- Saat Muharam jadi Ruang Penebar Kebahagiaan bagi Yatim dan Penyandang Disabilitas
- Lampung Perkuat Peningkatan SDM, Gubernur Mirza Ajak PTMA Bersinergi
- Camat Talang Padang Pimpin Bersih-bersih Titik Rawan Banjir
- Wali Kota Metro Lepas 15 Atlet Airsoftgun Komunitas KDRT ke Kejurnas INASOC II Jakarta
- Wakil Wali Kota Metro Hadiri Pembukaan Turnamen Tenis Kapolres Cup 2026
- Azwar Hadi Kembali Pimpin PMI Lampung Timur Periode 2026–2031
- Sekda Rustam Effendi Buka MUSKAB V PMI Lampung Timur
- Bupati Parosil Mabsus Tegaskan Komitmen Antikorupsi
- Bupati Imbau Warga Lambar Beri Data Jujur Saat Petugas Sensus Ekonomi Datang
- Pemkab Rakor Percepat Penyusunan Perbup Pencegahan Pernikahan Dini dan Perlindungan Anak
Samsat Kecamatan Pekalongan Resmi Beroperasi
Warga Kini Lebih Mudah Bayar Pajak Kendaraan

LAMPUNG TIMUR, MFH,-- Pemerintah
Kabupaten Lampung Timur bersama Pemerintah Provinsi Lampung meresmikan Samsat
Kecamatan Pekalongan, Jumat (5/12/2025). Bertempat di Rumah Dinas Camat
Pekalongan, layanan baru ini menjadi solusi nyata untuk mendekatkan pelayanan
pajak kendaraan bermotor kepada masyarakat.
Acara dihadiri Bupati Lampung Timur
Ela Siti Nuryamah, Kepala Bapenda Provinsi Lampung Slamet Riyadi, Forkopimda,
Sekretaris Daerah Rustam Effendi, Sekretaris DPRD M. Noer Alsyarif, para kepala
OPD, Forkopimcam, kepala desa se-Kecamatan Pekalongan, serta para wajib pajak
dan tamu undangan.
Kepala Bapenda Provinsi Lampung,
Slamet Riyadi, mewakili Gubernur Lampung menegaskan bahwa kehadiran Samsat
kecamatan merupakan komitmen pemerintah untuk menghadirkan layanan publik yang
cepat, dekat, dan mudah dijangkau.
Baca Lainnya :
- Pemkab Lamtim Gelar Profiling ASN untuk Perkuat Manajemen Talenta dan Sistem Merit0
- Bupati Laksanakan Ground Breaking KDKMP di Desa Girikarto0
- Pemkab Lamtim Peringati HKN ke-61 0
- Semarak Festival Way Kambas XX, Tari Wonderful Warnai Panggung Utama0
- Wabup Lampung Timur Azwar Hadi Tegaskan Komitmen ASN Saat Pimpin Apel HUT KORPRI ke-540
“Dengan adanya Samsat Kecamatan
Pekalongan, masyarakat tidak perlu lagi jauh-jauh ke Sukadana. Ini langkah
nyata pemerintah dalam mewujudkan pelayanan publik yang efisien,” ujarnya.
Bupati Lampung Timur, Ela Siti
Nuryamah, menegaskan bahwa pemerintah daerah terus mendorong pelayanan publik
yang ramah, bebas pungli, dan profesional.
“Kita ingin masyarakat merasa
nyaman, bangga, dan merasakan manfaat nyata dari pelayanan pemerintah,”
tegasnya.
Bupati juga mengungkapkan bahwa
meski Lampung Timur mengalami pemotongan transfer daerah hingga Rp262 miliar,
inovasi pelayanan tidak boleh berhenti. Peningkatan PAD hingga target Rp330
miliar pada 2026 menjadi fokus utama pemerintah daerah.
Kepala Bapenda Lampung Timur, Agus
Firmansyah Lukman, menyebut bahwa Lampung Timur menjadi kabupaten terbanyak di
Provinsi Lampung yang memanfaatkan BUMDes dalam layanan pajak melalui aplikasi
Sibadak. Realisasi pendapatan daerah pun telah mencapai 93 persen, melampaui
rata-rata nasional.
Kepala UPTD Samsat Sukadana, AR
Sangun, menjelaskan bahwa Samsat Kecamatan Pekalongan akan melayani pembayaran
pajak tahunan kendaraan bermotor secara langsung di kecamatan.
“Ini memudahkan masyarakat,
khususnya yang tinggal jauh dari pusat kabupaten,” ujarnya.
Peluncuran Samsat Kecamatan
Pekalongan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Warga menilai kehadiran
layanan ini sangat membantu, terutama bagi mereka yang selama ini harus
menempuh jarak jauh.
Salah satu warga Desa Jojog,
Sutarmo, mengaku sangat terbantu dengan layanan baru tersebut.
“Biasanya kalau mau bayar pajak
harus ke Sukadana, jaraknya lumayan jauh dan memakan waktu. Dengan adanya
Samsat di Pekalongan ini, kami jadi lebih mudah dan cepat ngurus pajak. Tidak
perlu izin kerja lama-lama,” ungkapnya.
Warga lainnya, Lina, seorang pedagang
di Pasar Pekalongan, juga menyampaikan rasa syukurnya.
“Alhamdulillah sekarang lebih
dekat. Kalau pelayanan seperti ini terus, pasti makin banyak warga yang tertib
bayar pajak,” ujarnya.
Dengan hadirnya Samsat Kecamatan
Pekalongan, pemerintah berharap kepatuhan pajak semakin meningkat, layanan
semakin dekat, dan kemandirian fiskal daerah semakin kuat. Langkah ini
sekaligus menjadi bukti bahwa pelayanan publik dapat terus ditingkatkan meski
di tengah tantangan anggaran. [MFH / Komdigi Lamtim]











3.jpg)