- Pemprov Percepat Digitalisasi Pelayanan, Lampung-In Versi 2 Segera Diluncurkan
- Bupati Ela Siti Nuryamah Raih Education Award 2026
- Bupati Ela Siti Nuryamah Tinjau Pencetakan 1.000 Hektar Sawah Baru di Eks Tambang Pasir Sakti
- Jadi Dosen UIN Raden Intan, Wan Ruslan Abdul Gani Pamit dari Pemkab Lamtim
- Kebijakan Afirmatif Pendidikan Tinggi di Lampung Barat Tuai Penghargaan
- Diskominfo Luruskan Informasi Terkait ATK Penghapus Pensil Senilai Rp 30 Juta pada DPMPTSP
- Pemkab Gelar Rakor Tindak Lanjut Surat Edaran Bersama Kemendagri dan BPS Tahun 2026
- Warga RT. 01 Dusun Serbajadi 2 Pemanggilan, Keluhkan Pembangunan SPAM
- Ketika Siang Hari Menjadi Malam: Gema Letusan Krakatau yang Membekukan Dunia
- Polres Tanggamus Kerahkan 30 Personel Amankan Pemulangan Jamaah Haji Kloter 19 JKG
Tanggapi Keluhan Warga, Camat Ketapang Bersama Perusahaan PT Agro Utama Indonesia Temui Warga

KETAPANG, LAMPUNG SELATAN, MFH,-- Pihak
Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan, turun langsung meninjau kondisi
warga Desa Tamansari yang merasakan dampak buruk akibat polusi debu yang diduga
bersumber dari aktivitas pabrik pengolahan jagung milik PT Agro Utama
Indonesia.
Tinjauan dilakukan atas keluhan warga yang
mengeluhkan munculnya berbagai gangguan kesehatan, mulai dari gatal-gatal pada
kulit hingga gangguan pernapasan yang mengganggu aktivitas sehari-hari.
Tim medis dari Puskesmas Rawat Inap Ketapang di
terjunkan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan warga, Langkah tersebut di
lakukan memberikan penanganan atas warga.
Baca Lainnya :
- Diterjang Angin Kencang, Rumah Warga Kali Sari Rata dengan Tanah0
- Polsek Palas Perkuat Sinergi dengan Warga, Sabuk Kamtibmas Jaga Kondusifitas0
- Pengurus WLC Lampung Selatan 2026-2029 Resmi Dilantik0
- Warga dan Santri Panik Saat Isya!, Gudang MI Ma arif Bumi Restu Ludes Terbakar0
- 20 Tahun Menabung, Tukang Sayur Keliling Akhirnya Berangkat Haji 20260
Camat Ktapang Sri Mahendra Kusuma Dewi
mengatakan pihaknya bersama Anggota DPRD Lampung Selatan Ahmad Muslim dan
Kepala Desa Taman sari melakukan kunjungan untuk menindak lanjuti keluhan warga
akibat polusi yang di akibatkan aktivitas PT Agro Utama Indonesia.
" Kami turun ini untuk melakukan
pemeriksaan kesehatan warga, yang selama ini di keluhkan warga, bersama pihak
perusahaan agar segera mengambil tindakan supaya masyarakat tidak merasa di
rugikan, sambil menunggu penanganan yang lebih menyeluruh," Ucapan Sri
Mahendra Kusuma Dewi, Selasa (28/4/2026).
Selain penanganan kesehatan, pihak Kecamatan
juga menegaskan perusahaan harus bertanggung jawab penuh atas dampak lingkungan
dan kesehatan yang ditimbulkan akibat aktivitas operasionalnya.
Sementara itu pihak manajemen PT Agro Utama
Indonesia, berjanji akan segera melakukan perbaikan sarana pengolahan limbah
dan sistem penyaringan udara, sehingga polusi yang ditimbulkan tidak lagi
mengganggu lingkungan pemukiman warga sekitar.
" Sebagai bentuk tanggung jawab dan
kepedulian kami, pihak perusahaan memberikan tali asih kepada warga, kami
serahkan langsung kepada warga yang mengalami gangguan kesehatan maupun yang
tempat tinggalnya paling dekat dengan lokasi pabrik," Tutur Hendy, HRD PT
Agro Utama Indonesia,
Warga Desa Tamansari, hanya berharap
permasalahan polusi yang telah berlangsung cukup lama dapat segera
terselesaikan secara tuntas, sehingga mereka dapat kembali menjalani kehidupan
dengan tenang dan sehat. [MFH Sriw]











3.jpg)