- Wakapolres Tanggamus Pimpin Upacara Pemakaman Aiptu Riduan Hadi
- Polsek Wonosobo Tangkap Pelaku Pemerasan Disertai Pengancaman di Jalur Suoh BNS Tanggamus
- Bupati Tanggamus Terima Rembuk Pemuda Lampung
- Terima Garuda TV Lampung, Bupati Tanggamus: Media Ikut Awasi Realisasi Pembangunan
- Diduga Cabuli Bocah Lelaki Berulang Kali, Kakek 69 Tahun Ditangkap Polisi
- Pemkot Metro Perkuat Pencegahan Korupsi melalui Integritas dan Partisipasi Masyarakat
- Wali Kota Metro Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila
- Plt Bupati Lampung Tengah Lantik Sulpakar sebagai Pj Sekda
- Bupati Lampung Tengah Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026
- Bupati Dedi Irawan Serahkan Bantuan Dana
Bupati Dedi Irawan Tutup Festival Nyambai 2026
Titip Pesan Penting untuk Generasi Muda Pesisir Barat

PESISIR BARAT, MFH,-- Bupati Pesisir Barat Dedi
Irawan secara resmi menutup rangkaian Festival Nyambai 2026 yang berlangsung di
Desa Wisata Bumi Lebu, Sabtu (15/8/2026).
Penutupan festival yang menjadi bagian dari
upaya pelestarian adat dan budaya masyarakat Pesisir Barat tersebut berlangsung
meriah. Kegiatan ini dihadiri Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Provinsi
Lampung Kuswanto, S.S., M.Hum., unsur DPRD Kabupaten Pesisir Barat, Forkopimda
Pesisir Barat–Lampung Barat, Danyon TP 944/Raja Saibatin Cakti Mayor Inf. Ruddy
Alfista, S.ST.Han., S.I.P., jajaran TP-PKK dan Dharma Wanita Persatuan, pejabat
di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, tokoh adat, tokoh masyarakat,
tokoh pemuda, serta alim ulama.
Dalam sambutannya, Bupati Dedi Irawan
menyampaikan rasa syukur karena seluruh rangkaian Festival Nyambai 2026 dapat
terlaksana dengan baik hingga malam penutupan.
Baca Lainnya :
- BKMT Pesisir Barat Gelar Pengajian Rutin di Pekon Way Sindi Utara0
- Festival Nyambai 2026 Resmi Digelar di Bumi Lebu Tenumbang0
- Semarak HUT ke-81 RI, Pemkab Pesisir Barat Perkuat Semangat Konservasi 0
- Pemkab Pesisir Barat Matangkan Kompetisi Surfing 20260
- Pemkab Pesisir Barat Siapkan APBD 20270
Menurutnya, berakhirnya festival tidak boleh
dimaknai sebagai berakhirnya semangat masyarakat dalam menjaga dan melestarikan
adat serta budaya Pesisir Barat.
“Festival Nyambai bukan hanya tentang tarian,
musik, pakaian adat, atau sebuah pertunjukan di atas panggung. Lebih dari itu,
Nyambai mengandung pesan kehidupan yang sangat dalam. Di dalamnya terdapat
nilai penghormatan, kesopanan, persaudaraan, kebersamaan, dan silaturahmi,”
ujar Bupati.
Bupati menegaskan, nilai-nilai luhur yang
terkandung dalam tradisi Nyambai harus terus dihidupkan dalam kehidupan
sehari-hari. Ia juga memberikan apresiasi kepada para Muli dan Mekhanai yang
telah berpartisipasi dalam Festival Nyambai 2026.
Dedi berharap generasi muda dapat menjadi
penerus dalam menjaga keberlangsungan adat dan budaya Pesisir Barat. Menurutnya,
budaya daerah bukanlah sesuatu yang kuno, melainkan identitas yang menunjukkan
jati diri dan asal-usul masyarakat.
“Di tengah perubahan zaman yang begitu cepat,
adat dan budaya menjadi identitas yang menunjukkan siapa kita dan dari mana
kita berasal,” tegasnya.
Ia juga berharap Festival Nyambai dapat terus
dikembangkan sebagai ruang bagi generasi muda untuk belajar, berkarya,
mempererat persaudaraan, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Pesisir Barat
kepada masyarakat yang lebih luas.
“Kita ingin anak-anak kita kelak masih dapat
menyaksikan Nyambai, masih mengenal adat Saibatin, masih memahami makna setiap
gerakan dan tradisinya, dan yang paling penting, masih memiliki rasa bangga
menjadi bagian dari masyarakat Pesisir Barat,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, atas nama Pemerintah
Kabupaten Pesisir Barat, Bupati menyampaikan terima kasih dan penghargaan
kepada seluruh panitia, tokoh adat, seniman dan budayawan, para Muli dan
Mekhanai, masyarakat Desa Budaya Bumi Lebu, serta seluruh pihak yang telah
memberikan tenaga, pikiran, waktu, dan dukungan sehingga Festival Nyambai 2026
dapat berjalan dengan lancar.
Bupati juga menyampaikan permohonan maaf
apabila selama pelaksanaan kegiatan terdapat kekurangan, kekhilafan maupun
hal-hal yang kurang berkenan.
Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan
semangat Nyambai sebagai semangat bersama dalam memperkuat persaudaraan,
menghormati sesama, serta merawat warisan leluhur.
“Adat kita jaga, budaya kita lestarikan,
persaudaraan kita kuatkan, dan Pesisir Barat kita bangun bersama,” pungkasnya.
Penutupan Festival Nyambai
2026 di Desa Wisata Bumi Lebu menjadi momentum untuk meneguhkan kembali
komitmen bersama Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat dan masyarakat dalam
melestarikan kekayaan adat dan budaya daerah agar tetap hidup, dikenal, dan
diwariskan kepada generasi penerus. [MFH/Diskominfotiksan Pesisir Barat]











