen itu, tokoh
masyarakat Pekon Hanakau, Mahmudin, menyampaikan aspirasi terkait kondisi akses
jalan lintas dari pusat Kota Liwa menuju Kecamatan Sukau hingga Kecamatan
Lumbok Seminung yang kondisinya rusak cukup parah.
“Ini pak, jalan kalau dari Pasar
Liwa lewat Pekon Tanjung Raya, kemudian lewat Seranggas juga harus
muter-muter,” ujarnya.
Ia berharap Pemerintah
Kabupaten Lampung Barat dapat segera menangani persoalan tersebut.
“Mudah-mudahan ke depan jalur
Hanakau Kecamatan Sukau sampai Kecamatan Lumbok Seminung dapat terealisasikan
pembangunannya dan jalannya bisa kembali normal,” harapnya.
Menanggapi hal itu, Mad Hasnurin
menyampaikan apresiasi atas pembangunan swadaya dan gotong royong yang
dilakukan masyarakat sehingga jalan tersebut saat ini masih bisa dilalui
kendaraan roda dua maupun roda empat meskipun terbatas.
“Pertama kita bersyukur atas adanya
pembangunan swadaya yang dilakukan masyarakat atau gotong royong sehingga saat
ini sudah bisa dilalui roda dua hingga roda empat walaupun masih terbatas,”
katanya.
Ia menjelaskan bahwa
Kabupaten Lampung Barat, termasuk seluruh kabupaten/kota di Provinsi Lampung
dan Indonesia, masih mengandalkan dana transfer dari pemerintah pusat.
“Perlu kami informasikan, dalam dua
tahun terakhir ini ada pengurangan dana transfer dari pusat,” jeasnya.
“Di tahun 2026, pengurangan sebesar
kurang lebih Rp169 miliar. Sehingga mohon dimaklumi jika pembangunan menjadi
tersendat dan harus dilakukan secara bertahap,” tambahnya.
Menurut Mad Hasnurin,
Pemerintah Kabupaten Lampung Barat memiliki komitmen membangun infrastruktur
secara merata, namun keterbatasan anggaran membuat pelaksanaan pembangunan
harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.
“Kalau ada jalan rusak di
mana-mana tentu sudah dipikirkan dan masuk dalam program pembangunan. Akan
tetapi karena keterbatasan dana, pembangunannya dilakukan bertahap. Harapannya
ke depan ada kucuran anggaran yang cukup besar dari pusat agar pembangunan bisa
cepat terealisasi,” pungkasnya. [MFH/Diskominfo Lambar]











3.jpg)