- Bupati Tanggamus Dorong Transparansi Layanan Bapenda
- Purnama Wulan Sari Mirza Dukung Gerakan Sejuta Vaksin HPV
- Wagub Jihan Pastikan Kesiapan Akademik dan Sosial Peserta Didik
- Harganas ke-33, Pemprov Perkuat Sinergi Bangun Keluarga Tangguh dan Generasi Berkualitas
- Gubernur Mirza Ajak KAHMI dan FORHATI Perkuat Kolaborasi Wujudkan Lampung Maju
- Nobar Piala Dunia Jadi Ajang Silaturahmi, Wagub Jihan Ajak Warga Dukung UMKM Lampung
- Kapolres AKBP Rahmad Sujatmiko Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat 56 Personel Polres Tanggamus
- Sekala Bekhak XII Bukan Sekadar Pesta, Tapi Penjaga Jati Diri Lampung Barat
- PMKNU Pertama di Lambar, Cetak Pemimpin yang Siap Bangun Daerah dan Jaga NKRI
- Terima Audiensi Mahasiswa IPB, Bupati Dorong Lahirnya Generasi Penggerak Hilirisasi Kopi Lambar
Wagub Jihan Pastikan Kesiapan Akademik dan Sosial Peserta Didik


BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Wakil Gubernur Lampung,
Jihan Nurlela, melakukan kunjungan ke
kediaman calon siswa Sekolah Rakyat Permanen Provinsi Lampung yang berada di
Kecamatan Telukbetung Utara, Kota Bandar Lampung, Kamis (02/07/2026).
Kunjungan ini merupakan wujud nyata perhatian
Pemerintah Provinsi Lampung dalam memastikan kesiapan fisik, mental, maupun
administratif para peserta didik beserta keluarganya.
Baca Lainnya :
- Harganas ke-33, Pemprov Perkuat Sinergi Bangun Keluarga Tangguh dan Generasi Berkualitas0
- Gubernur Mirza Ajak KAHMI dan FORHATI Perkuat Kolaborasi Wujudkan Lampung Maju0
- Nobar Piala Dunia Jadi Ajang Silaturahmi, Wagub Jihan Ajak Warga Dukung UMKM Lampung0
- Wagub Jihan Nurlela Dorong Kader PMII Jadi Pemimpin Berintegritas dan Adaptif 0
- Wagub Jihan Lantik Indra Sanjaya sebagai Karo Adpim0
Langkah proaktif tersebut diambil menjelang
pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan dimulainya Tahun
Ajaran Baru 2026/2027 yang dijadwalkan dimulai serentak pada 14 Juli 2026
mendatang.
Dalam agenda peninjauan tersebut, keluarga
pertama yang dikunjungi adalah pasangan Bapak Sudarto dan Ibu Parsilah. Kedua
anak mereka, yakni kakak beradik bernama Dewi Nurhafizah (16) dan Edi Qurniawan
(12), telah dinyatakan lolos dan akan segera menempuh pendidikan di Sekolah
Rakyat Permanen Provinsi Lampung yang berlokasi di kawasan Kota Baru, Kabupaten
Lampung Selatan.
Dewi dipastikan akan melanjutkan pendidikan di
jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) dengan cita-cita mulia menjadi prajurit
Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad). Sementara sang adik, Edi, akan menempuh
pendidikan di jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) dengan mimpi besar untuk
mengabdi sebagai seorang dokter di masa depan.
Di sela-sela dialog hangatnya, Wakil Gubernur
Jihan Nurlela menjelaskan bahwa selain untuk mempererat tali silaturahmi,
kunjungan ini bertujuan memberikan sosialisasi serta pemahaman komprehensif
kepada calon siswa dan orang tua mengenai teknis pelaksanaan MPLS, termasuk
adaptasi pola hidup di lingkungan sekolah dengan sistem berasrama (boarding
school).
"Hari ini saya mengunjungi salah satu
calon siswa Sekolah Rakyat Provinsi Lampung untuk melakukan sosialisasi bahwa
sebentar lagi akan dilaksanakannya MPLS yang akan dimulai pada 14 Juli
mendatang," ujar Wagub.
Tidak hanya memberikan motivasi dan arahan
edukatif, Wagub juga mencermati secara seksama kondisi fisik rumah tinggal
keluarga calon siswa tersebut. Wagub menegaskan bahwa hasil observasi lapangan
ini akan segera ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah agar keluarga peserta
didik terakomodasi dalam program kesejahteraan sosial, khususnya sektor hunian
layak.
"Kami juga melihat langsung kondisi rumah
tempat tinggal calon siswa. Insya Allah akan kami integrasikan dengan Program
Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sehingga keluarga dapat memperoleh
bantuan stimulan pembangunan rumah swadaya," tambahnya.
Masih di wilayah yang sama, Wagub juga
mengunjungi calon siswa lainnya, Muhammad Arif Pratama (12), putra dari
pasangan Bapak Romli dan Ibu Aminah Chandra. Arif yang dinyatakan diterima di
jenjang SMP Sekolah Rakyat tersebut dikenal sebagai anak berbakti yang setiap
harinya membantu orang tua berjualan pempek. Arif sendiri memiliki cita-cita
kuat untuk mengabdi kepada negara dengan menjadi seorang anggota Kepolisian
Republik Indonesia (Polri).
Wagub menyatakan rasa bangga dan haru yang
mendalam atas keteguhan semangat serta tingginya cita-cita yang dimiliki oleh
para calon siswa Sekolah Rakyat tersebut. Wagub berpesan agar kesempatan emas
mengenyam pendidikan berkualitas yang dibiayai oleh negara ini dapat
dimanfaatkan secara optimal sebagai fondasi utama memutus rantai kemiskinan dan
meraih masa depan.
"Saya melihat anak-anak ini memiliki mimpi
yang luar biasa. Ada yang ingin menjadi tentara, dokter, hingga polisi. Saya
berharap mereka tetap tekun belajar, disiplin, dan tidak mudah menyerah.
Sekolah Rakyat hadir untuk membuka kesempatan yang sama bagi setiap anak agar
dapat meraih cita-citanya. Insyaallah, dengan kerja keras dan doa, mereka kelak
menjadi generasi yang membanggakan keluarga, daerah, dan bangsa," pungkas
Wagub.
Berdasarkan data teknis operasional, Sekolah
Rakyat Permanen Provinsi Lampung di Kota Baru, Kabupaten Lampung Selatan,
dijadwalkan memulai MPLS pada 14 Juli 2026 yang menandai bergulirnya Kalender
Akademik Tahun Ajaran Baru 2026/2027.
Adapun sehari sebelum pembukaan MPLS, tepatnya
pada 13 Juli 2026, seluruh peserta didik dari berbagai daerah diwajibkan telah
memasuki asrama (check-in) untuk mengikuti serangkaian prosedur awal, meliputi
pemeriksaan kesehatan menyeluruh, orientasi pengenalan (open house), serta
pelaksanaan doa bersama demi kelancaran proses belajar mengajar.
Sekolah yang mengusung konsep berasrama penuh
(full boarding school) ini siap menampung total 413 peserta didik yang mencakup
jenjang SD, SMP, dan SMA. Seluruh siswa tersebut merupakan putra-putri daerah
terbaik yang terjaring dari 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.
Secara rinci, komposisi daya tampung sekolah
tersebut terdiri atas 270 peserta didik baru yang murni lolos seleksi dari 15
kabupaten/kota. Selain itu, terdapat pula 71 siswa mutasi lanjutan yang
dipindahkan dari Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 32 Lampung Selatan, serta
72 siswa dari Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 35 Bandar Lampung, baik yang
berstatus sebagai peserta didik baru maupun siswa lama yang melanjutkan ke
jenjang berikutnya di bawah naungan manajemen terpadu Pemprov Lampung. [MFH/Dinas
Kominfotik Provinsi Lampung]











3.jpg)