- Pemprov Lampung Siap Dukung Porprov ke-X, Jadi Ajang Persiapan Menuju PON 2028
- Gubernur Mirza Laksanakan Panen Raya Jagung dan Lantik Pengurus HKTI Lamsel
- Wagub Dorong Media Perempuan jadi Mitra Strategis Pemprov Promosikan Potensi Lampung
- Wagub Jihan Nurlela Dorong Pejabat Baru Pastikan Kebijakan Berdampak Langsung bagi Masyarakat
- Pesawaran Bersholawat Tandai Satu Tahun Capaian Pembangunan
- Percepat Pemadaman Kebakaran TPA Taman Sari, Bupati Instruksikan Penanganan Lintas Sektor
- Pemkot Metro Dorong Tata Kelola Pendidikan yang Cerdas dan Religius
- Putri Nuban Warnai Lampung Tapis Karnaval
- Plt. Bupati Lampung Tengah Perkuat Kesiapsiagaan dan Sinergi Hadapi Karhutla
- Plt. Bupati Fasilitasi Penyelesaian Konflik PT BSA dan PTPN Regional VII Kebun Bekri
Wagub Dorong Media Perempuan jadi Mitra Strategis Pemprov Promosikan Potensi Lampung

BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Wakil Gubernur Lampung,
Jihan Nurlela menerima audiensi Pimpinan Redaksi Majalah Srikandi Lampung di
Ruang Kerja Wakil Gubernur Lampung, Selasa (01/09/2026).
Audiensi tersebut menjadi momentum silaturahmi
sekaligus pembahasan mengenai peran perempuan dalam pembangunan daerah. Dalam
kesempatan itu, Majalah Srikandi Lampung mengangkat profil Wakil Gubernur Jihan
Nurlela sebagai sosok perempuan yang diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi
perempuan di Provinsi Lampung.
Pimpinan Redaksi Majalah Srikandi Lampung, Suci
Hartati, menyampaikan bahwa Majalah Srikandi merupakan media yang lahir dari
semangat perempuan-perempuan Lampung untuk berkarya sekaligus menghadirkan
inspirasi bagi masyarakat.
Baca Lainnya :
- Wagub Jihan Nurlela Dorong Pejabat Baru Pastikan Kebijakan Berdampak Langsung bagi Masyarakat0
- Wagub Jihan Dukung Putri Hijabfluencer Lampung Berlaga di Ajang Nasional0
- Erwinto: Maulid Nabi Momentum Memperkuat Ibadah dan Akhlak ASN0
- Kemenag Perluas Peran Penyuluh ke Rumah Sakit, Lapas, dan Rutan0
- Sektor Perkebunan jadi Penopang Ekonomi, Pemprov Lampung Perkuat Produksi hingga Hilirisasi0
"Kami ingin berkarya dan melahirkan
inspirasi dari perempuan-perempuan hebat di Provinsi Lampung. Kami juga ingin
merangkul pemerintah daerah dan ikut mempromosikan berbagai potensi Lampung,
terutama pariwisata," ujar Suci.
Ia juga menyampaikan ketertarikan untuk
mengangkat berbagai program Pemerintah Provinsi Lampung, mulai dari Program
Desaku Maju, pengembangan sumber daya manusia melalui SMA Terbuka dan Sekolah
Rakyat, pemberdayaan UMKM, hingga pengembangan sektor pariwisata.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur Jihan
Nurlela mengapresiasi kehadiran Majalah Srikandi sebagai wadah yang dapat
memperkuat peran perempuan sekaligus menjadi mitra dalam menyampaikan informasi
pembangunan kepada masyarakat.
"Terima kasih teman-teman dari Majalah
Srikandi yang ternyata merupakan himpunan dari perempuan-perempuan media di
Lampung. Terima kasih juga karena sebelumnya sudah berkoordinasi dan turut
memuat kegiatan Pemerintah Provinsi Lampung, termasuk Program Desaku Maju dan
program-program lainnya," katanya.
Menurutnya, Program Desaku Maju menjadi salah
satu program utama Pemerintah Provinsi Lampung yang dirancang untuk
mengintegrasikan berbagai aspek pembangunan di tingkat desa, terutama sosial,
ekonomi, dan pendidikan.
Wagub menjelaskan, sektor pertanian menjadi
salah satu kekuatan utama perekonomian Lampung. Karena itu, pemerintah terus
mendorong peningkatan produktivitas sekaligus hilirisasi agar hasil komoditas
masyarakat memiliki nilai tambah yang lebih besar.
"Di Lampung sektor utamanya adalah
pertanian yang mendukung PDRB lebih dari 30 persen. Kita optimalisasi lagi
melalui hilirisasi. Salah satu instrumennya adalah bantuan bed dryer dan Pupuk
Hayati Cair (PHC) untuk mengungkit added value komoditas masyarakat,"
jelasnya.
Ia menambahkan, penggunaan PHC telah berjalan
di sejumlah titik dan menjadi bagian dari upaya mendorong pertanian yang lebih
efisien dan ramah lingkungan. Penggunaan PHC juga dinilai dapat membantu
menekan biaya produksi petani.
Selain itu, pemerintah mendorong penyediaan bed
dryer agar proses hilirisasi tidak berhenti pada produksi Gabah Kering Giling
(GKG), tetapi dapat dilanjutkan hingga menjadi beras sehingga nilai tambah
komoditas dapat dinikmati di Lampung.
"Selain itu, ada bed dryer agar petani
tidak hanya memproduksi Gabah Kering Giling, tetapi hilirisasinya langsung
menjadi beras agar nilai tambahnya ada di Lampung," ujarnya.
Wagub mengatakan, target jangka panjang Program
Desaku Maju adalah menjangkau seluruh desa di Lampung. Namun, pelaksanaannya
tetap disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah dan kondisi fiskal yang dinamis.
Dalam bidang UMKM, Wagub menegaskan bahwa
dukungan permodalan tidak dapat hanya mengandalkan APBD. Diperlukan sinergi
dengan sektor perbankan dan lembaga pembiayaan agar akses pembiayaan masyarakat
semakin luas.
Menurutnya, skema tersebut tidak hanya
memberikan akses pembiayaan, tetapi juga mendorong pemberdayaan dan
keberlanjutan usaha melalui pendampingan serta tanggung jawab bersama dalam
kelompok.
Sementara itu, dalam upaya meningkatkan
kualitas sumber daya manusia, Pemerintah Provinsi Lampung terus mendorong
penguatan sektor pendidikan, salah satunya melalui SMA Terbuka.
Wagub menjelaskan, peningkatan Indeks
Pembangunan Manusia (IPM) berkaitan erat dengan tiga indikator utama, yakni
pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Dari ketiga indikator tersebut, pendidikan
menjadi salah satu aspek yang perlu mendapat perhatian lebih besar.
"SMA Terbuka adalah instrumen lompatan
karena sangat fleksibel dan gratis. Seluruh kabupaten kita minta membuka SMA
Terbuka bekerja sama dengan desa-desa," katanya.
Selain SMA Terbuka, Pemerintah Provinsi Lampung
juga mendukung pengembangan Sekolah Rakyat. Saat ini, program tersebut telah
berjalan di Lampung Selatan dan Lampung Timur, sementara usulan dari Tulang
Bawang dan Lampung Barat masih dalam proses verifikasi.
Wagub menyebut salah satu tantangan
pengembangan Sekolah Rakyat adalah kebutuhan lahan hibah dengan luas minimal
sembilan hektare, yang relatif sulit dipenuhi di wilayah perkotaan seperti
Bandar Lampung dan Metro.
Di sektor pariwisata, Pemerintah Provinsi
Lampung juga terus melakukan penguatan konektivitas dan pengembangan kawasan
wisata. Pembangunan infrastruktur menjadi salah satu instrumen untuk membuka
akses menuju berbagai destinasi unggulan, termasuk kawasan Bakauheni hingga
Gigi Hiu.
"Pariwisata Lampung sedang giat-giatnya.
Secara organik kita dianugerahkan alam yang luar biasa seperti pantai dan
gunung. Namun yang unorganik, yakni budaya nenek moyang, juga kita ungkit
melalui kawasan wisata terpadu," ujarnya.
Wagub mengatakan, pemerintah tengah meramu
potensi wisata alam dan budaya agar dapat menjadi kekuatan yang saling
melengkapi dalam menarik lebih banyak wisatawan ke Lampung.
Lebih lanjut, Wagub juga menyoroti pentingnya
pelibatan generasi muda, khususnya Gen Z dan para content creator, dalam
pembangunan daerah.
Menurutnya, generasi muda memiliki kekuatan
besar melalui media sosial. Karena itu, pemerintah memilih membangun ruang
kolaborasi dengan para content creator untuk mengedukasi dan menyosialisasikan
program pemerintah kepada masyarakat.
Ia menambahkan, keterlibatan generasi muda juga
diharapkan dapat membantu masyarakat memahami proses pembangunan dan kewenangan
pemerintah, termasuk membedakan kewenangan jalan provinsi, nasional, maupun
kabupaten/kota.
"Media sosial bebas, tapi butuh patron
agar terhindar dari misinformasi. Mereka membantu menjelaskan wewenang jalan
provinsi, nasional, atau kabupaten agar masyarakat paham proses birokrasi,
sekaligus ikut mengkritisi jika ada pembangunan yang tidak sesuai
spesifikasi," pungkasnya. [MFH/Pemerintah Provinsi Lampung]











3.jpg)