- Wagub Jihan Nurlela Dorong Pejabat Baru Pastikan Kebijakan Berdampak Langsung bagi Masyarakat
- Pesawaran Bersholawat Tandai Satu Tahun Capaian Pembangunan
- Percepat Pemadaman Kebakaran TPA Taman Sari, Bupati Instruksikan Penanganan Lintas Sektor
- Pemkot Metro Dorong Tata Kelola Pendidikan yang Cerdas dan Religius
- Putri Nuban Warnai Lampung Tapis Karnaval
- Plt. Bupati Lampung Tengah Perkuat Kesiapsiagaan dan Sinergi Hadapi Karhutla
- Plt. Bupati Fasilitasi Penyelesaian Konflik PT BSA dan PTPN Regional VII Kebun Bekri
- Bupati Lampung Barat Lepas Empat ASN Purna Tugas
- Lampung Barat Raih Juara Kabupaten Terkreatif di Lampung Tapis Karnaval 2026
- Pemkab Pesisir Barat Matangkan Persiapan Kunjungan TP-PKK Provinsi Lampung
Plt. Bupati Fasilitasi Penyelesaian Konflik PT BSA dan PTPN Regional VII Kebun Bekri

LAMPUNG TENGAH, MFH,-- Pelaksana Tugas (Plt.)
Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, menghadiri rapat penyelesaian konflik
antara PT Bumi Sentosa Abadi (BSA) dan PTPN Regional VII Kebun Bekri yang
berlangsung di Ruang Rapat Nuwo Balak, Rumah Dinas Bupati Lampung Tengah, Senin
(31/8/2026).
Rapat tersebut merupakan langkah Pemerintah
Kabupaten Lampung Tengah dalam memfasilitasi penyelesaian permasalahan antara
kedua pihak sekaligus mencari solusi terbaik agar konflik dapat diselesaikan
secara aman, tertib, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten
Pemerintahan dan Kesra Candra Puasati, Plt. Asisten Bidang Perekonomian dan
Pembangunan Toheran, Kapolres Lampung Tengah, Kepala Dinas Pemberdayaan
Masyarakat dan Kampung (PMK) Fathul Aripin, Plt. Kepala Kesbangpol Rahmat
Danil, serta pihak dan undangan terkait lainnya.
Baca Lainnya :
- Bunda Literasi Lamteng Dorong Anak Gemar Membaca0
- Plt. Ketua TP PKK Lamteng Lepas Jalan Sehat HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Bangun Rejo0
- PM-AAS dan POC Dongkrak Produktivitas Padi, Gubernur Mirza Perkuat Kemandirian Petani0
- Teknologi Pertanian Modern Dorong Produktivitas Padi di Lampung Tengah0
- Pemprov Lampung Perkuat Pengawasan Infrastruktur0
Dalam sambutannya, I Komang Koheri menyampaikan
bahwa Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah hadir untuk memfasilitasi proses
penyelesaian konflik dengan mengedepankan komunikasi, musyawarah, dan
kepentingan bersama.
Menurutnya, setiap persoalan perlu diselesaikan
secara bijaksana dengan tetap berpedoman pada ketentuan hukum yang berlaku.
Pemerintah daerah juga mengimbau seluruh pihak untuk menahan diri serta tidak
melakukan tindakan yang berpotensi memperkeruh situasi.
I Komang Koheri menekankan pentingnya
keterbukaan dari masing-masing pihak dalam menyampaikan permasalahan,
pandangan, dan kepentingannya. Dengan komunikasi yang terbuka, diharapkan dapat
ditemukan titik temu serta solusi yang dapat diterima bersama.
Ia juga berharap rapat tersebut dapat
menghasilkan kesepahaman antara PT BSA dan PTPN Regional VII Kebun Bekri,
sehingga permasalahan yang ada tidak berkembang dan mengganggu keamanan serta
kondusivitas wilayah Kabupaten Lampung Tengah.
“Yang paling penting adalah bagaimana persoalan
ini dapat kita selesaikan dengan kepala dingin, melalui musyawarah dan sesuai
dengan ketentuan yang berlaku. Kita ingin mencari solusi terbaik yang dapat
diterima oleh semua pihak,” ujar I Komang Koheri.
Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Lampung
Tengah akan terus melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait dalam rangka
mengawal proses penyelesaian permasalahan tersebut. Upaya ini diharapkan dapat
menghasilkan kesepakatan yang memberikan kepastian bagi para pihak sekaligus
menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Rapat kemudian dilanjutkan dengan pembahasan
serta penyampaian pandangan dari masing-masing pihak terkait guna
mengidentifikasi pokok permasalahan dan merumuskan langkah-langkah penyelesaian
yang dapat ditempuh secara bersama-sama.
Melalui fasilitasi
tersebut, Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah menegaskan komitmennya untuk
mendorong penyelesaian setiap permasalahan secara dialogis, mengedepankan
musyawarah, kepastian hukum, serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban di
wilayah Kabupaten Lampung Tengah. [MFH/Diskominfotik Lampung Tengah]











3.jpg)