- Polsek Pulau Panggung Tangkap Pencuri Kopi di Jemuran Ulu Belu
- 50 Perahu Hias Meriahkan Launching Seafood Muara Indah
- Klarifikasi Video Beredar, Agus Munada Minta Publik Tak Terburu-buru Menghakimi
- Cegah Kejahatan Keuangan Digital, Pemkab Pesawaran Perkuat Literasi Keuangan Masyarakat
- Semarakkan HUT ke-81 RI, Pemkab Gelar Lomba Senam Lampung Timur Makmur
- Bupati Ela Siti Nuryamah Tinjau Saluran Irigasi di Desa Tegal Ombo
- SLB Insan Madani Metro Lepas Sembilan Peserta Didik, Dorong Lulusan Mandiri dan Berdaya
- Disporapar dan Ekraf Kota Metro Dorong Kalender Event 2027 untuk Dongkrak PAD
- Pemkab Lamteng Perkuat Pemahaman Hukum Camat dan Kepala Kampung
- Pemkab Lamteng Perkuat Penanganan Anak Tidak Sekolah melalui FGD Wajar 13 Tahun
Sidak Pasar Liwa, Pemkab dan Satgas Saber Pastikan Harga Bapokting Stabil Jelang Hari Raya

LAMPUNG BARAT, MFH,-- Pemerintah terus menunjukkan kehadirannya di
tengah masyarakat guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan.
Salah satunya melalui Sidak Pasar
Liwa yang digelar untuk memastikan distribusi serta harga Barang Kebutuhan
Pokok dan Barang Penting (Bapokting) tetap terkendali menjelang hari besar
keagamaan.
Kegiatan tersebut berlangsung di
Pasar Liwa, Kelurahan Pasar Liwa, Kecamatan Balik Bukit, Selasa (24/02/2026).
Baca Lainnya :
- Sensus Ekonomi 2026, Bupati Lampung Barat Minta BPS Bisa Membaca Situasi0
- Bupati Minta SPPG Jaga Sanitasi Kebersihan Lingkungan0
- Sekda Lampung Barat Pantau Harga Bapokting di Pasar Liwa 0
- Bupati Harap Agita Nazara Perwakilan Lampung Puteri Indonesia 2026 jadi Penggerak Pariwisata 0
- Bupati Parosil: Pembangunan Butuh Proses Tidak Instant0
Sidak ini melibatkan Satuan Tugas
Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan, Tim Badan Pangan
Nasional, kepala perangkat daerah, serta camat setempat.
Ketua Satgas Saber Pangan, Iptu
Rudy Prawira, menjelaskan bahwa sidak dilakukan untuk memantau langsung kondisi
pangan yang beredar di pasar, baik dari sisi distribusi, mutu, maupun harga.
“Kegiatan hari ini merupakan sidak
Pasar Liwa yang berkaitan dengan pemantauan distribusi serta bahan pangan yang
beredar. Kita ingin memastikan komoditas seperti beras, bawang, cabai, dan
kebutuhan pokok lainnya memenuhi standar mutu serta harga yang sesuai,”
jelasnya.
Ia menambahkan, menjelang hari besar
keagamaan kerap muncul potensi gangguan distribusi, penimbunan, hingga lonjakan
harga yang merugikan masyarakat.
“Investigasi dan pemantauan ini
merupakan bentuk mitigasi awal agar kondisi di lapangan benar-benar nyata dan
konkret. Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar, dimulai pukul 08.30 WIB dan
selesai sekitar pukul 10.00 WIB,” ujarnya.
Ke depan, hasil sidak ini akan
menjadi bahan konsolidasi bersama untuk menentukan langkah tindak lanjut.
“Hasil pemantauan ini akan kami
simpulkan bersama sebagai dasar menentukan rencana ke depan, semata-mata untuk
menjamin kepastian distribusi pangan tetap tersedia dengan baik, harga eceran
terkendali, serta meminimalisir potensi penyimpangan komoditas,” tambahnya.
Sementara itu, perwakilan Badan
Pangan Nasional, Lelly Triatni Siregar, menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen
menjaga stabilitas pangan menjelang hari raya.
“Kami dari Bapanas memantau
pasar-pasar terkait harga pangan menjelang hari raya besar. Pemerintah hadir
untuk memastikan harga pangan tetap sesuai dan ketersediaan barang aman,”
katanya.
Ia pun mengimbau masyarakat agar
tidak khawatir terhadap pasokan pangan.
“Masyarakat tidak perlu khawatir,
kami pastikan hingga menjelang hari raya tidak terjadi kelangkaan pangan,”
tegasnya.
Dukungan penuh juga disampaikan
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Lampung Barat, Pirwan,
yang mewakili Bupati dan Wakil Bupati Lampung Barat.
“Kami sangat mendukung kegiatan ini
dalam rangka menstabilkan harga pangan. Sinergi dan kolaborasi dengan Tim Saber
Pangan menjadi kunci agar menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah, ketersediaan
pangan tetap aman dan distribusinya lancar,” ujarnya.
Ia berharap, melalui pengawasan
intensif ini, seluruh kebutuhan pokok masyarakat dapat terpenuhi dengan baik
dan harga tetap terjangkau.
“Dengan kerja sama semua pihak,
kami optimistis kebutuhan pangan masyarakat Lampung Barat dapat terpenuhi
secara merata dan stabil,” pungkasnya. [MFH/Diskominfo Lambar]











3.jpg)