- Polres Tanggamus Raih Peringkat Satu Penginputan Sisdivkum dan Peringkat Tiga Penyuluhan Hukum
- Pemprov Lampung Siap Dukung Porprov ke-X, Jadi Ajang Persiapan Menuju PON 2028
- Gubernur Mirza Laksanakan Panen Raya Jagung dan Lantik Pengurus HKTI Lamsel
- Wagub Dorong Media Perempuan jadi Mitra Strategis Pemprov Promosikan Potensi Lampung
- Wagub Jihan Nurlela Dorong Pejabat Baru Pastikan Kebijakan Berdampak Langsung bagi Masyarakat
- Pesawaran Bersholawat Tandai Satu Tahun Capaian Pembangunan
- Percepat Pemadaman Kebakaran TPA Taman Sari, Bupati Instruksikan Penanganan Lintas Sektor
- Pemkot Metro Dorong Tata Kelola Pendidikan yang Cerdas dan Religius
- Putri Nuban Warnai Lampung Tapis Karnaval
- Plt. Bupati Lampung Tengah Perkuat Kesiapsiagaan dan Sinergi Hadapi Karhutla
Sekala Bekhak XII Bukan Sekadar Pesta, Tapi Penjaga Jati Diri Lampung Barat

LAMPUNG BARAT, MFH,-- Tabuhan gamolan pekhing
memecah udara Taman Kota, Balik Bukit, Kamis 2/7/2026. Tanda Festival Budaya
Sekala Bekhak XII resmi dibuka Wakil Bupati Lampung Barat Mad Hasnurin.
Bagi Lampung Barat, festival ini lebih dari
agenda tahunan. Ia adalah ruang merawat jati diri dan menjaga warisan leluhur
di tengah arus zaman.
“Tahun ini kebanggaan kita bertambah. Sekala
Bekhak XII kembali dipercaya masuk Karisma Event Nusantara (KEN) 2026, program
unggulan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (KEMENPAR RI). Itu pengakuan
bahwa budaya kita autentik, bernilai tinggi, dan layak jadi daya tarik wisata
nasional,” kata Mad Hasnurin.
Baca Lainnya :
- PMKNU Pertama di Lambar, Cetak Pemimpin yang Siap Bangun Daerah dan Jaga NKRI0
- Terima Audiensi Mahasiswa IPB, Bupati Dorong Lahirnya Generasi Penggerak Hilirisasi Kopi Lambar0
- Pengurus Harpi Melati Lampung Barat 2026–2031 Dilantik0
- ASN Lampung Barat Dibekali Literasi Investasi Saham, Bupati: Legal dan Logis0
- HUT ke-35 Lampung Barat, Bupati Minta Jadikan Momentum Bangga dengan Adat Sai Batin0
Masuknya Sekala Bekhak ke KEN membawa amanah.
Festival harus berkualitas, menjaga keaslian tradisi, sekaligus memberi dampak
nyata. Dengan harapan mendatangkan wisatawan, menggerakkan Usaha Mikro Kecil
Menengah (UMKM), memperkuat ekonomi kreatif, dan mendorong pertumbuhan ekonomi
daerah.
Mad Hasnurin menyebut Sekala Bekhak bukan
sekadar nama. Ia simbol kejayaan, identitas, dan akar budaya masyarakat Lampung
yang diwariskan turun-temurun. Karena itu, pelestarian bukan hanya tugas
pemerintah, melainkan kewajiban bersama.
“Harapan saya, festival ini jadi tuntunan bagi
generasi muda. Agar semakin mencintai budaya, bangga pada identitas, dan punya
semangat melestarikannya,” ujarnya.
Mad Hasnurin juga mengajak masyarakat menjadi
tuan rumah yang baik. Menjaga kebersihan, keamanan, ketertiban, dan keramahan
bagi tamu yang datang. “Tunjukkan Lampung Barat kaya budaya, indah alamnya,
hangat masyarakatnya,” katanya.
Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata
Lampung Barat Bernaria menjelaskan, festival berlangsung 2-4 Juli 2026.
Kemeriahannya diisi lomba nyata yang melibatkan masyarakat langsung.
Ada lomba nyambai 36 grup, orkes gambus 4 grup,
dan solosong lagu Lampung 34 peserta. “Ini upaya konkret melestarikan budaya
khas Lampung Barat yang mulai pudar di tengah kemajuan zaman,” kata Bernaria.
Festival dihadiri unsur
Forkopimda, perwakilan Para Sai Batin Paksipak Sekala Bekhak, Ketua GOW Gurti
Komarawati Mad Hasnurin, Staf Ahli, kepala perangkat daerah, camat, dan lapisan
masyarakat. [MFH/Diskominfo Lampung Barat]











3.jpg)